
Vishnu yang saat ini sudah 4 hari cuek pada Vivi yang memang ingin memberi pelajaran kepadanya karna melakukan kesalahan yang belum disadarinya. Selama 4 hari ini, Vivi menyapa Vishnu setiap hari walau hanha dengan ucapan selamat pagi, namun Vishnu tidak mengubris sapaan istrinya itu. Walaupun mereka tinggal disatu atap bahkan dalam satu kamar, tetapi hal itu tidak membuat keduanya menjadi luluh.
Seperti biasanya saat dia mendapat cuti dan waktu liburan, dia selalu membantu Flora dikantor yang nantinya akan dikelola olehnya. Vishnu pada hari ini pun sama. Dia akan berangkat ke kantor Flora dengan menggunakan kaos, jaket, celana levis, dan juga sneakersnya. Sementara Vivi, ia telah berpakaian rapi dengan seragam yayasan sekolahnya.
Selesai sarapan, Vivi segera melajukan mobilnya ke sekolah. Begitu pula dengan Vishnu yang melajukan mobil sport putihnya itu ke sebuah gedung pencakar langit milik Wijaya Group's karena Flora yang sedang berada diluar kota untuk proyek selanjutnya bersama Joanne.
##################################
Vivi memarkirkan mobilnya diparkiran sekolah seperti biasanya dan berjalan menuju ke kelasnya yang berada dilantai 2. Saat dibelokkan antar tangga, seseorang menabrak Vivi hingga tersungkur dan membuat ponsel yang saat itu sedang ia mainkan menjadi jatuh ke bawah tangga dilantai 1.
"Aish!" umpat Vivi tanpa melihat orang yang menabraknya itu dan segera berlari menyelamatkan ponselnya yang berada dibawah 1 lantai
"Sorry sorry gue ga sengaja." kata orang yang menabraknya tadi begitu menghampiri Vivi. Terdengar asing suara berat dari orang itu yang sudah jelas jelas laki laki.
"Sora sori kaya lagu super junior aja!" ucap Vivi dengan judes.
Vivi mengotak atik ponsel barunya yang baru dibelinya 4 bulan terakhir itu yang enggan menyala.
"Ah hape barul gue!" teriak Vivi sambil menatap tajam siswa itu yang baru pertama kali dilihat oleh Vivi.
"Gue beneran ga sengaja. Gue kira ga ada orang yang naik dari lantai bawah."
Tanpa menjawab, Vivi pergi meninggalkan siswa yang sedang kebingungan itu. Bagi warga sekolah, semua sudah mengetahui bahwa Vivi adalah Ice Queen SMA Garuda. Begitu Vivi marah ataupun kecewa, ia lebih memilih diam karna diam adalah obat untuk meredakan memarahannya.
"S**T." umpat Vivi yang membanting ranselnya ke meja begitu ia sampai ditempat duduknya.
"Kenapa muka lo ditekuk gitu Vi?" tanya Jennie.
"Kesel gue!" saut Vivi dengan singkat padat jelas.
"Kenape sih? Inces masih pagi udah marah marah aja. Cepet tua loh nanti." tanya Jordy.
Vivi membuang nafasnya dengan kasar.
"Hape gue rusak!" ucap Vivi.
"Astaga cuma gara gara hape doang Vi." ujar Leo yang langsung mendapat tatapan sinis dari Vivi.
"Bagi gue hape tuh segalanya! Bahkan kita aja belajar lewat hape kan?" semprot Vivi.
"Ampun Vi." ucap Leo yang terkena semprot oleh Ice Queen sekolah.
"Kan hape lo baru beli Vi." ujar Tiffany.
"Nah itu dia! Ntuh hape baru gue beli dan keluaran terbaru produk S****** lagi." timpal Vivi sambil mengeluarkan hapenya yang layarnya retak parah.
"Lo mancing mancing gue terus. Suka lo sama gue?" tanya Leo.
"OMG! Gue masih normal kelezz." saut Jordy.
"Dasar lo punuk onta!" jawab Leo :D
"Harus lembiru ini mah Vi." kata Luna.
"Nah betul tu." saut Tiffany.
"Sejak kapan hape lo jadi kaya gini?" tanya Jennie.
"Tadi baru aja jatoh dari lantai 2 ke lantai 1." jawab Vivi.
"Lo ga liat liat jalan ya Vi?" cecar Luna.
"Gue liat jalan, cuma tadi ada orang yang nabrak gue dan hape gue terjun bebas deh." jelas Vivi.
"Wah, siapa Vi? Anak kelas berapa? Biar gue datengin tu orang!" tanya Jordy.
"Jangan bergaya deh lo Jor! Cari perkara lagi dia sama Pak Rius!" ucap Vincent.
"Hmm gue ga kenal orangnya. Tapi dia cowo." jawab Vivi.
"Lo kenal siapa sih disekolah ini selain kita dan musuh abadi lo si Agnes and the gengnya? Lo itu kan Ice Queen Garuda, mana mungkin kenal satu sekolah?" ujar Jennie.
"Semua siswa kenal Vivi tapi Vivi ga kenal mereka." tambah Vincent sang mantan ketua osis.
"Perawakannya gimana Vi?" tanya Leo.
"Orangnya tinggi, rambutnya cokelat, pokoknya gue belum pernah liat dia sebelumnya." saut Vivi.
TO BE CONTINUE
Gimana ceritanya sejauh ini?
Penasaran siapa cowo yang menabrak Vivi dan seperti apa rupanya? Tungguin ya kelanjutannya. Di next episode akan aku kasih tau 😘
Author mohon jangan pelit like yach. Hope you guys like this. Thank you for reading
See you at the next chapter. 🥰