
Setelah mendengar cerita Flora tentang Vishnu dan Victoria, mereka menjadi lebih canggung.
"Bund, aku pulang dulu takut dicari mama." pamit Charles.
"Eleh anak laki dicari mama." ledek Vishnu.
"Lo juga kalau ga ada kabar dicari bunda kan?" balik Charles.
"Elo tu ya bisa aja balesnya!"
"Gue ga enak bro udah malem ni."
"Hem yodah pulang gih."
"Aku juga pulang ya bund? Soalnya aku belum izin ke mama kalau aku ke sini." pamit Victoria.
"Bunda udah bilang ke mamamu kok Vi. L anter Vivi pulang sana!" suruh Flora.
"Ga usah bunda. Aku pulang sendiri aja." tolak Vivi.
"Ini udah malem loh Vi. Ga baik ah anak gadis pulang malam! Sendirian pula."
"Ga apa bun. Aku udah biasa."
"Mulai sekarang harus terbiasa juga kalau pulang malam aku antar jemput." saut Vishnu tiba tiba.
"Bund aku jalan dulu." pamit Vishnu setelah mengambil kunci mobilnya di meja ruang tamu.
"Hati hati sayang! Vi, sering sering ya main disini."
"Iya bunda. Aku pulang dulu ya." pamit Vivi.
#######################
Diperjalanan, dalam mobil itu diam dan tak ada yang memulai obrolan. Hingga Vivi pun berinisiatif untuk memulai percakapan.
"Kak, aku minta maaf ya. Mungkin selama ini aku kasar sama kak VL." ucap Vivi.
"Gapapa. Saat itu kamu hanya belum tau siapa aku. Maaf juga ya udah buat kamu jadi terpaksa setuju sama permintaan konyol ayahku." saut VL.
"Aku ga merasa terpaksa kok. Walaupun aku belum suka sama kamu, tapi aku mau belajar mengenal kamu lebih lagi."
"Siapa yang kamu suka saat ini?"
"Om Darren!" jawab Vivi dengan polosnya.
"Oh Darren yang temen ayahmu itu kan?" tanya Vishnu.
"Ya dia orang yang aku suka dan cinta selamaa beberapa tahun belakangan ini. Maaf aku belum bisa buka hati aku buat kamu."
"Oh! Ga kerasa. Tunggu tunggu! Kamu bilang apa? Aku ga mau turun? Jadi lo ngusir gue hah?"
"Bukan gitu maksudnya Vi."
"Ah tau ah bete gue sama lo! Bikin ilfeel aja." ucap Vivi langsung masuk ke dalan rumahnya.
Sebenarnya Vivi hanya malu karna dirinya yang masih sangat ingin mengenal VL teman masa kecilnya itu. Namun apalah daya GENGSI yang terlalu besar sehingga membuat dinding diantara mereka.
Vishnu yang mendapat perlakuan itu dari Vivi, tanpa pikir panjang dirinya langsung kembali ke rumahnya. Karena mulai esok dirinya sudah bekerja kembali.
############################
Subuh subuh sekali hari ini Vishnu kembali berangkat ke Dubai untuk kembali ke rutinitasnya.
"Kalau kamu sudah nikah nanti, kasian istri kamu loh L ditinggal tugas terus." ucap Flora yang sangat sering didengar oleh Vishnu ketika dirinya hendak kembali bekerja.
"Mau gimana lagi bund? Ini pekerjaan aku." saut Vishnu.
"Kamu minta sama perusahaan penerbangan domestik aja jangan internasional."
"Ga bisa bunda. Pangkatku masih rendah dan jam terbang aku juga masih sedikit."
"Serah kamu aja deh L. Pilihan kamu pasti yang terbaik buag diri kamu sendiri. Bunda hanya bisa mendukung kamu aja."
"Thank you bunda. Aku pasti segera kesini lagi."
"Ya tahun depan! Kamu ambil cuti tahunan kamu dong." saut Flora.
"Iyaiya nanti aku ambil. Aku pamit dulu ya bunda."
"Vivi sudah tau belum?"
"Dia ga nanya ke aku. Udah ya bund aku telat ni."
"Ya sudah. Kamu hati hati ya. Sering sering telepon bunda."
"Pasti bundaku sayang. I love you."
Vishnu pun pergi menggunakan mobil Flora. Dari awal, Flora memang tidak pernah setuju dengan pilihan anaknya ini yang ingin menjadi pilot. Namun, ia tidak mungkin menghambat cita cita yang sudah di inginkan anaknya sejak kecil. Dirinya hanya bisa berdoa untuk kebahagian dan masa depan VL.
TO BE CONTINUE
Gimana ceritanya sejauh ini?
Author mohon jangan pelit like yach. Hope you guys like this. Thank you for reading
See you at the next chapter. 🥰