THAT PILOT IS MY FUTURE HUSBAND

THAT PILOT IS MY FUTURE HUSBAND
Charles and Jennie



Siang itu, Charles tengah menunggu sahabatnya yang sudah berjanji untuk bertemu di sebuah resto jepang all you can eat. Wajah Charles seketika sumeringah melihat sahabatnya yaitu Vishnu dan istrinya yang datang menghampirinya.


"Pengantin baru! Kalian kemana saja?" tanya Charles menggoda.


"Berisik banget sih lo! Ucapan lo itu buat geger sekampung Char!" omel Vishnu.


"Tubuh pria, mulut seperti wanita saja!" sindir Vivi.


"Hey Cool Couple! Kalian ini sama aja, bahkan setelah menikah lo ga ada bedanya L!" ujar Charles.


"Untuk apa berubah? Cari pasangan hidup yang menerima keadaan, kekurangan, dan kelemahan lo Char! Seperti gue, dapat pasangan hidup seperti Vivi." bangga Vishnu.


"Gue udah minta sama lo, carikan cewek yang seperti Vivi! Mana sampai sekarang?" kata Charles mempertanyakan obrolan lampaunya kepada Vishnu.


"Lo mau yang seperti Vivi? Dingin sama semua orang?" tanya Vishnu balik.


"Dasar pria! Kalian sama aja! Padahal ada istrimu disini, tapi masih menjelekkan aku saja." kata Vivi pada Vishnu.


"Bukan gitu maksudku sayang. Aku hanya ingin bertanya aja sama Charles." jelas Vishnu.


"Ya ya ya. Sudahlah, aku mau menjemput temanku dulu. Dia sudah sampai di depan." ucap Vivi yang langsung beranjak dari duduknya dan keluar dari resto itu untuk menjemput Jennie.


"Gara gara lo Char!" ungkap Vishnu.


Charles hanya tertawa melihat Vivi dan Vishnu bertengkar. Itu adalah kepuasan tersendiri baginya. Tak lama, Vivi masuk bersama Jennie.


"Ka, ini Jennie sahabat gue. Jen, ini Charles sahabat suami gue." ucap Vivi memperkenalkan mereka berdua.


"Ga papa kan kita makan bersama?" tanya Vishnu memastikan.


"Sure sure! Gue ga keberatan sama sekali kok." jawab Charles.


"Gue sama Vivi ambil daging dulu disana, kalian ngobrol aja. Charles ga galak kok, Jen. Dia pria berhati hello kitty." terang Vishnu.


"Sialan lo L! Harga diri gue jatoh!" ucap Charles.


"Gue bercanda!"


"Ayo baby, kita kesana." ajak Vishnu.


"Kok gue ngerasa kita pernah ketemu?" tanya Charles pada Jennie.


"Ya, kita bertemu di pernikahan Vivi dan kak Vishnu." saut Jennie.


"Ahh benar benar! Gue ingat lo sekarang." sadar Charles yang mengingat kejadian pada saat itu.


"Sepertinya gue seorang yang sekali lihat langsung dilupakan ya?" ujar Jennie.


"No! Hanya saja saat itu gue sibuk bantu bantu dipernikahan si Vishnu." saut Charles.


"Ahh. Baiklah."


"Ya. Bahkan kita chairmate."


"Jurusan Fisika? Woah hebat pasti lo siswi cerdas."


"Gue bukan siswi cerdas kak. Rangking kelas pun gue ditengah, ga seperti Vivi yang selalu mendapat juara pertama."


"OK OK, kita ganti topik. Bokap nyokap lo kerja apa?" tanya Charles begitu melihat Jennie termenung.


"Papi gue pemilik pabrik garment GV dan mami gue desainer." jawab Jennie.


"Kalau lo kak?"


"Wow! Gue suka pakai baju dari GV lho! Bagus dan juga keren modelnya. Gue kerja di perusahaan bokap. Perusahaan retail gitu."


"Hm."


"Ayo ambil menu lain." ajak Charles.


"Ayo."


##############################


"Sayang, kamu kidal?" tanya Vivi pada Vishnu ketika melihat memakai sumpit dengan tangan kirinya.


"Hmm. Why sweety?" tanya Vishnu.


"Lo kan juga kidal, Vi." ungkap Jennie.


"What? Kamu juga kidal? Woah, benar kata pepatah jodoh itu cerminan diri kita." kata Vishnu.


"Lo udah tinggal bersama hampir seminggu, tapi pasangan kalian kidal aja bahkan ga tau?" tanya Charles.


"Gue kalau makan pakai tangan kanan kak! Kalau menulis dan yang lainnya gue lebih dominan pakai tangan kiri." saut Vivi.


"Gue belum pernah liat Vivi nulis makanya baru tau sekarang!" ucap Vishnu.


"Kalian berdua seperti pasangan yang dipaksa menikah aja! Bahkan tidak saling mengetahui kelebihan kekurangan pasangannya." ucap Charles.


"Kita dating after married Char! Yang penting gue ga kelamaan jomblo kaya lo! Gue aja udah nikah, lo kapan? Teman teman sekolah kita dulu banyak yang sudah menggendong anak. Lo kapan? Nikah aja belom." tegas Vishnu.


"Sindiran lo keras banget brother!!" jawab Charles.


TO BE CONTINUE


Gimana ceritanya sejauh ini?


Author mohon jangan pelit like yach. Hope you guys like this. Thank you for reading


See you at the next chapter. 🥰