
Vivi bersama Vishnu pulang setelah sebelumnya sempat mampir ke toko buku untuk membeli buku buku ujian.
"Bunda, i'm home!" teriak Vishnu.
"Akhirnya anak anak bunda pulang juga."
"Maaf ya bun kami pulang telat." ucap Vivi.
"Ga papa sayang. Oh ya L, bunda mau bicara sama kamu." ujar Flora yang berlalu meninggalkan mereka berdua.
"Dear, kamu ke kamar dulu ya. Mandi dan mulai belajar dulu, nanti akan aku bantu." kata Vishnu.
"Yes hubby." jawab Vivi menuruti perkataan suaminya itu.
*
"Ada apa bund?" tanya Vishnu di depan pintu kamar Flora.
"Kemarilah!" suruh Flora mendekat kepada dirinya.
Vishnu berjalan mendekat kepada Flora yang sedang duduk dengan raut wajah yang khawatir.
"Bunda kenapa? Lukanya masih sakit?"
"Bukan soal luka L. Kamu tau teman bunda yang tadi datang dan bertemu denganmu?"
"Hm tante Martha, kenapa bun?"
"Anaknya Martha, Meghan. Kamu berhati hatilah dengan dia. Jangan dekat dengan Meghan. Dia sepertinya tertarik denganmu." jelas Flora.
"Aku kan sudah menikah bun. Statusku sekarang seorang suami. Bunda tidak memberitahunya? Vivi itu istiku."
"Bunda ngerti sayang. Bunda sudah bilang kalau kamu sudah menikah dengan Vivi. Dia seperti tak peduli akan hal itu. Lebih baik kamu berhati hatilah kepada dia." ucap Flora.
"Baiklah bunda."
"Dan jaga Vivi. Bunda takut Meghan menjadi nekat."
Flora sebenarnya mengetahui kabar dari masa lalu Meghan yang sempat muncul di media. Namun, dirinya enggan memberi tahu Vishnu.
"Besok aku sudah harus kembali kerja bun. Jadwalku sudah diperbaharui. Aku titipkan Vivi pada bunda."
"Kenapa mendadak memberitahu bunda L?"
"Karna aku belum menemukan waktu yang tepat kemarin bun. Maaf." ucap Vishnu.
"Apakah istrimu juga belum mengetahuinya?" tanya Flora.
"Akan aku beritahu sekarang bun."
Vishnu pergi meninggalkan Flora dan beranjak menuju kamarnya.
Begitu memasuki kamarnya, Vishnu melihat Vivi yang sudah mandi dan segar, sedang belajar untuk uji cobanya selama 4 hari ini.
"Udah bicaranya?" tanya Vivi.
"Sudah." saut Vishnu.
"Kamu mandilah dulu. Air hangatmu sudah aku siapkan." ucap Vivi.
"Thanks sweety." ujar Vishnu.
############################
Setelah selesai mandi, Vishnu tidak melihat keberadaan Vivi dikamarnya. Yang dilihatnya hanyalah buku buku yang berantakan. Ia pun lantas mencari Vivi kebawah. Ia menemukan Vivi yang sedang menaruh camilan di sebuah piring.
"Sayang." ucap Vishnu yang langsung memeluk Vivi dari belakang.
Vishnu terdiam.
"Ada apa?" tanya Vivi lagi dengan lembut.
Vishnu membawa Vivi kedalam dekapan dada bidangnya itu. Seperti ia enggan untuk melepaskan Vivi.
"Ayo kita ke kamar." ajak Vivi yang berjalan sambil membawa nampan berisikan camilan. Vishnu nampak hanya mengikuti Vivi di belakang.
"Kamu kenapa hubby?"
"Aku mau kamu."
"Hah? Aku? Aku ada disisimu sekarang."
"Aku ingin kamu menjadi milikku." ucap Vishnu.
"I'm your wife, hubby! I'm yours!" jelas Vivi.
"Kamu belum seutuhnya milikku sayang."
"Apa kamu menginginkannya sekarang?" tanya Vivi yang mengerti tujuan dari ucapan Vishnu.
"Boleh?" tanya Vishnu memastikan.
"Hm." saut Vivi.
"Apa kamu ga terpaksa?"
"Kenapa aku harus terpaksa? Aku cinta sama kamu, dan kamu adalah suamiku. Sudah seharusnya aku memberikan hakmu dan hartaku yang paling berharga." ucap Vivi dengan tulus.
Vishnu mencium bibir Vivi dengan pelan dan hal itu berubah menjadi ******* yang panjang. Vivi sudah rela memberikan harta yang paling berharga dalam dirinya untuk Vishnu.
Ketika Vishnu hendak membuka pakaian Vivi, ia teringat bahwa besok dan beberapa hari ke depan dia akan menghadapi ujian. Vishnu lantas menghentikan aksinya itu.
"Kenapa berhenti?" tanya Vivi.
"Aku ga mau kamu hamil ketika ujian tiba." jawab Vishnu.
"Hey sayang! Itu sudah resiko yang aku setujui." ujar Vivi.
"Untuk sekarang sampai situ saja. Dan ada yang mau aku sampaikan pada kamu." kata Vishnu.
"Sepertinya kamu banyak rahasia yang ditutupi. Katakan padaku semuanya." pinta Vivi.
"Besok aku akan kembali berangkat ke Dubai. Aku pasti segera kembali." ucap Vishnu.
"Kenapa baru sekarang kamu memberitahuku?"
"Aku ga mau kamu sedih."
"Itu akan menjadi hal yang biasa begitu aku menikahi seorang pilot. Harus selalu siap di tinggal kerja."
"Kamu yakin ga papa?"
"Aku ga papa hubby. Apa lagi yang kamu sembunyikan dariku?"
"Hanya itu yang mau aku sampaikan. Kamu harus tau kalau aku tidak akan pernah meninggalkan kamu sampai kapanpun."
Vishnu enggan untuk memberitahu Vivi mengenai Meghan. Ia tak ingin membuat Vivi nantinya menjadi takut dan khawatir.
TO BE CONTINUE
Gimana ceritanya sejauh ini?
Author mohon jangan pelit like yach. Hope you guys like this. Thank you for reading
See you at the next chapter. 🥰