THAT PILOT IS MY FUTURE HUSBAND

THAT PILOT IS MY FUTURE HUSBAND
Melepasmu



"Morning hubby." sapa Vivi begitu ia keluar dari kamar mandi dan melihat Vishnu yang sudah berkutik dengan ponselnya.


"Morning sayang." jawab Vishnu tersenyum pada Vivi.


"Jam berapa kamu berangkat?" tanya Vivi.


"Jam 9. Begitu kamu sekolah, aku harus langsung berangkat." saut Vishnu.


"Ayo, aku bantu membereskan pakaianmu."


"Baiklah ayo."


Vivi membantu Vishnu memasukkan pakaiannya ke dalam koper. Setelah selesai, Vivi pun turun ke bawah dengan membawa buku bukunya.


"Morning bunda." sapa Vivi.


"Good morning sayang. Take a sit, mari kita makan." ajak Flora.


"Aku tunggu VL aja bun." ucap Vivi.


"Baiklah. Kamu sudah mempersiapkan diri dengan baik kan nak?" tanya Flora.


"Tentu bunda. Kemarin aku di ajari oleh sang guru."


Flora tertawa mendengar jawaban Vivi.


"Kamu memang sudah pintar dari lahir sweety. Aku hanya membantumu menjadi rajin saja." ucap Vishnu yang sudah turun menggunakan seragamnya.


Terlihat seperti seolah Flora memiliki dua anak. Yang satu berprofesi sebagai pilot dan yang satu lagi siswi sekolah. Setelah selesai, Vivi berangkat ke sekolahnya bersama sopir hari ini. Sebab, Vishnu akan segera berangkat tugas kembali.


"Bun, selama aku kerja tolong jaga istriku ya." pinta Vishnu.


"Tanpa kamu pinta, bunda pasti akan menjaga Vivi selalu. Dia juga anak bunda sama seperti kamu." jawab Flora.


"Aku mencemaskannya bun. Tolong perhatikan dia. Dan pinta Samuel dan juga Gavin untuk menjaganya."


"Siap anak bunda yang bawel."


"Aku bawel karna aku sangat sangat menyayangi dan mencintai Vivi bun."


"Bunda tau. Kamu hati hati, perhatikan dan sukai pekerjaanmu. Dan bunda harap kamu mempertimbangkan nasihat bunda, L."


"Akan aku pertimbangkan."


"Hubby, ayo kita berangkat nanti aku telat." ajak Vivi.


"Ayo."


"Bunda aku pergi sekolah sekarang ya, doakan aku agar sukses dimasa depan." pamit Vivi.


"Doa bunda selalu bersamamu sayang." jawab Flora.


"Bunda, L juga berangkat sekarang ya, bunda jaga kesehatan. Aku sayang bunda." ucap Vishnu dengan manja.


"Baiklah baiklah. Hati hati di jalan. Vi, kalau sudah pulang sekolah, kabari Samuel. Dia yang akan menjemputmu."


"Aku pulang sendiri aja bun, atau nanti aku bisa nebeng sama Jordy karna rumah kita searah." ucap Vivi.


"Hm, ya sudah. L kabari bunda bila sudah sampai Dubai."


"Aku kabari Vivi terlebih dahulu bund."


Vivi dan Vishnu pun akhirnya berangkat meninggalkan halaman rumah keluarga Wijaya. Vivi mulai membiasakan diri untuk selalu siaga ditinggal oleh Vishnu ketika ia bertugas.


##################################


Mobil berhenti di depan gerbang SMA Garuda. Vivi masih enggan untuk turun dari mobil itu.


"Kenapa sayang?" tanya Vishnu.


"Ga papa." saut Vivi.


"Kalau cewek menjawab ga papa ketika ditanya kenapa, itu artinya ada apa apa. Ayo katakan kepadaku, kenapa?"


Vivi langsung memeluk Vishnu tanpa menjawab pertanyaannya. Ia menangis di pelukan Vishnu.


"Hey, kenapa nangis sweety? Kamu belum siap untuk aku tinggal?" tanya Vishnu.


"Aku hanya berat untuk ditinggal kamu. Terserah kamu mau bilang aku manja ataupun cengeng."


"Aku akan menghubungi kamu setiap hari. Aku kerja demi kamu juga sayang. Aku mau mencukupi keluargaku dari hasil kerjaku."


"Sudahlah, aku menjadi semakin berat melepasmu."


"Iya iya aku ga nangis lagi. Kamu janji ya hubungi aku setiap hari?"


"Yes, i'm promise you."


"I love you." kata Vivi.


"Love you too sweety. Tu, matamu jadi bengkak."


"Biarin."


"Aku janji sebelum kamu UN, aku akan kembali dan menemani kamu disini."


"Hm, aku pegang janjimu."


"Baiklah, aku pergi sekarang ya sayang. Kamu kerjakan soal dengan benar dan teliti. Buat aku bangga menjadi suamimu."


"Yes, sir!" ucap Vivi sambil hormat kepada Vishnu.


"I love you sweety. Aku pasti akan merindukan ini." ucap Vishnu mencium bibir Vivi sekilas.


"Love you more and more hubby."


Vivi pun turun dari mobil, dan dengan segera mobil yang membawa Vishnu segera melaju meninggalkan sekolah Vivi.


TO BE CONTINUE


Gimana ceritanya sejauh ini?


Vote novel ini ya kawan. Itu akan semakin membuat aku semangat buat upload. Gabung juga ya di grup chat dengan aku.


Mohon maaf kemarin aku belum sempat membalas komen kalian satu persatu. Tapi aku selalu baca komentar dari kalian kok. Akan aku usahakan untuk membalas komen kalian. 🙏


Author mohon jangan pelit like yach. Hope you guys like this. Thank you for reading


See you at the next chapter. 🥰