THAT PILOT IS MY FUTURE HUSBAND

THAT PILOT IS MY FUTURE HUSBAND
Without you



Hari hari Vivi lalui tanpa sosok Vishnu yang selalu bersamanya. Vivi sudah terbiasa selama ini dengan kehadiran Vishnu, dia menjalani harinya tanpa semangat. Ia terus belajar dengan giat untuk membuat Vishnu bangga akan dirinya.


"Victoria! Kerjakan soal nomor 33." ucap pak Gerry begitu melihat Vivi yang sedang melamun di kelas tambahan untuk persiapan UN.


"Tapi pak, ini bukan soal UN, nomor 33 soal HOTS pak!" saut Vivi yang merasa tidak dapat mengerjakan soal itu.


"Tadi saya sudah memberikan contoh soal HOTS. Sepertinya kamu tidak memperhatikan." ujar pak Gerry.


"Kenapa? Kamu sedang putus cinta?" tambah pak Gerry.


"Engga kok pak." jawab Vivi yang tak ingin kegalauan nya diketahui oleh orang lain.


"Kalau tidak cepat kerjakan di papan tulis." suruh sang guru Fisika killer itu.


Vivi terpaksa maju dan mengerjakan soal itu sebisanya. Ia terbayang akan soal soal yang pernah diajarkan oleh Vishnu sebelumnya. Bagi Vivi, Vishnu adalah orang berotak mesin yang sangat ahli dalam soal soal fisika. Mungkin karena faktor Vishnu yang mengambil jurusan teknik penerbangan dan terbiasa dengan ilmu fisika.


Vivi mengerjakan dengan cara sederhana yang diajarkan Vishnu kepada dirinya untuk menghemat waktu.


"Hey hey! Sepuluh pangkat min 3 dikali sepuluh pangkat 5 kenapa 10 pangkat tiga? Dapat dari mana?" tanya pak Gerry pada Vivi.


Sejenak Vivi berpikir dan mengganti jawabannya menjadi 10 pangkat dua.


"Pikiranmu melayang kemana Vi? Bahkan hal kecil seperti itu saja kamu kurang teliti." omel pak Gerry.


"Lain kali saya akan mengecek jawaban akhir lagi pak." pasrah Vivi.


"Baiklah baiklah. Kamu siswi berprestasi Vi, jangan hanya karna cinta kamu jadi loyo gini."


"Ih bapak. Bukan karna cinta kok."


Teman teman sekelas pun tertawa mendengar penuturan Vivi dan pak Gerry.


##############################


"Lo kenapa Vi?" tanya Jordy.


"Ga papa."


"Belum pulang laki lo?"


"Baru juga 5 hari oncom!" omel Luna.


"5 hari seperti 5 bulan, Lun." ungkap Vivi.


"Betul kata pak Gerry, lo jadi gini karna cinta! Bucin lo!" ucap Jennie.


"Udah ntar pulang sama gue aja Vi. Gue antar dengan selamat." kata Jordy.


"Hm." jawab Vivi.


Hari ini, ia tidak mengetahui bahwa Daisy mengunjunginya di rumah Flora. Vivi berjalan memasuki rumah, seperti biasa, Flora tidak ada ketika Vivi pulang , karena ia masih harus berada di kantor untuk mengerjakan pekerjaannya.


"Di antar siapa kamu?" tanya Daisy tiba tiba yang membuat Vivi terkejut.


"Astaga mama! Kaget aku." saut Vivi.


"Di antar siapa kamu?" tanya Daisy lagi.


"Aku bareng Jordy ma." jawab Vivi.


"Jordy anaknya Jose?"


"Hmm."


"Suamimu tau?"


"Vishnu kenal sama Jordy kok ma."


"Maksud mama, apa Vishnu tau kalau kamu pulang sama Jordy?"


"Aku memberitahunya ma. Bahkan semenjak Vishnu berangkat aku selalu berangkat dan pulang sama Jordy kalau tidak bawa mobil."


"Mulai sekarang, berangkat sekolah dan pulang sendiri! Bawa saja mobilmu ke sekolah seperti biasanya. Jangan buat Vishnu memikirkanmu ketika sedang bekerja! Kamu ini sudah menikah Vi! Jangan bertindak semau kamu." omel Daisy.


"Iya iya, mulai besok aku berangkat sendiri. Mama ngapain ke sini?"


"Mau melihat kondisi kamu! Ayah meminta mama untuk melihat kamu disini."


"Kondisiku baik baik saja ma. Jangan khawatir."


"Baiklah, mama harus segera pulang. Victor mencari mama. Mama sudah bawakan kamu makanan di belakang. Makanlah dulu." suruh Daisy.


"Nanti aku akan makan ma. Baiklah mama hati hati. Terimakasih ya ma. Sampaikan salamku untuk ayah dan Victor."


"Baiklah."


TO BE CONTINUE


Gimana ceritanya sejauh ini?


Aku minta votenya ya dari kalian semua.


Author mohon jangan pelit like yach. Hope you guys like this. Thank you for reading


See you at the next chapter. 🥰