THAT PILOT IS MY FUTURE HUSBAND

THAT PILOT IS MY FUTURE HUSBAND
For Jennie and Charles



"Vi gue ga jadi nikah sama Charles!" ungkap Jennie.


Ucapan Jennie tersebut membuat Vivi terkejut karna ia tidak menyangka bahwa harapannya melihat Jennie dan Charles naik pelaminan hanya angan angan saja.


"Lho? Kenapa Jen?" tanya Vivi.


FLASHBACK ON


Pagi ini Jennie telah memiliki janji untuk berolahraga bersama Vivi di lapangan. Ketika hendak mengeluarkan sepeda dari gudang, Jennie dipanggil oleh mamanya.


"Jen, masuk ke dalam sebentar yuk mama dan papa mau bicara denganmu."


"Ada apa sih ma? Aku sudah mau jalan ini." jawab Jennie.


"Sebentar saja sayang. Papamu mau berbicara."


Dengan rasa malas, akhirnya Jennie mengikuti mamanya berjalan ke dalam rumah lagi dan memarkirkan sepedanya di halaman rumahnya.


"Jennie, anak papa yang cantik. Duduklah disini." ajak Papa Jennie.


"Langsung aja pah, Jen sedang ditunggu oleh Charles."


"Kamu tau Andre Erlangga? Anaknya om Hendra."


"Iya Jen tau. Kenapa pah?"


"Om Hendra ingin kamu menjadi menantunya." ucap Papa Jennie.


"What? Pah! Jen sudah dilamar Charles dan akan menikah sebentar lagi."


"Charles belum melamar kamu secara resmi dengan pihak keluarga Malhotra dan dia belum meminta pada kami untuk menyerahkan kamu kepadanya."


"Papa!" Jennie merasa kecewa dengan jawaban papanya.


"Papamu itu benar sayang. Keluarga Charles saja belum datang ke rumah ini. Lebih baik kamu memilih yang pasti saja seperti anaknya om Hendra. Dia secara langsung meminta kamu dari kami nak." kata Mama Jennie.


"Jennie mencintai Charles mah! Jangan paksa Jen untuk menikah dengan Andre!" jawab Jennie.


"Ketahuilah bahwa kamu sudah papa jodohkan dengan anaknya om Hendra! Tidak ada penolakan!" bentak papa Jennie.


Tanpa mereka ketahui bahwa Charles mendengar semua percakapan mereka. Charles tiba di rumah Jennie tepat setelah Jennie kembali masuk ke dalam rumahnya.


Jennie beranjak pergi meninggalkan papa dan mamanya disana.


"Jennie! Jennie!" teriak papa dan mamanya memanggil Jennie.


Jennie tidak menghiraukan panggilan orangtuanya itu dan memilih untuk pergi dari sana. Ketika berada dihalaman rumah, Jennie berpas pasan dengan Charles. Jennie terkejut ketika melihat Charles berdiri menatapnya tajam.


"Sayang. Kamu sudah datang?" tanya Jennie yang berusaha menutupi apa yang telah terjadi.


"Sudah. Bahkan sedari tadi." jawab Charles.


"Ayo kita berangkat." ajak Jennie.


"Aku ada kepentingan lain. Kamu berangkat saja sendiri. Dan aku ingin memberitahu kalau pernikahan kita batal." kata Charles secara tiba tiba.


"Kenapa, sayang? Kenapa secara tiba tiba seperti ini?"


"Tiba tiba kamu bilang? Kamu bahkan sudah dijodohkan Jen!"


"Aku juga baru mengetahui hal ini sekarang, beb. Aku ga tau sebelumnya!" jawab Jennie.


"Dengarkan dulu penjelasanku." ucap Jennie.


"Ga ada lagi yang harus dijelaskan! Pernikahan kita batal dan mulai sekarang kita PUTUS!" ungkap Charles dengan penekanan dikata *putus*.


"Aku ga mau putus!" teriak Jennie.


Charles pergi meninggalkan Jennie dengan perasaan kecewa.


FLASHBACK OFF


Jennie menceritakan semuanya itu kepada Vivi.


"Gue mau nginep disini untuk beberapa hari boleh Vi?" tanya Jennie.


"Boleh. Lo nginep aja disini dulu dan tenangkan diri lo. Biar nanti gue yang izin ke bunda dan Vishnu." jawab Vivi.


"Thanks ya Vi lo selalu ada disaat gue butuh."


"Itulah gunanya sahabat. Tapi suami gue boleh tau masalah lo ini ga?" tanya Vivi.


"Ga papa kok lo ceritakan saja." jawab Jennie.


Vivi pun menunjukkan kamar tamu dirumah itu dan segera naik ke kamarnya untuk memberitahu Vishnu.


"Hubby." panggil Vivi pada Vishnu yang sedang berkutat dengan laptopnya itu.


"Apa sayang? Kemarilah." jawab Vishnu.


Vivi menghampiri Vishnu yang sedang duduk di meja kerjanya. Dulu saat Vishnu masih menjadi pilot, meja tersebut adalah meja kerja Vivi. Namun untuk sekarang, sementara menjadi meja Vishnu.


"Siapa yang datang?" tanya Vishnu.


"Jennie." jawab Vivi jujur.


"Tumben Jennie datang ke sini."


"Sebenarnya kami akan olahraga bersama hari ini, namun batal."


"Kenapa batal?"


Akhirnya Vivi pun menceritakan semua yang Jennie ceritakan pada Vishnu.


"Anak itu memang seperti bocah saja." ucap Vishnu.


"Bisa kamu bantu mereka kembali lagi?" tanya Vivi.


"Aku ga janji sayang. Itu soal hati. Jennie dan Charles harus menyelesaikannya sendiri. Aku hanya bisa membantunya memberi nasihat sedikit saja."


"Bantulah dia, hubby. Please."


"Demi istriku yang cantik ini, aku akan membantu temanmu itu." jawab Vishnu.


TO BE CONTINUE


Gimana ceritanya sejauh ini?


Author mohon jangan pelit like yach. Hope you guys like this. Thank you for reading


See you at the next chapter. 🥰