
Mobil yang membawa keluarga Wales dan mobil yang membawa keluarga Wijaya tiba secara bersamaan di Pure.
Vivi dan Vishnu saling berpandangan ketika baru turun dari mobil masing masing. Lalu Donnie dan Rama menyuruh Vivi dan Vishnu untuk berjalan beriringan dengan keluarga dan orang tua berada di belakang mereka.
"Kamu cantik." puji Vishnu dengan berbisik kepada Vivi.
"Kamu ganteng hari ini." puji balik Vivi.
"Hari ini aja beb? Kemarin kemarin ga ganteng?" ledek Vishnu.
"Ga!"
"Oh jadi gitu! Liat aja nanti aku bales!" ancam Vishnu.
"Bisa nya main ancaman! Aku cuma bercanda loh. Kamu baperan."
"Aku tau." saut Vishnu dengan tertawa.
"Cepet jalan! Itu tamu tamu sudah memperhatikan kalian." suruh Flora.
Vivi yang melihat ke 6 temannya datang ke acara yang sangat berharga bagi dirinya sangat senang sekaligus berterimakasih. Ia belum bisa bercengkrama dengan teman temannya itu karena masih ada upacara adat yang harus dilakukannya. Vivi hanya memberikan senyuman yang tulus kepada para sahabatnya. Sisa tamu undangan lainnya adalah teman dan keluarga dari orang tua kedua mempelai dan terdapat pula Charles dan beberapa teman Vishnu lainnya.
"Dapat kita mulai?" tanya pandita di pure yang akan menikahkan mereka.
"Siap." jawab Vivi dan Vishnu secara bersamaan.
#####################################
Acara ikat janji pernikahan berlangsung secara hikmat dan sakral. Kini Victoria Wales dan Vishnu Louis Wijaya resmi menjadi suami istri. Kini tiba waktu mereka untuk meminta doa dari orang tua mereka.
"Ayah, mama, restui Vivi untuk menjadi seorang istri dan doakan lah Vivi agar selalu berada dijalan kebajikan dan menjauhi kebatilan. Bimbing Vivi untuk layak menjadi seorang istri yang baik bagi Vishnu. Vivi sayang kalian." kata Vivi pada Daisy dan Donnie dengan sesengukkan karena menangis.
"Ayah merestui kamu Vi. Kamu tetap putri kecil ayah walaupun sudah menjadi anak sekaligus menantu di keluarga Wijaya. berbahagialah bersama suami mu sekarang!" ucap Donnie.
"Jangan nangis sayang! Kamu jadi jelek kalau nangis! Liat make up kamu luntur karna kamu nangis." ledek Daisy mencairkan suasana.
"Kamu tetap putri kecil kami dan anak selalu menjadi putri kami. Mama merestuimu dan jadilah istri yang baik dan layak untuk Vishnu." sambung Flora.
"Yah, mah, maaf putri semata wayang kalian aku ambil dan dibawa ke rumah keluarga Wijaya. Aku janji akan membahagiakannya dan juga menjaganya dengan segenap hidupku." ucap Vishnu pada Daisy dan Donnie.
"Jaga dia seperti kamu menjaga diri kamu sendiri dan sayangi dia. Cintai dia sepenuh hati." ujar Donnie.
"Bahagiakan dia Nu, mama percaya kamu bisa menjaga, dan membahagiakan Vivi anak mama." kata Daisy.
"Iya mah, yah, akan Vishnu laksanakan."
Kini kedua mempelai beralih ke Flora dan Rama yang menjadi wali Vishnu.
"Bunda, tolong terima aku sebagai menantu bunda dan menjadi istri dari Vishnu Louis anak bunda. Ajari dan bimbing aku untuk layak menjadi istri bagi Vishnu bun. Terimakasih bunda sudah melahirkan Vishnu ke dunia ini dan menjadi suami Vivi. Dan Om Rama, salam kenal dari Vivi. Terimakasih saat ini om rela jauh jauh datang dan menjadi wali nikah Vishnu." ucap Vivi.
"Bunda sayang kamu dan sudah menerima kamu sebagai anak bunda sejak kamu kecil sayang. Sekarang kamu telah resmi menjadi istri VL anak bunda. Jangan pernah meninggalkan VL ya Vivi sayang." pinta Flora.
"Vivi ga akan ninggalin Vishnu bunda. Vivi janji."
Vishnu yang mendengar ucapan Vivi menyimpulkan sebuah senyuman yang mengembang di wajahnya.
"Kamu jadi istri yang baik ya untuk VL keponakan om. Walaupun nantinya mungkin kamu sering ditinggal karena tugas pekerjaannya, kamu jangan pernah meninggalkan dia." nasihat Rama.
"Pasti om." saut Vivi.
"Bunda maafin L yang mungkin selama ini L belum bisa jadi anak yang baik untuk bunda. Terimakasih telah membawa aku ke dunia ini dan membimbing aku selama ini hingga bertemu seorang bidadari disamping aku. Bunda adalah malaikat bagi aku. Om, terimakasih banyak atas semuanya. Aku ga bisa bilang apa apa lagi." ujar Vishnu yang juga meneteskan air matanya.
Vivi yang melihat itu segera menepuk pelan bahu Vishnu dengan tujuan menenangkannya. Namun, Vishnu malah semakin terharu.
"Ih jangan nangis, malu laki laki kok nangis." ujar Vivi yang membuat Flora dan Rama tertawa dibuatnya.
"Kamu memang moodboster Vi." puji Flora.
"Bunda sayang kalian." sambung Flora.
"It's okay L. I'm understand you. Be happy with your wife!" ucap Rama.
"Semoga Sang HyangWidhi melindungi dan melimpahkan kebahagiaan di keluarga kecil kalian." ucap Rama dan Flora.
TO BE CONTINUE
Gimana ceritanya sejauh ini?
Aku upnya setiap hari 1 episode ya dan kemungkinan setiap hari senin aku ga upload kelanjutannya. Mohon dimengerti ya kawan! Happy reading!
Author mohon jangan pelit like yach. Hope you guys like this. Thank you for reading
See you at the next chapter. 🥰
Ini visual RAMA ADITYA WIJAYA
Semoga kalian suka kawan!