THAT PILOT IS MY FUTURE HUSBAND

THAT PILOT IS MY FUTURE HUSBAND
O.T.W Back Home



"Kamu siapanya kak Vishnu?" tanya Ayu pada Vivi.


"Ayu, perkenalkan, dia istri saya. Namanya Victoria." ucap Vishnu.


"Jadi betul kalau kakak sudah menikah?"


"Betul. Dari awal saya sudah ceritakan padamu kalau saya sudah menikah. Saya selalu memakai cincin pernikahan dijari saya."


"Saat itu aku menganggapnya hanya bercanda. Ku kira kak Louise belum menikah dan hanya memakai cincin kawin agar tak didekati wanita lain." kata Ayu.


"Saya memang tidak suka didekati oleh wanita manapun selain bunda, mama, dan Vivi. Saya sangat mencintai istri saya." ucap Vishnu.


Mendengar ucapan Vishnu, Ayu langsung pergi keluar dari tempat Vishnu. Semua yang ada disana menjadi bingung kenapa dengan Ayu?


"Mungkin Ayu menyukai kamu selama ini." kata Vivi.


"Aku anggap Ayu sebagai sahabat dan saudaraku, sayang." jelas Vishnu.


"Tapi dia menganggapmu lebih. Jelaskan saja padanya." suruh Vivi.


"Maafkan Ayu anak saya, nak. Dia masih remaja dan pikirannya sering berubah ubah." ucap bu Reni pada Vivi.


"Saya memakluminya bu. Karna saya juga pernah remaja sepertinya." jawab Vivi.


"Saya benar benar tidak mengetahui jika Ayu menyukai nak Louis."


"L, kamu jelaskan padanya sekarang!"


"Tapi...."


"Sekarang, sayang. Aku ga mau ada kesalahpahaman disini." pinta Vivi sambil memegang tangan Vishnu.


Mendengar Vivi meminta hal itu, Vishnu pun menyusul Ayu untuk menjelaskan semuanya.


"Bu, maaf ya kalau kedatangan saya kesini membuat ibu dan keluarga, serta warga desa menjadi terganggu. Saya tau jika saya tidak seharusnya disini. Namun tujuan saya datang ke sini karna saya ingin mencari suami saya yang hilang. Dan saya menemukan suami saya disini. Saya ingin menjemputnya untuk kembali ke Jakarta." jelas Vivi.


"Ibu mengerti nak. Kamu boleh datang ke tempat ini, walaupun ini hanya desa kecil. Disini tidak ada sinyal, makanan enak, ponsel, dan televisi."


"Terimakasih bu."


Disisi lain, Vishnu mengejar Ayu yang salah paham padanya selama ini.


Yang dipanggil tidak menoleh. Ia hanya mempercepat langkahnya saja meninggalkan Vishnu.


"Ayu, berhenti!"


Vishnu terus menyusul Ayu dan menghentikan langkahnya.


"Ayu dengarkan saya dulu."


"Aku tau selama ini aku yang salah mengartikan perhatian kak Louis."


"Bukan begitu Ayu. Saya memang menganggap kamu sebagai adik saya. Kamu baik pada saya selama ini. Karna itu saya juga ingin bersikap baik kepada kamu."


"Vivi juga sebagai adik kak Louis kan?"


"Istri saya sudah berusia 23 tahun, dan saya berusia 28. Sedangkan kamu masih 17 tahun, Yu. Masa depanmu masih panjang. Saya menganggap Vivi sebagai istri saya walaupun perbedaan usia kita jauh. Sedangkan kamu, saya anggap kamu sebagai adik perempuan yang harus saya jaga." jelas Vishnu.


Vishnu menjelaskan pada Ayu bahwa sejak awal dia bertemu dengan Vivi, dia menganggap Vivi sebagai seorang 'perempuan' yang disukai dan dicintai bukan sebagai adik. Hingga akhirnya Ayu mengerti keadaan dan kondisi sekarang ini. Vishnu juga mengantarkan Ayu pulang ke rumahnya, dan ia pun berpamitan pada pak Rahmat bahwa ia akan segera kembali ke Jakarta melanjutkan aktivitas dan kehidupannya seperti awal.


Begitu kembali ke tempat tinggal Vishnu di desa ini, Vishnu melihat Vivi yang sedang duduk dengan celana pendeknya di bawah pohon yang ada disitu.


"Jangan bengong! Nanti kesambet kamu. Lagi mikir apa sayangku?" ucap Vishnu mengagetkan Vivi.


"Ga ada." jawab Vivi sambil menaruh kepalanya dipundak Vishnu.


"Sebentar ya."


Vishnu masuk ke dalam rumahnya dan meminjam jaket Jenno. Vivi tidak membawa jaket karna persiapan mendadak. Lalu Vishnu memakaikan jaket itu pada Vivi. Dia pun juga bilang bahwa besok, Vishnu akan ikut pulang bersama Vivi dan Jenno. Ia akan melanjutkan kehidupannya seperti awal.


TO BE CONTINUE


Gimana ceritanya sejauh ini?


Oh ya, aku mau kasih tau.... Kalau beberapa episode lagi, ceritanya udah mau tamat..... Thank you semua


Author mohon jangan pelit like yach. Hope you guys like this. Thank you for reading


See you at the next chapter. 🥰