THAT PILOT IS MY FUTURE HUSBAND

THAT PILOT IS MY FUTURE HUSBAND
Comfort



****WARNING ⚠⚠


MOHON KEBIJAKAN UNTUK PARA PEMBACA YANG MASIH DIBAWAH UMUR UNTUK MELEWATI BAB INI. KARENA DI DALAM BAB INI MENGANDUNG UNSUR DEWASA 21+.


UNTUK YANG DEWASA, SILAHKAN MENIKMATI BAB INI. TERIMAKASIH****.


Vishnu pulang ke rumah setelah membantu Charles di Club XXXXXX itu.


"Hey! Kamu kenapa ga lanjut tidur sayang?" tanya Vishnu pada Vivi yang sedang duduk disofa ruang tamu dengan tv yang menyala.


"Aku ga bisa tidur karna memikirkan kamu!"


"Kenapa sayang? Aku hanya membantu Charles saja."


"Disana banyak wanita yang sexy kan? Gunungnya tinggi tinggi!"


"Hm. Kamu tau sekali! Banyak gunung tinggi!" ledek Vishnu pada Vivi.


"Awas kamu ya!"


"Aku mana berani macam macam dibelakangmu sayang? Aku itu suami yang takut istri lho! Banyak yang sexy tapi tidak bisa membuatku nyaman seperti kamu!"


"Bullsh*t!"


"Lho kok kamu jawabnya gitu? Aku serius baby!"


"Hm! Sudahlah! Bagaimana dengan Jennie?"


"Jangan pikirkan Jennie. Mereka sudah dewasa dan bisa mengatur hidup sendiri!" ucap Vishnu.


"Lalu, siapa yang harus aku pikirkan?"


"Aku!" jawab Vishnu dengan manja.


Vishnu memeluk Vivi yang berada disampingnya itu. Namun tangan jahil nya tersebut juga tidak diam saja. Tangannya menjelajah tubuh Vivi yang tertutupi baju piyama.


"Kamu setiap hari selalu aku pikirkan! Sayang! Tanganmu ini bisa diam tidak?" tanya Vivi.


"I want you!"


"Akhhhh....."


"Sayang, karna hamil, milikmu ini semakin membesar saja. Dan aku suka." bisik Vishnu ditelinga Vivi yang membuat Vivi geli dibuatnya.


Tubuh Vivi pun tak bisa menolak akan permainan tangan nakal Vishnu. Dan mungkin karena faktor kehamilan, membuat badan Vivi terlihat lebih berisi dari biasanya. Terkhusus dibagian dadanya.


"Hentikan! Nanti ada yang melihat!" ingat Vivi pada Vishnu.


Mendengar ucapan Vivi, Vishnu segera menggendong Vivi ke kamar tamu yang berada disebelah ruang keluarga (bukan kamar tamu yang dipakai Jennie yah). Di dalam kamar tersebut, Vishnu semakin lega untuk melajutkan aksinya. Dia membuka baju piyama Vivi dan juga segera membuka *** yang sedang dipakai Vivi dan membuangnya ke sembarang tempat.


Hingga akhirnya terjadilah malam panas diantara mereka berdua.


#################################


Diwaktu yang sama, Jennie sampai dirumah Charles yang terlihat tidak ada penghuni sama sekali. Bahkan satpam dan pembantu pun tidak ada dirumah itu. Jennie dengan sekuat tenaga memboyong Charles menuju kamarnya untuk beristirahat. Charles yang setengah sadar pun terbangun dari tidurnya.


"Jangan terima perjodohan itu!" ucap Charles.


"Hey! Aku tidak akan menerima perjodohan itu, sayang. Sadarlah. Aku tak ingin melihat kamu lemah seperti ini." jawab Jennie.


"Lemah katamu? Berani sekali kau menyebutku lemah!" bentak Charles.


"Sudahlah kamu istirahat saja. Besok aku akan kembali."


Bukannya mempersilahkan Jennie pergi, Charles malah menarik tangan Jennie hingga terjatuh di atas tubuh Charles. Dengan tiba tiba, Charles mencium Jennie.


"Hey! Lepaskan aku! Kamu sedang dalam pengaruh alkohol!" ucap Jennie.


Charles semakin membuat Jennie kesulitan bernapas. Jennie ingin sekali menolak ciuman Charles, namun tubuh dan pikirannya tidak sinkron. Hingga akhirnya Jennie pun ikut terhanyut dalam permainan Charles.


TO BE CONTINUE


Gimana ceritanya sejauh ini?


Aku sudah upload tapi di tolak karna ada *sesuatu* nya 😭 semoga ini juga ga di tolak ya.


Author mohon jangan pelit like yach. Hope you guys like this. Thank you for reading


See you at the next chapter. 🥰