THAT PILOT IS MY FUTURE HUSBAND

THAT PILOT IS MY FUTURE HUSBAND
Ospek



Tidak ada yang Vivi kenal dikampus ini selain Jordy. Dan tak mungkin juga bila mereka bersama karna mereka berbeda jurusan. Vivi dan Jordy memilih salah satu kampus swasta di ibu kota. Karena menurut Vivi, bila ia memilih universitas negeri, dirinya tidak akan sanggup untuk membagi waktu antara pekerjaan, keluarga, dan kuliahnya.


"Mahasiswa baru silahkan maju ke depan karna acara pembukaan ospek tahun ini akan segera dimulai." kata seorang senior melalui microphone.


Vivi dan mahasiswa yang lain berkumpul di lapangan. Mereka semua menggunakan pakaian formal hingga beberapa hari ke depan.


Acara hari ini telah usai. Jordy meminta Vivi untuk menemaninya di kantin karna ada beberapa barang yang harus dibawa untuk ospek esok hari.


"Ada apa Jor?"


"Vi, bantuin gue! Bantuin cari barang buat besok ospek."


"Gue harus ke kantor lagi Jor."


"Ayolah Vi, bantuin gue. Nanti gue traktir makan deh."


"Bukan gitu. Gue masih mampu bayar Jor."


"Sebentar aja Vi."


"Ya udah ayo."


Ketika hendak pergi dari kantin, mereka disapa oleh tiga orang pria yang nampaknya seperti senior.


"Hallo, kalian belum pulang?" tanya salah satu senior tersebut.


"Kami baru ingin pulang kak." jawab Vivi.


"Nama lo siapa? Dari fakultas mana?"


"Victoria. Dari fakultas teknik."


"Kalau lo?" tanya senior itu pada Jordy.


"Saya Jordy jurusan filsafat kak." jawab Jordy.


"Santai aja ga perlu terlalu formal. Kenalin gue Bayu ketua pelaksana ospek tahun ini dari jurusan psikologi. Ini Alvin dan Frans, mereka anak ekonomi."


"Hi!" sapa Alvin dan Frans.


"Boleh dong kita berteman?" tanya Bayu.


"Boleh dong kak." jawab Jordy.


"Panggil aja Bayu ga usah pakai kakak."


"Ok."


"Kalian langsung pulang?"


"Kita mau ke Gramed dulu kak." jawab Jordy.


"Nebeng mobil Vivi."


"Lo bareng gue aja Jor. Gue dan yang lain juga mau ke Gramed." ajak Alvin.


"Nah, kebetulan banget. Gue juga ada keperluan lain, jadi ga bisa temani Jordy ke Gramed." ucap Vivi.


"Lo tenang aja Vi, Jordy aman sama gue. Mulai sekarang kalian juga teman gue." ucap Bayu.


Setelah itu, Vivi berpamitan pada mereka karena ia memang harus bertemu dengan petinggi perusahaan lain yang datang dari Korea. Vivi pun meninggalkan mereka dan segera melaju ke kantor Wijaya's Group.


##################################


"Thank you, Sir! See you again." ucap Vivi pada Mr. Kim.


"See you again!" kata Mr. Kim.


"I'll hope we can make a good relation in the future." ujar anak dari Mr. Kim yaitu Kim Tae Min.


"Yes. Thank you." jawab Vivi.


Mr. Kim atau Kim Tae Moon adalah pemimpin salah satu perusahaan ternama yang berada di Korea Selatan. Ia juga merupakan sahabat Flora yang telah terjalin selama puluhan tahun. Kini, ia juga harus melepaskan kepemimpinan perusahaannya kepada anak tunggalnya yaitu Tae Min. Tae Min memiliki usia yang sama seperti Vishnu, dan karena Vishnu sedang bertugas, maka pertemuan ini dilakukan oleh Vivi untuk menggantikan peran suaminya itu ketika sedang bertugas.


Begitu selesai pertemuan tersebut, Vivi yang sudah sangat lelah pun akhirnya memilih untuk menghabiskan sedikit waktu luangnya di sebuah cafe.


"Selamat datang! Mau pesan apa?"


"Ice americano satu."


Vivi memesan Ice Americano yang merupakan salah satu kopi kegemarannya. Kebanyakan, yang menyukai kopi americano adalah kaum pria. Bahkan Vishnu pun sempat bingung akan hal itu.


FLASHBACK ON


"Kok bisa kamu suka americano?" tanya Vishnu.


"Karna hidup itu rasanya pahit seperti kopi americano." jawab Vivi.


"Hahahaha kamu ini ada ada saja."


"Aku serius, hubby. Dulu, aku itu selalu seorang diri kemana mana bila pergi. Dan bila liburan sekolah, aku hanya bisa berlibur sendirian atau bersama 7nity. Orang tuaku tidak begitu peduli terhadapku, mungkin itu cara mereka mendidik dan menyayangi aku. Saat itu aku merasa sangat kesepian dan berpikir bahwa hidupku itu sangat pahit bahkan saat meminum americano, kopi yang pahit itu rasanya sangat manis." jelas Vivi.


TO BE CONTINUE


Gimana ceritanya sejauh ini?


Author mohon jangan pelit like yach. Hope you guys like this. Thank you for reading


See you at the next chapter. 🥰