
Karena masih belum masuk kuliah, Vivi sekarang lebih fokus untuk mengurus suami, dan juga pekerjaannya di Wijaya's Group. Ia juga mengurus, memberantas, dan menyelesaikan masalah korupsi di perusahaan. Ternyata kasus Agus dan Satyo terjadi pula di 5 cabang kota di Indonesia. Namun, Vivi hanya memecatnya saja dan meminta ganti rugi atas tindakannya. Bahkan, Satyo dan Agus pun sudah dibebaskan dari jeratan hukum.
Kini, mereka semua hanya bergantung kepada Vivi. Sebab Vivi memberikan uang pesangon kepada para karyawan yang dipecat akibat keikutsertaannya dalam kasus ini. Walaupun sebenarnya Vivi tidak tega untuk melakukan ini kepada para karyawannya, namun kali ini ia merasa saat ini sedang memberi pelajaran kepada karyawan lainnya bahwa karyawan harus bersikap jujur dan berani bertanggung jawab atas segala perbuatannya.
"Hi sweety!" sapa Vishnu yang masuk ke ruangan Vivi.
Vishnu masih tetap sama seperti sebelumnya, bahwa jika ia sedang tidak bertugas, dirinya akan membantu mengurus perusahaan bersama Vivi.
"Hi hubby! Kemarilah." ajak Vivi.
"Aku bawakan kamu makanan untuk lunch." ucap Vishnu.
"Thank you so much hubby." saut Vivi.
Vivi sangat sering lupa untuk makan siang ketika sedang bekerja. Bahkan, saat dirumah juga, Vivi sering kali menyelesaikan pekerjaannya hingga larut malam. Hal itu membuat Vishnu tidak tega karena istrinya itu disibukkan dengan tugas sebagai wakilan pemimpin perusahaan.
Malam ini adalah ulang tahun perusahaan. Seluruh karyawan sibuk untuk menata acara tersebut agar meriah. Vivi memberikan para karyawan kebebasan untuk menentukan tema acara nanti. Ia hanya akan hadir sebagai tamu undangan saja bukan sebagai orang yang menyelenggarakan pesta ini. Para karyawan sangat mengagumi sosok Vivi yang dikenal berwibawa, bertanggung jawab, dan juga perhatian terhadap karyawannya.
###################################
Vivi yang malam ini memakai gaun berwarna biru dongker itu terlihat sangat elegant dan cantik sekali bersama Vishnu suaminya yang memakai jas berwarna serupa dengan Vivi. Mereka akan berangkat bersama Flora. Karena Flora lah yang memimpin Wijaya's Group selama beberapa tahun semenjak Krishna meninggal.
"Cantik." ucap Vishnu.
"Thank you, kamu juga sangat tampan malam ini." balas Vivi.
"Jadi aku tampannya hanya malam ini saja sayang?" tanya Vishnu menggoda Vivi.
"Kamu itu setiap hari tampan dan selalu tampan. Bahkan saat kamu tidur atau bangun tidur pun kamu tetap tampan." jelas Vivi.
"Anak bunda yang satu ini memang tampan sayang." ucap Flora pada Vivi.
"Anak bunda kan hanya aku saja. No other. Sehingga yang mewarisi ketampanan ayah ditambah kecantikan bunda itu hanya aku." saut Vishnu.
"Ah bunda bisa aja. Kan L jadi malu." ucap Vishnu.
"Kamu mah malu maluin." saut Vivi dengan tertawa.
"Sayang, kamu ini senang sekali sepertinya mengatai suamimu ini."
"Aku senang jika melihat dirimu senang sayang." ungkap Vivi.
"Tuh menantu bunda."
"Sudahlah ayo kita berangkat. Nanti telat." ucap Flora.
Mobil berhenti disebuah hotel mewah berbintang lima. Terlihat bangunan yang mewah dan elegant menyeruak ke dalam hotel. Mereka langsung masuk ke dalam ballroom untuk menghadiri acara yang sangat penting ini bagi perusahaan. Vivi dan Vishnu menjadi pusat perhatian bagi semua orang yang hadir saat itu yang sangat mengagumi sosok Vishnu dan Vivi. Mereka berdua bagaikan raja dan ratu malam ini.
Flora memberikan beberapa kata sambutan. Dan Flora secara resmi memberikan kuasa atas Vishnu sebagai penerus Flora dan diwakilkan dengan menantunya yaitu Victoria. Akhirnya, Wijaya's Groups memiliki CEO baru yaitu Vishnu Louis Wijaya dan juga Wakilnya yaitu Victoria Wales Wijaya.
"Selamat tuan, dan nona." ucap beberapa karyawan pada Vishnu dan Vivi.
"Terimakasih, saya harap kita dapat bekerja sama untuk membuat perusahaan menjadi lebih maju lagi." jawab Vishnu.
"Mohon bantuan dari kalian semua untuk mewujudkan kebaikan bagi perusahaan." sambung Vivi.
TO BE CONTINUE
Gimana ceritanya sejauh ini?
Author mohon jangan pelit like yach. Hope you guys like this. Thank you for reading
See you at the next chapter. 🥰