THAT PILOT IS MY FUTURE HUSBAND

THAT PILOT IS MY FUTURE HUSBAND
Ngidam



Bagi Vivi, tidak ada hambatan untuk dirinya selalu beraktivitas dengan normal bahkan ketika perutnya sudah membuncit. Vivi secara terus menerus keluar rumah dengan alasan bahwa ia sedang ngidam. Meskipun telah Vishnu minta untuk diam saja dirumah, biar Vishnu yang membelikan semua kebutuhan Vivi, tetap saja Vivi tidak menanggapinya.


Menurut dokter, Vivi ini adalah ibu hamil yang hiperaktif karna tidak suka berdiam diri saja seperti kebanyakan ibu hamil yang lain. Ngidam Vivi juga terbilang sangat wajar dan normal. Ia hanya ingin jika Vishnu selalu berada disampingnya. Sebenarnya Vishnu akan kembali ke maskapai lamanya, karna setelah berita bahwa Vishnu Louis Wijaya telah kembali, maskapai bertanya kepada Vishnu apa yang sebenarnya terjadi.


Vishnu menjawab semua pertanyaan dari maskapainya secara jujur tanpa ada yang ditutupi. Selain Vishnu, korban yang selamat dari kecelakaan maut pesawat itu pun lumayan banyak. Ia sangat merasa bersyukur bahwa tidak ada organ, tulang, ataupun anggota tubuhnya yang tidak ada. Semuanya ada. Dan Vishnu juga termasuk orang yang tidak phobia terhadap pengalamannya. Namun, Vivi tidak mengizinkan Vishnu untu kembali ke maskapainya setelah kecelakaan itu.


Vivi terus membujuk Vishnu agar tidak menjadi pilot lagi dan beralih mengelolah perusahaannya saja. Perbedaan pendapat memang sering terjadi dalam rumah tangga.


"Aku ga maksa kamu untuk berhenti dari profesi yang sudah kamu jalani selama ini. Aku hanya ga mau ditinggal oleh kamu!" ucap Vivi ketika ia menginginkan Vishnu untuk tidak kembali pada profesi lamanya.


Vishnu terkadang hanya menjawab "Ya" karna ia tau bahwa ibu hamil lebih sensitif dari biasanya. Meskipun niat Vishnu yang sebenarnya adalah kembali menjadi pilot setelah Vivi melahirkan nanti. Vishnu mengerti bagaimana perasaan Vivi yang cemas akan dirinya setelah kecelakaan pesawat kemarin.


Dan hari ini, Vivi kembali masih berada dikantor hingga sore hari karena mengurusi masalah internal kantor.


"Sayang, ayo pulang." ajak Vishnu pada Vivi.


"Tunggu sebentar ya sayang. Aku sedang memperbaiki tab ini. Sebentar lagi selesai."


"Bawa saja ke tukang service! Kenapa kamu minta istri saya yang memperbaikinya?" tanya Vishnu pada Sam yang berada disamping Vivi.


"Maafkan saya Tuan." jawab Sam.


"Bukan Sam yang memintaku sayang. Tapi aku yang mengambil dari IT." jawab Vivi.


"Ayolah sayang. Kita pulang sekarang."


"Sebentar lagi selesai hubby. Tunggu yah."


"Baiklah. Ayo kita pulang."


"Sam, jangan ada orang yang memasuki dan merapihkan mejaku. Akan aku lanjut besok." ucap Vivi pada Sam.


"Baik Nona."


Akhirnya, Vishnu dan Vivi pun pulang.


"Sayang.... Kita tidak harus pulang kantor seperti karyawan lain. Kita ini adalah atasan mereka. bila ingin pulang dan tidak datang ke kantor pun tidak masalah." kata Vishnu pada Vivi.


"Karna sebagai atasan, kita harus memberi contoh yang baik bagi karyawan lain. Kita punya tanggung jawab masing masing dalam pekerjaan hubby."


"Baiklah, aku mengerti sayang."


Vishnu hanya tidak ingin membuat Vivi lelah karna bekerja dengan keras. Bahkan Vivi sering mengikut Vishnu tugas dinas di luar kota, bertemu investor di berbagai kota. Itu semua karna Vishnu mencintainya.


TO BE CONTINUE


Gimana ceritanya sejauh ini?


Author mohon jangan pelit like yach. Hope you guys like this. Thank you for reading


See you at the next chapter. 🥰