Prince Regar Virmilion

Prince Regar Virmilion
Kesepakatan



“Jadi, apa tujuan kalian ke sini? Apakah bernegosiasi untuk membeli Elf hidup juga atau mencari teman kalian yang sudah kami bunuh?” tanya Regar dengan senyum tipis melihat Beleza bukan Traidor yang ada di sebelahnya. “Ah, aku lupa. Sebelum itu, kenalkan Aku, Pangeran Regar Virmilion, suami Ratu Violet Celestine. Aku juga Komandan Militer kota Ereck, mungkin tak lama lagi akan menjadi Panglima Militer,” katanya lagi dengan sedikit menyombongkan diri.


Traidor senang mendengarnya, karena tujuannya adalah mencari salah satu Petinggi Militer atau pejabat tinggi Elf. Namun, yang muncul malah Elf yang memiliki pengaruh besar dalam pemerintahan Kerajaan Sirius.


“Kenalkan Pangeran Regar, saya adalah Traidor, mantan Pengawal Raja sebelum Raja Makjud dan ini adalah Anso De Beleza, yang merupakan makhluk ciptaan laboratorium Kerajaan Yakjud. Dia memiliki gen Goblin dari Raja Makjud, gen Elf wanita, gen Kambing jantan dan gen tumbuhan.”


Regar terkejut mendengarnya, “Pantaslah bentuk wanita ini berbeda,” gumam Regar.


“Beleza adalah senjata rahasia yang dikembangkan oleh Kerajaan Makjud—untung saja ia tidak menyukai kekerasan. Sehingga ia dianggap produk gagal dan akan dinikahkan dengan Raja Makjud, tetapi aku berhasil membawanya kabur kemari.”


“Aku mengerti garis besarnya, kamu ingin kami melindunginya, kan?” Regar menatap Traidor dengan serius, tak ada lagi senyumannya yang menjengkelkan itu.


“Benar Pangeran. Namun, senjata rahasia Kerajaan Yakjud bukanlah Beleza saja, tetapi ada dua lagi yang lebih mematikan. Saya tak akan memberi tahu apa senjata rahasia itu, sebelum Pangeran menerima perjanjian yang kami berikan. Satu lagi senjata rahasia itu berkaitan dengan Elf-Elf hidup yang dibawa ke Yakjud,” sahut Traidor.


Regar diam sejenak, ia memandangi wajah Traidor yang tampak tenang dan tak ada rasa takut sedikitpun. Regar yakin ia tidak sedang mengelabui mereka.


“Apa yang kalian inginkan?” lanjut Regar menanggapi perkataan Traidor.


“Pangeran menikahi Beleza—semua rahasia Kerajaan Yakjud akan saya beritahu.”


Regar terkejut mendengarnya, sedangkan Beleza tampak cemberut. Seolah-olah menyatakan terpaksa melakukan perjanjian itu, demi keselamatannya saja.


“Tawaran kalian mencurigakan sekali—dilain sisi menguntungkan juga, karena Anda akan mengatakan rahasia Kerajaan Yakjud. Namun, bila Beleza menjadi Selirku; apakah ia mau berperang melawan Ras Goblin. Aku yakin Raja Makjud pasti akan memulai perang besar, bila mengetahui calon istrinya telah menjadi Selir pihak musuh. Belum lagi, kami memiliki masalah internal yang harus diselesaikan saat ini. Makanya kami tak memulai perebutan kembali Provinsi Istanbul dari tangan kalian.” Regar ragu-ragu menerima tawaran itu.


Traidor menatap Beleza yang tampak masih enggan menjadi Selir Pangeran terkutuk itu.


Beleza menarik nafas dalam-dalam, lantas menjawab, “Mana mungkin aku menolak perintah suamiku. Aku sudah belajar dari novel dan buku-buku tentang peran suami istri.”


Regar lansung tertawa terkekeh-kekeh mendengarnya. Dia tak menyangka Beleza hanya belajar dari buku dan novel saja dan seolah-olah telah paham mengenai peran suami istri.


Beleza makin cemberut, ia menatap sinis Regar. “Kenapa Pangeran tertawa mengejekku, aku tahu aku ini aneh dan hanyalah alat pembunuh.”


“Maaf-maaf ... tak perlu marah begitu. Kita itu senasib dan tak ada Ras lain yang mirip dengan kita. Dengan kata lain kita diciptakan satu-satunya dan akan membawa ketakutan pada musuh serta kawan.” Regar meluruskan kesalahpahaman Belaza pada dirinya. “Baiklah aku akan mempersunting Beleza, jangan khawatir. Aku akan memperlakukanmu sebagai wanita atau istriku bukan sebagai alat pembunuh,” lanjutnya lagi.


Beleza tak memberikan tanggapan, sedangkan Traidor tampak senang mendengarnya. Dia kemudian mengatakan kalau Elf-Elf hidup itu dibawa ke laboratorium untuk dijadikan makanan senjata rahasia lainnya.


Traidor menjelaskan secara rinci semuanya, termasuk jumlah Pasukan Kerajaan Yakjud dan rencana mereka lainnya.


“Anda akan ke mana setelah ini tuan Traidor. Bagaimana menjadi bagian Pasukanku saja.” Regar memberi tawaran.


“Maaf Pangeran. Tidak mungkin saya menumpahkan darah Ras Goblin, walaupun saya telah di cap sebagai pengkhianat. Saya akan kembali ke Yakjud untuk mengelabui pengejaran mereka, agar Kerajaan Yakjud tidak menyerang Sirius dalam waktu dekat ini. Supaya Pangeran bisa membangun kekuatan militer yang kuat,” sahut Traidor.


“Baiklah, Belaza sudah sah menjadi Selirku, karena tuan Traidor sebagai wali-nya telah menyerahkan tanggung jawab padaku,” kata Regar bersalaman dengan Traidor.


Anak buah Sebastian berbisik-bisik, mengatakan Pangeran Regar Virmilion sangat beruntung. Dia selalu selangkah di depan Sebastian. Padahal mereka telah melihat awalnya Beleza tampak menyukai Sebastian, tetapi tetap juga Pangeran Regar yang memilikinya. Persis seperti Ratu Violet Celestine.


Sebastian yang mendengarkan hanya menghela nafas dalam-dalam. Dia merasa sudah dikutuk—walaupun tampan, tetapi ayahnya adalah Jendral pengkhianat dan percintaannya juga selalu gagal.


Beleza menangis tersedu-sedu saat Traidor meninggalkan desa Prosperous, ia sudah menganggap Traidor sebagai kakaknya. Kini ia ditinggal sendirian di negeri yang asing ini dengan suami tanpa proses pernikahan itu. Hanya dengan salaman saja sudah sah.


Traidor tak mau melihat kebelakang, ia justru memacu kuda yang diberikan oleh Pangeran Regar dengan kencang. Agar Beleza tak membatalkan pernikahannya dan malah mengikutinya lagi.


“Tu-tuan Traidor! Aku ikut!” teriak Beleza yang duduk lesu di tanah, air matanya telah membanjiri pipinya. “Aku tak mau di sini! Aku takut!” ucapnya pelan, karena punggung Traidor tidak kelihatan lagi, ia menghilang di hamparan padang rumput Provinsi Istanbul itu.


Regar memegang pundak Beleza dan menyeka air matanya.


“Kamu harus menatap ke masa depan. Ingat tuan Traidor rela menjadi buronan agar kamu bisa sampai ke tanah Sirius. Tak perlu takut, aku akan menjagamu.” Regar memeluknya, sehingga Beleza makin menangis terisak-isak.


“Aku ikut terharu. Ini seperti adegan novel Romantis karangan Rouling dari Kerajaan Assiria.” Elsa menyeka air matanya dan memeluk Alisa.


“Hei, bodoh! Jangan kamu peluk aku. Mau kuhukum berburu Goblin sendirian di Provinsi Istanbul,” tegur Alisa yang memiliki pangkat lebih tinggi di Pasukan Pangeran Regar Virmilion.


“Cih, begitu saja marah. Ya, sudah aku peluk Pangeran Regar saja.” Elsa ingin berjalan ke arah Regar, tetapi kerah bajunya ditarik oleh Alisa.


“Siapkan Kereta kuda saja, kita akan kembali ke kota Ereck. Apa kamu mau kita sampai kemalaman, dingin tahu mandi tengah malam.”


“Yah, nasib berpangkat rendah. Di suruh-suruh mulu.” Elsa berjalan lesu menuju kereta kuda yang terparkir di halaman Mansion.


Beleza sudah tak menangis lagi, sehingga Regar bisa bernafas lega. Dia kemudian berpamitan pada Sebastian sebagai penanggung jawab desa Prosperous dan sekitarnya. Karena ia akan kembali ke ibukota Kerajaan Sirius, untuk melapor kejadian yang mereka temukan di sekitar perbatasan.


...~Bersambung~...