
“Ha-ha-ha ... aku sangat suka melihat semangat juang kalian, pantas saja Pasukanku bisa dipaksa mundur dari Kota Pagan, ternyata kalian memiliki semangat pantang menyerah dan tidak takut mati walaupun keadaan benar-benar kacau.” Raja Makjud ikut tertawa. “Seandainya kami memiliki sikap seperti ini maka seluruh dataran Latinesia akan menjadi Ras Goblin!” katanya lagi.
Pasukan elit yang ikut bersama Raja Makjud merasa malu mendengar ucapan Raja mereka, karena mereka ditekan oleh Kerajaan yang hampir hancur dan dengan Pasukan seadanya saja mampu membuat Pasukan Kerajaan Yakjud yang sangat besar dan diperkuat dengan Cerberus dan Siluman Burung. Namun, tetap juga dipaksa mundur, sehingga dengan terpaksa Raja Makjud melakukan wajib militer bagi seluruh Goblin Dewasa untuk ikut membela tanah air mereka dari serangan balik Kerajaan Sirius.
Setelah mengatakan itu, Raja Makjud melirik Beleza—wanita hasil dari penelitian Laboratorium Kerajaan Yakjud dan hendak akan dinikahkan dengannya, tetapi tiba-tiba ia kabur ke Kerajaan Sirius dan menjadi istri dari Pangeran terkutuk tersebut.
Keduanya memang tampak cocok bersama, karena memiliki sisi asing yang sulit diterima oleh Ras Elf maupun Ras Goblin dan itu membuat keduanya saling melengkapi kekurangan masing-masing.
Beleza merapal mantera Sihir, sehingga Manusia Pohon bermunculan dari arah hutan.
Raja Makjud mengangkat tangannya agar Pasukannya segera membakar hutan—supaya Beleza tidak bisa membuat lebih banyak Manusia Pohon lainnya.
Siluman Burung segera dilepaskan dan menyemburkan api ke hutan disekitar Kota Solhell.
Beleza mengerutkan keningnya dan melakukan perlawanan terhadap Siluman burung tersebut. Para Manusia pohon segera melemparkan tombak-tombak kayu yang runcing ke arah mereka.
Regar dan Raja Makjud belum melakukan pergerakan, hanya Beleza dan Siluman burung yang saling bertarung saat ini.
Abraham terkejut saat merasakan energi yang sangat besar merembes dari tubuh Regar saat ia menggunakan 500.000 Capacity Mana miliknya yang terdiri dari 200.000 untuk armor pertahanan dan 300.000 untuk serangan.
Dalam satu kedipan mata, Regar telah menghilang dari tempatnya berdiri—sehingga Beleza dan Pasukan Revolusioner terkejut melihatnya, karena kekuatan yang merembes dari Pangeran Regar Virmilion belum pernah ia perlihatkan selama ini, bahkan saat Perang di Kota Pagan—kekuatannya tampak seperti Rank SSS lainnya saja, walaupun akhirnya semua lawannya akan mati di tangannya.
Raja Makjud melompat dari kudanya karena instingnya merasakan bahaya telah muncul di hadapannya.
Cahaya menyilaukan muncul dari ayunan Pedang Queen E.Ve yang panjangnya sejauh seratus meter, ketika cahaya menyilaukan itu menyentuh Kuda dan Ratusan Pasukan elit Pasukan Kerajaan Yakjud, tubuh mereka langsung lenyap begitu saja dan meninggalkan lubang menganga secara vertikal di tanah.
Ratu Violet Celestine melihat kilatan cahaya di dekat hutan yang terbakar. “Itu pasti Pangeran Regar!” teriak Violet.
Raja Virmilion yang mendengar ucapan Violet langsung menoleh ke arah sumber kilatan cahaya menyilaukan itu dan merasa itu kekuatan yang sangat besar.
“Dia pasti telah bertemu Raja Makjud! Cuma dia lawan yang bisa memaksa musuhnya harus menggunakan kekuatan penuh,” gumamnya langsung khawatir dengan nasib Putra bungsunya tersebut, apalagi istrinya telah mewanti-wanti akan melakukan bunuh diri bila Regar tewas dalam Perang ini, makanya para Pangeran lainnya mau menawarkan diri ikut dalam Perang ini karena mereka tidak ingin ibu mereka melakukan tindakan bodoh itu.