
“Pangeran!” teriak Beleza yang tidak melihat keberadaannya dan hanya melihat kilatan-kilatan cahaya putih saat ia melakukan serangan balik pada serangan musuh saja.
“Aku baik-baik saja!” teriak Regar—yang selalu berpindah-pindah tempat setiap saat saat karena melawan Satu Juta Goblin. Perang ini sangat gila, hanya tinggal menunggu Mana miliknya saja habis, maka ia akan segera menyusul para Pasukan Revolusioner bertemu Dewa Matahari di Surga.
Raja Makjud mengerutkan keningnya dan mengakui Regar sangat lincah dan cepat, sehingga tak ada satu serangan yang berhasil mengenainya.
“Kalian jangan fokus menembakkan anak panah ke arahnya. Cobalah membidik ke tempat tak beraturan tetapi kalian menyerang secara bersama-sama!” kata Raja Makjud pada Archer-nya. “Kalian juga menebas jangan ke tubuhnya, coba perkiraan ke arah mana dia akan kabur dan tebas beberapa meter ke arah situ!” katanya juga pada para Swordsman yang justru terbantai oleh Pangeran Regar Virmilion.
Archer Rank SSS Goblin membidik dua puluh meter ke arah kanan dan anak panah yang terbuat dari Mana tersebut melesat dengan kecepatan cahaya.
Booooommmmmm!
Regar Virmilion terhempas dan berguling-guling sejauh dua ratus meter karena anak panah tersebut mengenai perutnya. Namun, armor-nya telah dilapisi Mana sebanyak 200.000 capacity mana, sehingga ia hanya merasakan rasa sakit saja tanpa terluka.
“Suamiku!” teriak Beleza yang dipaksa mundur oleh Ratusan ribu Goblin yang menyerangnya.
“Aku baik-baik saja!” sahut Regar yang sebenarnya merasa perutnya sangat sakit. “Cih, capacity Mana pada Armorku tinggal 150.000 saja lagi, langsung hilang 50.000!” gerutunya.
“Mungkinkah aku bisa menggunakannya?” gumam Regar yang harus berhemat penggunaan Mana miliknya—karena ia belum menghadapi Raja Makjud dan Capacity Mana pada serangannya kini hanya tinggal 100.000 Capacity Mana dan 500.000 cadangan pada Layar Virtual yang belum digunakan.
Regar Virmilion segera membayangkan Pedang Queen E.Ve menjadi banyak dan tiba-tiba Seratus Pedang Cahaya Putih menyilaukan melayang di atasnya.
Raja Makjud terkejut melihatnya karena ia mengetahui hanya Jenderal Maligno yang mampu menggunakan tehnik berpedang seperti ini.
“Apakah dia berkhianat padaku dan rela menjadi kaki tangan Elf?” gerutu Raja Makjud.
Setiap Kloning Pedang tersebut menyerap 100 Capacity Mana dan secara keseluruhan akan menghabiskan 10.000 Capacity Mana dalam sekali penggunaannya.
Seratus Kloning Pedang Queen E. Ve melesat ke arah depan dan bertabrakan dengan serangan Swordsman dan anak panah Archer Goblin, sehingga Regar mengambil kesempatan saat jeda serangan untuk merangsek maju ke depan dan meluncurkan kembali Seratus Kloning Pedang untuk menahan serangan Pasukan elit Kerajaan Yakjud tersebut.
Para Swordsman Rank SSS yang berada di garis depan langsung berkeringat dingin saat jarak antara mereka dengan Regar makin menipis—yang menandakan kesempatan hidupnya juga makin menipis dan bersiap menuju alam kematian.
Capacity Mana untuk serangan telah habis, sehingga Regar kembali menekan Layar Virtual agar mengirim 200.000 Capacity Mana lagi, sedangkan untuk armor pertahanan masih tersedia 125.000 dan hanya habis 25.000 saja setelah ia menggunakan gaya bertarung Jenderal Maligno. Dia tidak menambah Mana pada Armor-nya—karena ia merasa itu masih cukup selagi Raja Makjud belum bergerak untuk melawannya.