
Pangeran Regar Virmilion merinding melihat Pasukan Kerajaan Yakjud yang datang menyerang seperti air bah saja. Regar lantas melompat dari atas turun ke bawah bergabung dengan para Swordman Kerajaan Sirius.
Regar lansung mengalirkan tenaga dalam dengan jumlah besar pada tubuhnya dan juga pedangnya.
Para Rank SSS, mereka begitu kuat karena memiliki Capacity Mana dalam jumlah besar. Mana itu kemudian diolah menjadi tenaga dalam dan dialirkan ke tubuh menjadi semacam baju jirah yang dapat meminimalisir dampak serangan musuh. Tenaga dalam itu juga dapat dialirkan ke Pedang atau senjata lainnya begitu juga dengan Anak panah para Archer, sehingga menimbulkan kerusakan yang besar juga pada musuh.
Pangeran Regar saat ini memiliki 80.000 Capacity Mana, yang awalnya 100.000. Namun sudah ia gunakan saat serangan tadi malam. Ia tak menyerap Mana saat jam istirahat, karena lansung ia isi dengan tidur. Kebetulan juga saat paginya, ia malah disuruh patroli oleh Jaxon.
Capacity Mana yang dimiliki oleh Regar itu setara dengan Rank S, walaupun secara teori ia masih Rank Silver. Itu karena latihan berat yang dilakukannya dibawah asuhan seorang manusia dari Bumi. Ia menemukan metode yang cocok untuk Regar dalam berlatih, namun sistem papan informasi virtual di Planet Latinesia tak bisa mencatatnya. Makanya ia tetap Rank Silver walaupun ia secara teori adalah Rank S.
Hanya hitungan detik saja satu persatu barisan depan Swordman Kerajaan Sirius itu bertumbangan. Padahal Lawan mereka cuma para pemula dari ras Goblin itu. Namun jumlah mereka yang besar itu membuat Pasukan Kerajaan Sirius kewalahan.
Regar sendiri telah membunuh 50 Goblin, padahal belum sampai satu menit. Ia membabi-buta menebas mereka dengan Pedang Queen E.ve.
“Rasakan ini! Santoryu Ogi \= Rokudo No Tsuji!” teriak Regar melompat sejauh dua puluh langkah ke tengah-tengah kerumunan Goblin.
“Ternyata Swordman Rank Silver yang tinggal itu memiliki bakat yang hebat,” kata Komandan Frank.
“Hahaha ... kemarin ia juga membuat kejutan. Bahkan ia berhadapan dengan salah satu komandan ras hijau itu, walaupun cuma sebentar saja sih,” sahut Komandan Randal memuji kemampuan bertarung Regar.
Seketika itu juga kepala belasan Goblin terlepas dari raga mereka. Tak sampai disitu Regar teru maju ke depan.
“Mada-mada!” teriak Regar menebasi Rank Silver ras Goblin itu. Ia makin menggila seperti kerasukan setan saja. Regar bahkan telah membunuh 100 Goblin, padahal baru berjalan beberapa menit saja.
Pencapaian pihak Ras Elf itu tak begitu lama. Tiba-tiba saja, Para Rank Gold, Diamond dan Platinum Pasukan Kerajaan Yakjud itu datang menggantikan posisi Rank Silver mereka.
Sepertinya komandan Pasukan Kerajaan Yakjud tak mau para Rank pemula mereka jadi bulan-bulanan.
”Nah, gini dong. Kenapa tak dari tadi saja?” gerutu Regar. Kini ia bertambah semangat melawan Rank lebih tinggi itu. Karena ia akan mendapatkan Poin yang lebih besar.
Enam komandan Swordman Rank Platinum Kerajaan Sirius memimpin di barisan depan dalam mempertahankan benteng 77 itu. Mereka lansung berhadapan dengan Rank Platinum pihak musuh juga. Duel Rank tinggi itu bahkan melukai orang disekitar mereka. Tak peduli itu lawan maupun kawan.
Regar sendiri sudah membunuh tiga Rank Platinum, membuat beberapa Rank Platinum pihak Goblin berkeringat dingin saat diutus untuk melawannya.
***
Sementara itu rombongan Ratu Violet Celestine memasuki kota Cordova yang kini telah kosong melompong. Tak ada satu orang penduduk pun, yang tinggal di kota.
Mendengar Kerajaan Yakjud menyerang benteng 77 saja para penduduk sudah was-was. Apalagi perang skala besar, tentu saja mereka kocar-kacir ingin mengungsi secepatnya.
“Sepertinya kita sudah terlambat Ratu. Sebaiknya kita mundur ke kota Marseille saja. Kemudian perintahkan para jenderal mengirim pasukan yang ada di perbatasan utara untuk ikut berperang merebut kembali kota Cordova ini,” kata Rank SSS yang dikirim oleh Pangeran Frederick sebagai Pengawalnya.
“Kau diam saja! Biarkan Sebastian yang memutuskan ini, karena dia yang menjadi komandan Pasukan,” sela Violet tak menggubris perkataanya.
Archer Rank SSS itu hanya bisa menghela nafas dalam-dalam. Ia tak menyangka kebodohan sang Ratu ini sudah ditingkat mengkhawatirkan.
Violet malah memberikan tongkat Komando pada Sebastian yang cuma Rank Platinum, daripada mereka yang Rank SSS, hanya karena ia menyukai Sebastian saja.
“Sebastian!” Panggil Violet. “Apa yang akan kita lakukan selanjutnya. Apakah komandan Pasukan kota Cordova dapat menahan serangan Pasukan Kerajaan Yakjud?” tanyanya lagi.
“Panggil saja Aku Violet. Kan, kau yang menjadi komandan pasukan ini," sahut Violet.
Sebastian tak menjawab, karena ia takut pada ketiga Rank SSS yang melihatnya berbicara dengan Violet itu. “Sebaiknya kita bergegas saja Ratu,” katanya lagi.
Violet hanya menarik nafas dalam-dalam. “Baiklah! segera berangkat!” Perintah Violet Celestine. 5000 Prajurit yang dikomandoi oleh Sebastian itu segera berangkat ke benteng 77 saat itu juga.
***
Satu persatu Para prajurit dari kota Cordova, Marseille, Sevilla dan Malaga itu berguguran. Banyak diantara mereka yang kelelahan, karena sudah tak mempunyai tenaga dalam lagi.
“Sepertinya kami akan kalah ini,” gumam Regar memilih mundur ke barisan Swordman yang kelelahan, agar bisa membantu mereka.
Setelah satu jam pertarungan di Benteng77 itu. Pihak Kerajaan Yakjud mulai mengerahkan Rank S dan SS untuk mengakhiri perang ini.
“Mundurrrrrrr!” teriak Komandan Randal menyadari kedatangan Swordman kuat dari pihak Goblin.
“Apa Rank kuat dari pihak musuh sudah bergerak,” gumam Regar.
“Ah, sial kami tak sempat mundur!” gerutu Randal, karena Swordman Goblin Rank S telah menyeringai di depannya. Ia melompat jauh dari gerbang tujuh hingga ke Benteng77 itu.
Regar yang akan berlari ke luar Benteng77 itu, tiba-tiba saja Swordman Goblin Rank SS mendarat di depannya.
“Buset besar sekali Pedangnya,” gumam Regar. Padahal tubuh Goblin tersebut pendek dan kurus, namun Pedangnya sangat besar.
“Hahaha aku mau gadis Elf. Sudah lama tak meniduri mereka,” kata Goblin itu tertawa menyeringai melihat ke arah atas. Tempat Archer Talita dan lainnya memanah para Goblin yang ada dibawah.
Dia kemudian menekan kakinya dan melompat tinggi ke atas.
“Mau kemana kalian Elf cantik-cantik,” goda Goblin itu tersenyum.
“Kalian cepat kabur. Biarkan aku yang menghadangnya,” kaya Talita pada Archer lainnya.
“Hahahaha tak ada yang boleh kabur. Kalian harus melayani nafsu birahi mereka hahaha ...” ejek Goblin itu. “Percuma kalian kabur, dibawah anakbuahku telah menunggu kalian,” katanya lagi.
“Jangan dengarkan perkataannya. Cepat kabur!” teriak Talita. Ia tak yakin berapa lama harus menahan Swordman Rank SS ini, mengingat level mereka yang begitu jauh.
Para Archer itu lansung melompat. Benar saja, dibawah para Goblin yang merupakan Rank Diamond dan Platinum segera melesat mengejar mereka.
Beberapa lansung tertangkap, walaupun ia melawan. Namun, ditangkis dengan mudah oleh Rank Platinum pihak Goblin itu.
Melihat rekan Archer mereka tertangkap. Para Swordman Elf yang hampir berhasil kabur, memilih kembali lagi menyelamatkan mereka. Namun akhirnya sudah jelas kematian tragis.
Hanya dengan sekali ayunan Pedang besar Swordman Goblin Rank SS itu, Busur panah Talita lansung terbelah dua. Goblin itu lantas menarik tangan Talita dan merobek pakaiannya.
“Hahaha ... waktunya makan siang Joni kecil,” kata Goblin itu melepaskan resleting celananya. Ia siap menerkam Talita yang meronta-ronta itu, namun tak bisa. Ia sudah digenggam erat oleh Goblin itu.
...⚔️Bersambung⚔️...