Prince Regar Virmilion

Prince Regar Virmilion
Penunjukan Kepala Desa Prosperous



“Pangeran!” bentak Reinhard, karena ia membunuh Balamon dan anakbuahnya. “Anda telah memilih permusuhan pada Pasukan Revolusioner!” teriaknya lagi.


“Oo ... Aku nantikan itu, apakah kalian sanggup!” ejek Pangeran Regar Virmilion dengan menyeringai menatap Reinhard.


Beberapa anak buah Reinhard melompat ke hadapan Regar, Namun Alisa lebih dulu menghadang mereka.


“Hei, bocah-bocah Revolusioner! Apakah kalian sudah bersiap untuk mati!” ancam Alisa membuat mereka mundur kembali.


“Komandan Reinhard! Ternyata betul, mereka diculik oleh tuan Balamon,” kata Swordman yang bertanya pada Elf yang diculik itu.


Reinhard tak menduga Balamon salah satu penyandang dana mereka, ternyata salah satu Elf yang menjual Ras sendiri ke pihak musuh. Reinhard kemudian memutuskan untuk mundur meninggalkan Pangeran Regar Virmilion bersama bawahannya di sana.


“Bagaimana ini Pangeran? Kita apakan harta yang berada di bunker bawah tanah?” Swordman Rank Platinum bertanya padanya.


“Biar aku periksa lebih dulu, sekarang kalian gantung tubuh Balamon dan anakbuahnya di halaman Mansion serta buat tulisan, ‘Pelaku Kriminal’ untuk memberikan peringatan pada yang lain. Kita harus bertindak tegas, supaya tak ada yang berani meremehkan kita,” sahut Regar.


Kelima Swordman Rank Platinum itu lansung menyeret tubuh Balamon dan anakbuahnya ke halaman Mansion. Sedangkan ia dan ketiga Archer menuju bunker bawah tanah untuk mendata berapa banyak harta yang telah dikumpulkan oleh Balamon selama ini.


Regar cukup tercengang melihat tumpukan emas dan barang-barang mewah lainnya. Ternyata Balamon telah menyimpan lebih dulu barang-barang mewah itu ke bunker, sebelum Regar memasuki Mansion.


“Besok kita akan memuat semua harta ini ke kereta kuda dan membawanya ke Istana. Untuk keamanan wilayah ini, aku akan mengirim surat perintah tugas pada Sebastian.”


“Pangeran akan menempatkannya di tempat terpencil ini? Apakah Ratu Violet tak akan marah nantinya?” Alisa terkejut dengan keputusan Regar itu.


“Justru aku sengaja akan mempermainkan bocah itu. Sejauh mana ia mencintai Kerajaan Sirius ini. Karena yang kulihat ia memiliki sifat berbeda dengan Ayahnya, jendral Harrison. Sekalian untuk memancing reaksinya, mereka terlalu nyaman berada di Provinsi Torus dan Athena. Bukannya Goblin itu mengatakan mereka tidak akan menyerang Provinsi Damaskus dalam waktu dekat ini. Itu adalah kesempatan kita untuk membangun ulang kekuatan,” sahut Regar.


“Apakah Pangeran tidak kasihan pada Sebastian, kalau ia benar-benar tulus mencintai Kerajaan Sirius dan mengabdi pada Pangeran.” Alisa bertanya kembali, ia masih penasaran kenapa Pangeran Regar membenci Sebastian.


“Dia tak bersalah. Yang salah adalah kenapa Ratu Violet mencintainya. Otomatis ia harus disingkirkan untuk menghilangkan kebencian dalam diriku.” Regar menyeringai, membuat Alisa merinding. “Dengan menyingkirkan satu orang yang membuat pikiranmu tenang lebih baik, dari pada membiarkannya tetapi pikiranmu kacau, walaupun ia bisa membunuh seribu Goblin dalam sekali tebas.”


“Tinggal rekrut seribu Swordman untuk menggantikan perannya, semua beres hahaha ....” Regar tertawa lepas.


“Hadeh, kukira Pangeran itu orang baik dan lembut, ternyata ada iblis juga di hati Pangeran,” sahut Alisa berjalan menelusuri bunker untuk mencatat berapa total harta milik Balamon itu.


Regar keluar dari bunker dan menuju halaman depan Mansion. Di sana sudah ramai Penduduk desa Prosperous.


“Selamat sore Penduduk desa Prosperous. Aku Pangeran Regar Virmilion, suami Ratu Violet Celestine menyatakan desa ini tidak akan dipungut Pajak atau Upeti selam dua tahun ke depan. Karena harta yang dikorupsi dan hasil perdagangan gelap Balamon yang akan menutupinya. Aku berharap, kalian bisa membangun kembali perekonomian di desa ini. Kalau ada kekurangan atau usulan, kalian bisa mengirim surat pada Badan Usaha Milik Kerajaan Pertanian atau BUMK Pertanian untuk mengatasi kesulitan kalian. Jangan khawatir semua gratis! Tanpa dipungut biaya. Kalau ada yang memungut biaya, segera laporkan supaya kita gantung dia seperti Balamon ini.” Regar menendang tubuh Balamon yang tak bernyawa itu.


Semua diam tak ada yang berani bersuara, mereka masih ragu-ragu. Ucapan Regar itu terlalu manis untuk dicerna. Mereka yakin itu hanyalah harapan palsu.


Regar tak kecewa dengan diamnya mereka. Ia tahu mereka terlalu lama menderita, sehingga sulit menerima perubahan yang datang tiba-tiba.


Alisa menghampiri Regar dan mengatakan 2.000.000 keping emas, Sepuluh kursi merk mahal, Tiga kasur mahal, berbagai Lukisan dengan bingkai emas dan peralatan seperti gelas, piring dan sebagainya terbuat dari emas ada puluhan.


Regar mengatakan untuk mengemas semuanya, kecuali kasur dan kursi, dibiarkan saja untuk di pakai oleh Sebastian beserta anakbuahnya nanti.


Matahari pun terbenam diganti dengan malam penuh bintang. Regar dan bawahannya terpaksa membakar ayam yang mereka beli pada Penduduk dengan harga lima kali lipat, karena mereka enggan menjualnya sebab belum masuk masa penjualan.


Penduduk itu masih mengikuti kalender penjualan yang biasa dibuat oleh Balamon. Regar menurutinya saja, karena sulit untuk mengubah kebiasaan lama secara mendadak. Perlu edukasi yang akan dilakukan oleh Sebastian nantinya pada mereka.


Tengah hari keesokan harinya, Sebastian bersama 50 Swordman dan 10 Archer sampai di desa Prosperous.


“Lapor Komandan!” sapa Sebastian membungkukkan badan memberi hormat.


“Bagaimana keadaan di benteng ibukota, Sebastian?” sahut Regar melambaikan tangan agar ia tak usah menghormat lagi.


“Selama kami bertugas di sana, tidak ada serangan Pasukan Kerajaan Yakjud. Mereka hanya berpatroli saja, tetapi mereka telah berhasil membangun Kastil di sisi berlawanan dengan kita.” Sebastian menjawab pertanyaan Regar.


“Sepertinya Goblin itu tidak berbohong,” gumam Regar. “Baiklah kalian pindahkan semua yang ada di bunker bawah tanah ke dalam kereta kuda yang kalian bawa. Nanti sepuluh Swordman akan mengawal kereta kuda itu ke Kota Ereck,” kata Regar.


“Satu lagi siapa diantara kalian yang akan mengawal mereka?”


Regar bertanya menoleh pada Liliana dan Elsa, dua Archer Rank S. Regar berpikir perlu satu Rank tinggi untuk mengawal harta yang besar itu, untuk mencegah hal yang tak diinginkan.


“Dia!”


Elsa lansung menunjuk Liliana lebih dulu, karena ia lebih suka berpetualang dari pada di Kota Ereck malah mengurusi pemerintahan.


“Baiklah Liliana yang mengawal mereka, bawa juga dua Swordman Rank Platinum bersamamu,” kata Regar.


Liliana terpaksa menuruti perintah Regar, padahal ia juga malas kembali ke kota Ereck.


“Sebastian!” seru Regar lagi.


“Siap Pangeran!” sahutnya.


“Mulai sekarang, kamu bertanggung jawab atas keamanan desa Prosperous beserta desa-desa di sekitar sini, kamu juga akan bertindak sebagai kepala desa di semua desa sekitar sini. Kami telah meninggalkan 100 Keping emas untuk biaya operasional kalian. Jangan pungut Pajak atau Upeti selama dua tahun,” kata Regar.


Sebastian kaget mendengarnya, ia akan berada di desa ini selama dua tahu ke depan. Dia mengangguk, menyetujui perintah Regar, ia juga berpikir Regar masih tidak menyukainya.


Setelah itu Regar dan bawahannya, menuju desa yang lain untuk melihat kondisi desa-desa di sana. Serta menyelidiki tujuan Goblin menculik Elf dan musuh atau kawan baru dari Pasukan Revolusioner yang belum jelas tujuan utama mereka itu.