Prince Regar Virmilion

Prince Regar Virmilion
Raja Makjud Turun Tangan



Raja Virmilion berkali-kali menatap ke arah sisi tempat Putra bungsunya bertarung dan setiap kali ia melihat cahaya menyilaukan terpancar dari sana, maka ia akan menghela nafas dalam-dalam, karena itu menandakan Regar Virmilion masih hidup dan berjuang melawan Raja Makjud serta Pasukannya.


Koalisi Empat Kerajaan kini telah merangsek maju hingga sejauh Satu Kilometer dari Pangkalan pertahankan Kerajaan Sirius.


Ratu Violet dan Charlotte juga ikut maju, walaupun hanya di barisan belakang dan menembakkan anak panah secara acak ke barisan belakang Pasukan Kerajaan Yakjud.


Untuk mencapai posisi Pangeran Regar Virmilion, mereka harus merangsek maju sejauh Dua Kilometer lagi dan itu membutuhkan waktu yang cukup lama, walaupun Raja Virmilion dan Pasukan Rank SSS Akkadia bertarung dengan ganas—membunuh Goblin secara membabi-buta.


Namun, jumlah Goblin yang sangat banyak membuat gerakan mereka terhambat dan harus melumpuhkan mereka dulu agar bisa mencapai sisi Pangeran Regar Virmilion bertarung.


...***...


Burung elang pembawa pesan hinggap di pundak Raja Makjud yang masih membiarkan bawahannya melawan amukan Pangeran Regar yang membabi-buta menghancurkan mereka.


“Raja Makjud hampir mendekat kemari?” Raja Makjud mengerutkan keningnya.


Dia sudah curiga Raja Virmilion akan ikut campur tangan dalam Perang ini karena tak mungkin seorang Pangeran yang masih labil berani menantang Kerajaan besar yang memiliki pengalaman bertempur melawan Kerajaan-Kerajaan besar.


“Kalian semua fokus menghadapi Beleza saja!” seru Raja Makjud sembari menghunus Pedangnya. “Hei, bocah... aku akan memajang kepalamu di gerbang Kota Sollhel agar Raja Virmilion menangis histeris!” ejeknya.


Para bawahan Raja Makjud yang kini hanya tinggal Seratus Ribu Goblin lagi segera memberikan ruang agar Raja Makjud bisa mendekati Pangeran Regar.


Dia segera menggunakan semua Mana yang tersisa untuk menghadapi Raja Makjud dan berharap Beleza tetap selamat saat ayahnya sampai ke sini.


Raja Makjud berubah menjadi asap hitam dan menghilang dari pandangan Pangeran Regar yang langsung melepas Puluhan Kloning Pedang Queen E.Ve—yang melesat secara acak, karena Pangeran Regar berharap salah satu Kloningan Pedang itu menancap pada Raja Makjud.


Namun, asap hitam muncul di belakang punggung Pangeran Regar dan tiba-tiba asap hitam itu menjadi Sosok Raja Makjud yang langsung menebas punggung Regar.


Layar Virtual menunjukkan penurunan jumlah Capacity Mana sebesar 10.000 akibat Damage dari tebasan Raja Makjud.


Regar terhempas sejauh sepuluh meter dan tanah terbelah sangat dalam; untung saja ia langsung memperkuat armor-nya ketika Raja Makjud menghilang.


Di sisi lain, Beleza mulai kewalahan menghadapi gempuran Rank SSS Pasukan khusus yang langsung dibawah perintah Raja Makjud tersebut.


Ribuan Manusia Pohon yang Beleza ciptakan dihancurkan oleh para Rank SSS yang memaksa Beleza menjauh dari lokasi pertarungan suaminya dengan Raja Makjud.


“Sial! Aku tak bisa menciptakan Manusia Pohon baru karena mereka dengan sengaja membakar hutan!” keluh Beleza—mencoba merapal Mantera Sihir membuat Manusia Pohon, akan tetapi tidak ada Manusia Pohon yang tercipta.


Namun, tiba-tiba Beleza teringat Pohon yang terbakar hanya bagian atasnya saja—sedangkan untuk akarnya masih tetap aman di dalam tanah.


Dia kemudian memikirkan rapalan mantera apa yang cocok untuk akar-akar Pohon tersebut.