
Pesona ketampanan Sebastian memang tak ada tandingannya. Masalahnya, itu membuat lelaki Elf lainnya iri. Termasuk Pangeran Regar Virmilion yang juga tak kalah tampan kalau ia lahir di Planet Bumi.
Anso De Beleza tak berkedip sedikitpun memandangi wajah tampan Sebastian. Inikah yang akan menjadi suaminya, apakah ia mau dengan makhluk aneh sepertinya? Beleza menjadi bimbang, ia sungguh berharap mendapat suami tampan itu.
“Saya Traidor datang dengan damai. Adakah yang berpangkat tinggi di sana? Kami ingin berbagi informasi rahasia.” Traidor lebih dulu angkat bicara.
“Tidak ada yang berpangkat tinggi. Aku cuma Komandan pasukan biasa saja. Kalau kalian bersabar, mungkin beberapa hari lagi akan bertemu Pangeran Regar Virmilion, suami Ratu Violet Celestine yang sekaligus menjabat Komandan militer kota Ereck,” sahut Sebastian.
Traidor mengekerutkan keningnya, ia ingin bertemu segera dengan salah satu pejabat tinggi, tetapi mendengar nama Pangeran Regar Virmilion, Traidor berpikir Beleza akan lebih aman saat bersamanya.
“Bolehkah kami menunggunya. Karena, kami harus bertemu dengannya, informasi ini tidak bisa diberikan sembarangan.” Traidor berbicara lagi.
“Tidak bisakah katakan sekarang saja, aku takut keberadaan kalian membuat warga desa ketakutan,” kata Sebastian masih dengan posisi waspada. Dia tak yakin bergitu saja dengan ucapan Goblin yang tampak mencurigakan itu. Apalagi ia adalah Goblin Swordman Rank S, terlalu sopan berbicara dengannya yang cuma Swordman Rank Platinum.
“Aku mau dengannya tuan Traidor,” bisik Beleza.
Traidor terkejut mendengarnya, memang wajar Beleza jatuh cinta, karena Elf di hadapan mereka itu sangat tampan. Namun, masalahnya ia tak memiliki kedudukan tinggi untuk menjamin keselamatan Beleza.
“Tidak bisa Beleza. Apakah kamu sudah lupa dengan yang kukatakan sebelumnya? Ini bukan soal cinta, tetapi keselamatanmu.” Traidor mengingatkannya.
Beleza menggerutu, pupus sudah impiannya menikahi Elf tampan. Kemudian ia melihat dari kejauhan ada Lima Elf dan satu laki-laki yang ia tak tahu masuk Ras apa mendekati mereka.
Archer Elf berbisik pada Sebastian, kalau rombongan Pangeran Regar mendekati pos perbatasan.
“Mari kita berbicara di pos saja—Pangeran Regar sebentar lagi akan sampai kemari,” ajak Sebastian.
Traidor lansung mendekat, ia tak menarik Pedang kembar dari punggungnya. Karena ingin menunjukkan pada Elf-Elf itu bahwa ia memang datang dengan niat baik.
Beleza tak melepaskan pandangannya pada Sebastian yang juga telah menghilangkan baju jirah yang terbuat dari tenaga dalamnya. Karena ia kini merasa aman setelah Pangeran Regar mendekat, ia tahu ada dua Archer Rank SS bersama Regar.
Sebastian menatap Beleza, ia penasaran Ras apakah wanita itu. Apakah masih ada Ras lain jauh di selatan Kerajaan Yakjud.
“A-aku Anso De Beleza, panggil saja Beleza. Masih gadis, belum memiliki kekasih hehehe ....” Beleza berbicara lebih dulu, karena Sebastian tampak penasaran dengannya.
“Oo, aku Sebastian. Senang berkenalan denganmu,” sahut Sebastian yang membuat Beleza berbunga-bunga mendengarnya, detak jantungnya berdebar-debar kencang, tetapi sayangnya Traidor tidak membolehkannya menikahi Elf biasa.
“Ada Goblin di Pos perbatasan, sepertinya mereka sedang mengobrol dengan Sebastian,” kata Alisa yang menggunakan penglihatan jarak jauhnya.
“Setelah hanya mendapatkan sedikit buruan Goblin, akhirnya kita menemukan mereka lagi,” sahut Regar tersenyum lebar.
Dia sengaja berburu Goblin untuk meningkatkan kekuatannya dan mempercepat proses naik Rank-nya. Saat ini Capacity Mana miliknya telah meningkat pesat.
Papan Virtual Job milik Regar adalah :
Profil
Nama: Regar Virmilion
Usia: 19
Rank: Gold
Job: Swordman
Misi:
Misi dikerjakan: Membereskan Penyelundup dan Perburuan Goblin
Misi Selesai : 2
Pendapatan Setelah Dipotong Pajak : 55.000 Poin
Itulah perkembangan yang dialami Regar saat ini, ada peningkatan besar pada penyimpanan Mana. Yang merupakan kunci utama dalam bertarung selain Rank tentunya. Dengan banyaknya Mana yang terserap, otomatis akan membuat Swordman atau Archer bisa menggunakan tenaga dalam dalam waktu lama.
Perlu diketahui juga, ia bukan lagi anggota Guild Serigala Isfahan, tetapi masuk sebagai Komandan Militer Kerajaan Sirius, sehingga yang membayar Poin itu adalah Kementerian Keuangan Kerajaan Sirius.
***
Regar melirik Beleza yang ia rasa cukup unik. Karena ia telah lama tinggal di peternakan, tentu saja ia tahu tanduk yang ada di kepala Beleza adalah tanduk kambing jantan, sedangkan tubuhnya seperti wanita. Membuat Regar senyum-senyum sendiri melihatnya.
Pandangan mata Beleza tertuju pada Regar, ia merasa Regar sedang menertawainya.
“Inikah Pangeran aneh itu? Tampangnya memang beda dengan Elf lain. Dia sangat tampan juga, tetapi sikapnya itu tidak aku sukai. Sebastian saja yang lebih tampan tidak menertawaiku,” gumam Beleza yang tak suka bila ada yang mengomentari fisiknya.
Sebastian buru-buru menghadap Regar, agar ia tidak kena semprot lagi. Dia tahu suami Ratu Violet itu sangat membencinya, hanya karena ia bersahabat dengan Violet.
“Pangeran!” lapor Sebastian, “ada tamu dari Kerajaan Yakjud. Katanya dia memiliki informasi rahasia yang akan ia bagikan untuk Kerajaan Sirius,” lapor Sebastian lagi.
“Informasi rahasia?” Regar berpikir apakah ada hubungannya dengan penyelundupan Elf yang beredar akhir-akhir ini. “Baiklah bawa mereka ke Mansion. Kami akan berbicara empat mata dengannya,” lanjut Regar tetap memandangi Beleza tanpa menoleh pada Sebastian.
Sebastian lansung undur diri dan mengajak Traidor dan Beleza ke mansion yang cuma berjarak dua ratus meter dari pos perbatasan.
“Bagaimana Alisa. Apakah kedua Goblin itu bisa dipercaya. Eh, si tanduk kambing itu Goblin atau bukan, sih?” Regar masih penasaran dengan Beleza.
“Dia cuma Rank S, kita bunuh saja bila pembicaraannya tak bermanfaat, tetapi wanita bersamanya itu aku juga baru kali ini melihat makhluk seperti itu. Namun, anehnya dia tampak tak memiliki Rank, tetapi aku merasakan ia memiliki kekuatan yang sangat besar,” sahut Alisa.
“Berarti yang perlu kita waspadai bukanlah Goblin itu, tapi si kepala kambing.”
“Berhenti mengatakannya kepala kambing Pangeran. Dia nanti tersinggung,” sela Elsa. “Mungkin saja ia seperti Anda, kehadirannya tidak diinginkan,” katanya lagi.
Regar tersenyum masam, kata-katanya memang mengandung nasehat, tetapi menusuk hati juga.
Mereka kemudian menuju Mansion, sementara tiga Swordman Rank Platinum yang datang bersama Regar, disuruhnya berjaga di pos perbatasan. Itu ia lakukan mengantisipasi serangan dadakan. Bisa saja kedua Goblin itu hanya pengalih perhatian saja.
Di mansion, Beleza masih berusaha untuk mendapatkan perhatian dari Sebastian yang tampak dingin. Padahal sebelum Regar datang ke Sirius, ia memiliki pribadi yang ceria, tetapi sejak Regar datang ia berusaha tampil dingin agar tak menarik perhatian lagi. Takutnya gara-gara ia lebih tenar, Regar kembali melampiaskan kekesalan padanya.
“Ada apa nona Beleza? Anda sejak tadi mengikutiku. Ini jalan buntu lho, dan juga toilet pria.” Sebastian akhirnya berbicara.
“Ma-maaf!” Beleza lansung kabur, ia tak sadar tadi mengikuti Sebastian ke dalam toilet juga. “Ih, dasar diriku! Apakah ini yang dinamakan cinta? Hingga diriku bertingkah bodoh seperti Novel karangan Sicuacua. Novelis Goblin paling romantis di Yakjud,” gumam Beleza senyum-senyum. Namun senyuman itu hanya sementara saja, karena si tampan lain senyum-senyum menatapnya.
Beleza langsung membuang muka ke arah lain, membuat Regar tersenyum masam. Padahal ia merasa tak melakukan kesalahan apapun padanya, tetapi wanita bertanduk kambing itu malah menunjukkan ketidaksukaannya lansung. Dia menjadi berpikir, apakah karena dia Pangeran terkutuk? Regar akhirnya menghela nafas panjang dan menunju ruang tamu menemui Traidor.
...~Bersambung~...