
Ratu Violet Celestine dan Charlotte terkejut melihat tubuh Vanessa hanya tinggal dari perut ke kaki saja, sehingga keduanya berteriak histeris.
Anak panah dari Freya segera menghantam Siluman Burung, sehingga menimbulkan ledakan yang sangat besar—membuat tenda-tenda Pasukan Kerajaan Sirius ikut hancur berkeping-keping.
Freya sangat marah dan segera menargetkan Siluman burung lainnya. Dia seperti sedang dirasuki setan saja.
Violet Celestine menatap Pasukan Kerajaan Sirius yang kini kocar-kacir terdesak oleh Pasukan Kerajaan Yakjud yang jauh lebih banyak dari Pasukannya.
“Perintahkan pasukan kita untuk segera mundur!” seru Violet Celestine membuat keputusan.
“Apaaaaa?” Charlotte terkejut mendengarnya.
“Kita tak bisa lagi melanjutkan Perang ini!” sahut Violet sembari menyeka air matanya.
Charlotte menghela nafas dalam-dalam dan berkata, “Baiklah! Aku akan ....”
Tiba-tiba ia terkejut melihat di langit muncul puluhan ribu bola-bola Api yang melintas di atas mereka dan bola-bola api itu mengarah pada Pasukan Kerajaan Yakjud yang ada di barisan belakang.
Tak berselang kemudian, hujan anak panah juga mengarah ke Siluman burung yang langsung hancur berkeping-keping di langit.
“Pasukan Kerajaan Akkadia akhirnya datang!” kata Charlotte dengan senyum cerah.
“Raja Virmilion membantu Kerajaan Sirius?” Violet Celestine merasa seperti mimpi saja.
Kedua Kerajaan kecil itu ikut membantu, karena mereka memiliki menantu dari Pangeran Akkadia lainnya yang merupakan Saudara kandung dari Pangeran Regar Virmilion.
Tiga Juta Pasukan Gabungan Ketiga Kerajaan kemudian berhamburan melompat dari Kapal dan berlari ke arah pantai—ikut bergabung dengan Pasukan Kerajaan Sirius yang telah terdesak oleh Pasukan Kerajaan Yakjud.
“Lapor Jenderal Cranio!” Swordsman Rank SSS Kerajaan Yakjud menghadap Panglima Tertinggi Kerajaan Yakjud tersebut. “Raja Virmilion telah muncul bersama Pasukan yang sangat besar!” katanya lagi.
“Dia?” Cranio mengerutkan keningnya dan tak menyangka prediksi Raja Makjud ternyata benar. Raja—Kerajaan Akkadia itu tidak akan mungkin membiarkan putranya mati di tanah Ras Goblin ini, bahkan ia tidak takut Dua Kerajaan besar Elf lainnya akan menyerang Kerajaannya—karena ia mengosongkan militernya di sana. Semua sudah tahu kalau tiga Kerajaan besar Ras Elf tak pernah akur, bahkan mereka membiarkan Kerajaan Sirius hampir dimusnahkan oleh Kerajaan Yakjud—untung saja Raja Celestine cukup pintar, ia sengaja menikahkan Putrinya yang sangat cantik dengan Pangeran terkutuk dari Kerajaan Akkadia yang rumornya bahkan tidak pernah berada di istana Kerajaan dan ia dikarantina disuatu tempat rahasia.
“Apa yang akan kita lakukan, Jenderal?” Swordsman Rank SSS tersebut kembali bertanya.
“Tetap gempur mereka dengan kekuatan penuh, tak ada waktu untuk mengatur ulang rencana. Lagi pula kita masih unggul jumlah dari mereka, walaupun sih Rank Pasukan bala bantuan mereka jauh lebih kuat dari Kerajaan Sirius!” Panglima Tertinggi Kerajaan Yakjud tersebut menghela nafas dalam-dalam.
Swordsman Rank SSS tersebut menganggukkan Kepala dan kembali ke baris depan untuk memberitahu semua komandan Pasukan—agar terus menggempur musuh.
...****...
Raja Virmilion berjalan dengan santai di atas tumpukan mayat-mayat Elf maupun Goblin. Bau anyir dari darah yang menggenang hingga menutupi telapak kaki membuatnya mengerutkan kening, karena tak menyangka Perang ini sangat mengerikan.
Dia menenteng Pedang yang sangat besar di pundaknya, sehingga para Goblin langsung ragu mendekatinya—apalagi armornya justru berwarna emas sehingga tampak mencolok sekali dan ada Seribu Rank Swordsman Rank SSS mengikutinya. Diantara mereka ada Lima Pangeran Akkadia yang ikut serta.