Prince Regar Virmilion

Prince Regar Virmilion
Benteng77 Jatuh ke Tangan Pasukan Kerajaan Yakjud



Pangeran Regar Virmilion sudah menaiki kuda untuk kabur, namun para Swordman Kerajaan Sirius malah kembali lagi kebelakang. Karena para Goblin menangkapi para Archer yang mencoba kabur.


Sebagian Archer itu memilih bunuh diri daripada diperkosa oleh para Goblin nantinya. Namun para Swordman Kerajaan Sirius itu ternyata hanya menyetor nyawa mereka saja. Karena lawan yang mereka hadapi adalah Rank Platinum.


Komandan Randal tak bisa berbuat banyak hanya beberapa gerakan saja kepalanya telah lepas dari raga. Nasib serupa juga dialami oleh Komandan lainnya. Dalam sekejap Pasukan Kerajaan Yakjud telah merebut Benteng77.


“Semua sudah berakhir,” gumam Regar yang berhasil menyelamatkan satu orang Archer Elf dari tangan Goblin. Regar juga menjadi bimbang, apakah akan kabur, karena Talita sudah ditelanjangi oleh Goblin Rank SS di atas Benteng77. “Kau kabur lah, naik kuda. Jangan menoleh kebelakang!” Perintah Regar pada seorang gadis Elf yang ia selamatkan.


Para Goblin menyeringai menatap Regar yang tinggal seorang diri.


“Habis sudah. Aku akan mati di sini,” gumam Regar mengeluarkan kedua pistolnya dan menembak itunya Goblin Rank SS yang akan dimasukkan pada mahkota berharga Talita.


“Akh!” Pekik Goblin itu kesakitan, karena sepuluh peluru dari dua Pistol G-2 yang Regar tembakkan secara beruntun. Tak hanya sampai di situ, Regar kemudian mengeluarkan bom asap dari ranselnya dan melemparnya secara acak. Sehingga Benteng77 berasap membuat pandangan para Goblin itu terbatas.


Regar kemudian kabur, ia sangat sedih saat melihat sorot mata Komandan Archer Talita yang menatap lesu padanya. Air matanya mengucur deras, namun apalah daya, Regar tak mungkin bisa melawan Rank SS, apalagi ada beberapa Rank S lainnya juga di sana. Bisa menyelamatkan diri sendiri saja sudah keberuntungan besar baginya.


Setidaknya dia lepas dari genggaman Goblin itu dan bisa melakukan bunuh diri, agar tak merasakan penderitaannya dari siksaan mereka. Itulah yang terpikirkan oleh Regar tadi saat ia menghancurkan ******** Goblin Rank SS itu. Tapi juga Talita harus cepat melakukan bunuh diri, karena ******** Goblin itu sebentar lagi akan regenerasi kembali.


Saat Regar telah menghilang dari pandangan Talita, ia segera meraih pisau yang terselip di pinggang Goblin itu.


Talita lansung menancapkan pisau itu tepat ke jantungnya. Hingga ia lansung tersungkur ke bawah. Hal serupa juga dilakukan oleh para Archer yang tertangkap lainnya, saat Regar melempar bom asap itu, mereka memanfaatkan momentum itu untuk meraih pisau yang terselip di pinggang para Goblin dan melakukan Harakiri istilah Jepangnya, merujuk pada tindakan bunuh diri.


“Kurang aja!“ teriak Goblin Rank SS itu, karena mangsanya telah mati mengenaskan. “Cepat kalian kejar dia!” Perintahnya lagi.


Para Goblin Rank Platinum segera mengejar Regar dengan kuda-kuda tersisa milik Prajurit Kerajaan Sirius yang telah tewas.


Masih ada 3000 kuda yang tersisa di luar Benteng77, karena memang hampir seluruh Prajurit Kerajaan Sirius yang ada di Benteng77 itu telah tewas, kecuali beberapa Archer yang berhasil kabur. Itupun tak sampai 30 Elf saja.


Regar menoleh kebelakang, karena ia mendengar suara umpatan-umpatan para Goblin menyusulnya.


“Ah, sialan! Mereka mengejarku,” gerutu Regar memacu kudanya lebih cepat. Ia menyuntikkan morfin pada kuda yang ia tunggangi agar tak merasa kelelahan.


Nasib mujur menyertai Regar, karena dalam serangan lansung Pasukan Kerajaan Yakjud ke Benteng77 itu tak menyertakan para Archer mereka. Jikalau sampai ikut dan mengejar Regar tentu itu sangat merepotkan. Regar harus berjibaku menghindari serangan anak panah Archer itu.


***


“Apa yang terjadi?” tanya Violet saat melihat beberapa Archer berdatangan dengan buru-buru.


“Ratu Violet! Benteng77 telah jatuh ke tangan musuh. Jumlah pasukan mereka sangat banyak. Kita harus mundur segera!“ kata Archer yang selamat itu.


“Semua telah gugur Ratu,” jawabnya lagi sambil meneteskan air mata. “Komandan Talita menyuruh kami kabur, ia tertangkap oleh Swordman Rank SS. Kemudian kami kabur dan menoleh kebelakang, tak ada lagi yang datang. Sepertinya semua sudah berakhir,” katanya dengan tangis tersedu-sedu mengatakan kronologi kejadian di Benteng77.


“Bagaimana ini Sebastian?” tanya Violet. Ia tak meminta saran pada Rank SSS yang mengawalnya. Padahal mereka sudah berpengalaman dalam berbagai macam medan perang. Namun ia malah bertanya pada Komandan yang hanya bertugas sebagai pengawal pribadinya saja.


“Aku sarankan kita mundur ke kota Marseille. Kurasa invasi ini akan terus berlanjut,” kata Sebastian.


“Baiklah semuanya kita mundur ke kota Marseille!” Perintah Violet.


Narnia, yang merupakan Archer Rank SSS yang mengawal Ratu Violet Celestine menarik anak panah busur panahnya. Ia kemudian membidik ke depan membuat takut Sebastian yang berada dalam posisi bidikannya.


“Na-narnia! Apa yang kau lakukan?” tanya Violet dengan gugup, ia takut Narnia malah membunuh Sebastian.


Narnia tak menggubris perkataan Violet, ia mengalirkan 5000 Capacity Mana. Kemudian merilis anak panah itu, yang melesat seperti angin topan. Sebastian sampai terpental dari kudanya, saat anak panah melintas di atas kepalanya.


“Ah, maaf Ratu. Aku harus fokus saat membidik. Aku melihat sekitar 3000 Swordman Pasukan Kerajaan Yakjud sedang menuju kemari. Mereka sepertinya mengejar Swordman Rank Silver dari guild Serigala Isfahan,” kata Narnia.


“Hahaha Swordman yang menarik. Rekan-rekannya kembali ke Akkadia. Eh, dia malah menantang maut di sini.” Swordman Zeus yang merupakan Rank SSS itu tertawa.


“Apa tindakan kita Ratu?” tanya Enel yang juga Swordman Rank SSS.


“Bagaimana menurutmu Narnia?” tanya Violet padanya. Karena jangkauan penglihatan Violet sangat jauh, berbeda dengan Ratu Violet Celestine yang masih Rank rendah itu.


“Sudah tinggalkan saja. Mereka adalah Rank Platinum, sedangkan Pasukan Ratu cuma Rank Diamond. Kalau kita membantunya, maka bala bantuan lain akan datang. Ingat ini adalah invasi militer skala besar. Berarti ada banyak Rank SSS dibelakang sana. Lebih baik kita kembali ke kota Marseille, melakukan persiapan matang di sana. Karena mereka butuh waktu beberapa hari untuk melanjutkan invasi ke sana. Karena harus memindahkan logistik melewati Benteng77 itu cukup sulit,” jawab Narnia menjelaskan masukan darinya.


Ratu Violet Celestine berpikir sejenak, ia bimbang membuat keputusan dan melirik Sebastian yang lansung mengedipkan matanya untuk menyetujui usulan Narnia.


“Baiklah segera berangkat ke kota Marseille!” Perintah Violet. Saat itu juga rombongan Ratu Kerajaan Sirius yang membawa 5000 Prajurit militer itu memutar haluan.


***


“Booommmm!” Ledakan besar menewaskan 50 Penunggang kuda Pasukan Kerajaan Yakjud yang mengejar Regar tewas seketika.


Para pengejar Regar lainnya lansung berhenti memacu kudanya. Mereka mengira bala bantuan Kerajaan Sirius telah tiba. Walaupun tak terlihat siapapun di depan mereka. Namun mereka dapat memprediksi bahwa serangan ini dilakukan oleh Archer Rank SSS.


“Hahaha aku selamat,” gumam Regar senang. Karena para Goblin tak mengejarnya lagi. Ia terus melanjutkan perjalanan ke kota Cordova.


...Bersambung...