Never Forget

Never Forget
Reihan about Dino



Selama di perjalanan Reihan selalu teringat bagaimana Dino dengan tulus mencintai Naomi. Ia tidak pernah meninggalkan Naomi ataupun melupakannya. Dino juga yang menyadarkan dia tentang cinta yang sebenarnya. Cinta yang membuat kita bahagia.


"Dino, kenapa Lo gak jatuh cinta sama Sella. Adik gw!" Ia sedang membalas email dari Dino. Seharusnya dia tahu dimana Dino.


Throwback 6, Tahun yang lalu, Inggris.


Hari dimana Reihan memutuskan untuk mengakhiri status lajangnya dan menikahi gadis pilihan hatinya. Gadis yang jauh dari type idealnya selama ini. Gadis pendiam dan sederhana bernama Nira.


Reihan masuk ke dalam ballroom seperti pangeran gagah dengan baju tuxedo hitam dan juga bunga yang tertempel di saku jasnya. "Kak, kakak yakin mau nikah sama Nira, dia itu kan" ucap Sella pada Reihan.


"Hutss! aku yakin" ucapnya tegas.


"Seseorang pernah berkata kepadaku, bukalah hatimu, dan liat sekitarmu, hiduplah dengan orang yang bisa membuatmu bahagia bukan membuatmu menjadi orang lain karena saat kamu hidup bahagia. Ketika kamu bahagia kamu akan menjadi orang yang lebih baik lagi." Reihan lalu berjalan menuju pelaminan dimana ada Nira dengan kaca matanya telah menunggunya.


Dino duduk dibangku keluarga dan tersenyum padanya. "Cintailah orang yang mencintaimu bukan hanya melihat fisikmu." ucapnya dalam ingatan Reihan. Di dalam hatinya dia sangat berterima kasih, "kamu benar Din, selama ini aku sudah berbohong pada diri sendiri, hal terbodoh yang selalu kita lakukan. Hari ini aku akan memiliki hidup yang baru." Ia terus melangkah dan dengan lancar mengucapkan janji suci pernikahannya.


Inggris, 1 tahun yang lalu sebelum Reihan mengenal Nira.


"Reihan! kenapa kamu gak kasi tahu aku soal laporan dari Alexander!"


"Kenapa kamu sembunyikan ini semua dari aku." Dino lalu mengambil jaketnya dan kunci mobilnya.


"Lo mau kemana?" tanya Reihan.


"Aku mau balik ke Indonesia sekarang." Jawab Dino.


"Gak lo gak boleh pergi! Lo harus lupain dia! Lo harus buka hati untuk yang lain. Bukannya, lo bilang gak mencintai dia?" Reihan menahan tangan Dino lalu memukulnya.


Dino berdiri lalu bertanya pada Reihan dan mengelap darah di bibirnya. "Dari mana kamu tahu aku gak mencintai dia? Reihan, kamu yang paling tahu alasan kenapa saat ini aku ada di Inggris. Because I love her." Ucapnya dengan nada yang lebih tinggi, ia mendorong Reihan untuk tidak menghalangi jalannya.


"Dia udah selingkuh Dino. Dia mengkhianati lo!" teriak Reihan membuat langkah Dino terhenti dan berbalik kepadanya. Dia hanya menggelengkan kepala lalu pergi menuju mobilnya. Reihan yang tidak ingin mereka berdua bertemu, ia memutuskan mengejar Dino dan mendorongnya hingga tersungkur.


"Reihan Lo itu kenapa? Kenapa harus kasar kayak gini."


Ditariknya kerah kemeja Dino, "Buka hati dan mata lo!" Ia terus mengepalkan tangannya.


"Lo jangan buta! Lo udah ninggalin dia jadi buat apa lagi ketemu!" teriak Reihan.


"Aku gak mau dia berusaha menjadi seperti Sella hanya untuk mendapatkan persetujuan papaku dan aku gak mau dia membahayakan dirinya sendiri hanya untuk belajar berkuda demi untuk diterima di keluargaku."


"Aku ingin dia bahagia dengan dirinya sendiri."


"Aku buta! Iya! Aku buta tapi diriku sadar penghianatan dia dimulai dari aku yang gak pernah ada buat dia, gak tahu dia susah, gak tahu dia kerja cuman demi tetap bertahan bersama dengan aku, Reihan."


"Aku tidak mencintai dia berarti aku sangat mencintai dia, aku muak berarti aku menginginkannya. Terkadang kita akan jauh lebih mudah berkata tidak dibanding berkata iya, dan itu aku. Aku sulit mengekspresikan diriku. Aku bukan orang yang mudah berkata cinta pada orang lain namun aku ingin sekali mengatakannya pada Naomi. Aku terlalu terkungkung dengan kekakuan ku sehingga akan lebih mudah bagiku untuk berkata aku tidak mencintai dia"


"Tapi tetap Lo harus buka hati untuk orang lain."


"Wanita lain? siapa Reihan?" Dino mendekat pada Reihan, lalu berkata "Sella? kamu tahu aku tidak pernah menyukainya." Dino gantian mencengkram kerah Reihan.


Mereka bertengkar, "Lo tahu adik gw suka banget sama Lo." Ucap Reihan dengan sangat jelas. "Tapi gw gak suka!" Balas Reihan.


"Karena dia, kamu memilih Naomi dibandingkan Sella" Reihan meninju Dino.


"Kamu salah, aku menyukai Naomi sejak kecil. Di saat itu, aku sudah memilih dia." Reihan ingin memukul Dino lagi.


"Kamu sudah kenal dia dari kecil? Sejak kapan Dino? Naomi temen SMP kita? Naomi yang pernah membuatku masuk ruang BP karena mengerjai Nira?"


"Reihan, Aku tahu Sella menyukai aku tapi kalau aku nyakitin dia membuatnya menangis, apa yang akan kamu lakukan padaku? membunuhku? masih mau berteman denganku?" Dino menepuk pundak Reihan,


"Aku juga punya adik perempuan. Aku tak ingin dia disakiti orang lain. Sama seperti kamu, jadi bukalah hatimu, dan lihat sekitarmu, hiduplah dengan orang yang bisa membuatmu bahagia, bukan membuatmu menjadi orang lain, karena saat kamu hidup bahagia, kamu akan menjadi orang yang baik."


Setelah kejadian itu, Dino memutuskan untuk kembali ke Indonesia setelah mendengar Naomi akan pulang dan mengikuti kencan buta. Sementara pembicaraannya dan Dino membawa dampak yang cukup besar bagi lelaki itu, ia menyadari selama ini menutup dirinya dan tak pernah merasakan kebahagiaan dalam dirinya. Dia bertekad untuk mendapatkan kebahagiaannya.


Nira akhirnya melempar bunga pernikahannya, dan Sella yang mendapatkannya begitu juga dengan Adam yang memberikan kode pada Sella. 6 Bulan kemudian Adam dan Sella menikah.


Kembali lagi ke keadaan sekarang, Reihan masih dalam posisi memandang email dari Dino. Ia membaca dengan seksama beberapa hal yang disampaikannya salah satunya adalah keinginannya untuk segera bercerai dari Naomi. Ia juga meminta Reihan untuk menjadi pengacaranya. Reihan memang pengacara perusahaan.


"Aku berharap urusan ini segera selesai. Aku menunggumu di San Fransisco."


Tiga hari kemudian surat panggilan dari pengadilan Agama di terima oleh Naomi. Satu langkah lagi, ia akan benar-benar menjadi orang asing bagi Dino. Sementara itu, di San Fransisco Dino memulai hidupnya yang baru bersama Sang Mama. Ia juga mengambil keputusan besar yang akan merubah statusnya dan hidupnya.