
diriku dan dirimu
๐น๐น๐น
betapa senangnya cinta aldynya sudah sadar, tapi sepertinya aldy masih dalam pengaruh obat dan kembali tertidur setelah dipaksa cinta makan , dan tampaknya aldy tak mau berpisah dengan cinta aldy tertidur sambil menggenggam tangan cinta.
ceklek ...
mom melihat pemandangan yang mengharukan cinta tertidur disamping aldy sambil bergenggaman tangan.
mom segera datang ke rumah sakit sesaat setelah cinta mengabari bahwa aldy sudah sadar.
mom pun menunggu mereka di sofa dan tertidur jg disana karena beberapa hari ini mereka tak bisa tertidur dengan nyenyak karena aldy dalam keadaan koma.
keesokan harinya aldy terbangun dan melihat cinta ada disampingnya, aldy memandangi cinta dengan penuh kasih dan merapikan anak rambut cinta yang berceceran.
"akhirnya cintaku ada disampingku,aku kira akan kehilangannya aku berjanji akan selalu menjaganya dan tak kan pernah menyakitinya"lalu aldy mencium keningnya
"ehmmmmm....kau sudah bangun"tatap cinta sambil mengecek suhu tubuh aldy.
mereka saling menatap dan memberikan morning kiss nya.
lalu cinta pun turun dari atas dan kaget sekali melihat mom yang melipat tangannya di atas dada sambil melihat kelakuan anaknya
"mommmm..."ucap cinta terkejut
"hmmmm anak anak momy gak sadar momynya dari dsini yaaa....momy dicuekin nih dari tadi malam..."mom berpura pura marah
cinta dan aldy pun terkekeh
"sory momi chayang...muachhh"cinta menghampiri momi dan mengajak menemui aldy
momi meneteskan air mata dan menatap anaknya yg terbaring, momy sedikit trauma kejadian 4th lalu
"don't cry mom"sambil mengerlingkan air matanya
"terjadi lagi, naughty boy, momy benar benar cemas"seraya tak bisa berkata kata lagi dan mengeluarkan air matanya
"uhhhhmmmm...don't cry my sweety mom"
aldy merentangkan tangannya sambil tersenyum.
cinta pun mengelus pundak momy dan ikut menangis, tapi ini tangis bahagia.
tok...tok...tok..
"pagi dok..."cinta mempersilahkan dokter masuk untuk memeriksa aldy
"hmmm..semua nya sudah baik tapi tuan aldy masih harus tetap minum obatnya dan masih ada antibiotik yang disuntikan,jadi masih harus dirawat 2 hari lagi"penjelasan dokter
"nah sayang semangat yaa biar cepat pulang" cinta menyemangati aldy dan aldy pun hanya tersenyum melihat cinta
๐น๐น๐น
2 hari kemuadian aldy sudah diperbolehkan pulang, saat siap siap tiba tiba hp cinta berbunyi
"ya hallo ka...."cinta mengkerutkan dahinya
"honey kakak balik singapur ya...maaf kalau kakak punya salah sama kamu ya"
"honey kakak boleh ketemu kamu dulu sebelum pergi"ucap fathan
cinta melirik aldy seraya berkata dengan pelan "boleh" aldy pun mengangguk karena sedari tadi aldy mendengar percakapan mereka(gmana gak denger dari tadi nempelin cinta terus)
"tentu ka...di caffe biasa ya...oke see you"
"aku boleh ketemu ka fathan sayang"cinta menatap aldy
"tentu saja boleh kan dengan aku"cinta mengkerutkan keningnya
"aku ingin berterima kasih juga sama dia, tapi...aku gak suka dengan panggilan dia sama kamu"cinta pun hanya tersenyum melihat tingkah nya aldy
๐น๐น๐น
sebelum pulang mereka mampir ke caffe lacosta.
"kamu suka sekali kesini"tanya aldy
"hmmm, kamu beneran gak apa2 ikut dulu, kamu masih pucet gtu"cinta sedikit khawatir
"gak apa apa lah sekalian makan siang kan mau minum obat"aldy mengerlingkan matanya..
ka fathan nampaknya sudah menunggu, dan menatap heran ke arah cinta sambil melambaikan tangannya dan bergumam "ko aldynya dibawa sich"
"hai ka, maafin cinta ya agak telat "sambil bercupika cipiki karena itu kebiasaan mereka kalau bertemu biasanya diakhiri mencium kening cinta tapi fathan tidak mungkin melakukan itu mau cipika cipiki aja dan melakukan itu saja cinta sedikit ditarik sama aldy, dan aldy terlihat berbeda mimik mukanya
"yok kita makan dl"ujar fathan
setelah selesai makan .fathan pun memulai obrolannya
"saya mengajak cinta ketemu dsini buat berterima kasih karena pernah menjadi cerita dari bagian hidup saya dan maafkan kakak ya cin kalau selama ini gak memahami hati kamu"fathan dengan selalu tersenyum walau hatinya pedih
"cinta yang minta maaf ka, karena udah buat kakak kecewa pada hari h"cinta pun tertunduk
"dan saya pun meminta maaf karena kejadian kecelakaanku menyebabkan kalian tidak jadi menikah"tiba tiba aldy menyela perkataan cinta.
"ya seperti takdir memang harus begini dan mungkin kalian lah yang akhirnya berjodoh, saya tidak mau melihat cinta bersedih dan kebahagiaannya ada bersamamu al"ucap fathan dan fathan melihat jam nya
"nampaknya saya harus segera pamit,karena harus siap2" cinta pun memeluk fathan dan mungkin itu untuk yang terakhir kalinya.
walaupun aldy merasa cemburu tapi dia merasa telah merebut cinta dari fathan dan akhirnya hanya bisa menatapnya dan rasanya ingin marah ketika fathan mencium keningnya.
fatahan pun tersenyum melihat muka kesaฤบ aldy"tenang bro aku sudah menganggapnya adik sendiri,jagain cinta jangan pernah sakitin dia...lu tau akibatnya jika sakitin dia"ucap fathan sambil bersalaman dan memeluk aldy.
๐น๐น๐น
aldy dan cinta pun sampai dirumah dan aldy, mom menyambut mereka dengan senangnya "ayo cin, ajak aldy ke kamar masih kelihatan pucat dia, mom siapin makan dl ya" dan mom pun melangkahkan kakinya ke dapur, tapi aldy melarangnya karena mereka sudah makan
"ya sudah ajak aldy istirahat dulu cin, kalau gtu mom mau nyiapin maka dulu biat raina, dia belum makan"
dan mereke pun pergi ke kamar,
"sayang, makasih ya lukisannya. indah sekali"bisik cinta dan aldy pun hanya terseyum
"jadi sekarang percaya aku gak pernah lupain kamu"aldy menarik tangan cinta sampai cinta terduduk hingga mata mereka saling menatap dan akhirnya mereka saling bercumbu melepaskan semua kerinduan dan kegalauan hati mereka dan sesekali cinta melepaskan pagutannya karena kehabisan oksigen.