
Sedangkan didalam kereta kikiyo sudah duduk seperti biasa.
"Nona."
"Hem."
"Sandiwara nona bagus sekali."
"Hem,besok pasti aku akan disibukan dengan beberapa hadiah dari kaisar, pria semua sama saja."
"Tidak semua nona."
"Kamu juga masuk hitungan,memangnya aku tidak tahu kalau kamu semalam bercinta dengan siapa."
"Hah."
Hugo tidak bisa berkata-kata lagi,karena nafsu yang sudah berada diatas kepala semalam dia bermain dengan keempat wanita itu.
Sesampainya dikediaman bulan,kikiyo langsung bergegas untuk beristirahat.
Hari sudah berganti kembali, kikiyo bangun dari tidurnya ,pergi kekamar mandi dengan beberapa pelayan,
"Nona,ada tamu datang."
"Siapa yang bertamu pagi-pagi sekali seperti ini."
"Itu,yang mulia Kaisar datang dengan berbagai macam hadiah."
Hem, sudah ku duga.fikir kikiyo
"Minta kaisar untuk menunggu diruang tengah ,aku akan kesana ,jangan sampai dia menunggu di depan karena belum selesai direnovasi."
"Baik nona."
Setelah selesai mandi dan berpakaian, kikiyo melangkahkan kakinya kearah ruangan tengah dari jauh dia sudah melihat kalau kaisar sedang menunggu sambil menyesap teh hijau.
"Salam hormat kepada yang mulia,apa yang membuat kaisar mendatangi kediaman hamba yang kecil ini?."
Kaisar yang melihatnya pun langsung mendekat kearah kikiyo,
"Apa kamu baik-baik saja,maaf soal kemarin ,aku merasa sangat bersalah."
"Tidak ada yang perlu dikhawatirkan yang mulia, hamba tidak apa-apa."
Kikiyo duduk diikuti oleh kaisar yang sedikit memindah kursi lebih dekat dengan kikiyo.
"Aku membawakan beberapa hadiah, mungkin kamu akan menyukainya."
Para pengawal kerajaan menaruh semua kotak hadiah dilantai.
"Hamba jadi merasa tidak enak hati ,yang kecil ini tidak pantas menerima hadiah pemberian yang mulia."
"Jangan sungkan ini semua aku pilihkan khusus untuk kamu."
Astaga,tidak kaisar barat tidak kaisar selatan,apa semua kaisar seperti ini,fikir kikiyo
Kaisar merasa seperti melihat dewi depannya.
"Kikiyo,berapa usiamu tahun ini."
"Enam belas tahun yang mulia."
"Apa kamu sudah memiliki pendamping,Hem maksudnya aku sebagai kaisar dinegeri ini bisa membantu memilihkan kamu calon suami."
Kikiyo hanya tersenyum kecil
"Apa yang mulia fikir masih ada yang mau menikahi gadis hina dan sampah seperti hamba."
"Tentu saja ,kalau itu semua ketentuan dari kaisar ini,siapa yang berani."
"Ah,yang mulia, hamba jadi ingat sesuatu, saat kemarin hamba bepergian kekaisaran barat ,hamba tidak sengaja menyinggung kaisar barat,mungkin dia marah saat aku menolak permintaannya."ucap kikiyo dengan wajah dan ekspresi sedih
"Apa permintaannya yang kamu tolak."
"Hem,itu kaisar barat meminta aku menikahinya dan menjadi selir,saat aku menolak dia membujukku dengan berjanji akan menceraikan permaisuri dan menggantinya dengan aku."
Hati Kaisar selatan menjadi kalut.
"Jadi wanita yang memakai penutup kepala yang sedang dicari-cari oleh kekaisaran barat itu."
"Ya yang mulia,itu hamba, hamba tidak mau menikah dengan kaisar barat,apa yang mulia punya pendapat tentang ini."
"Apa kaisar barat tahu kamu tinggal disini."
"Yang mulia Kaisar barat tidak tahu tapi,,,."
"Tapi dia tahu kalau hamba berasal dari kekaisaran selatan."
"Baiklah tidak apa-apa selama kamu masih berada dikekaisaran selatan,aku masih bisa melindungi kamu,kikiyo."
"Oh, terimakasih yang mulia,anda adalah kaisar yang sangat baik hati."ucap kikiyo sambil memegang tangan kaisar selatan
Setelah sadar, kikiyo langsung melepaskan pegangan tangannya.
"Maaf kan hamba yang mulia."
Kemudian kaisar memberikan token bebas kepada kikiyo,
"Token ini,,,sangat berharga."
"Kamu bisa bebas memilih suami dengan token itu."
"Tapi , untuk membalas Budi kepada kaisar ,kaisar bisa memilih wanita cantik untuk menemani dipenginapan bulan ini, rahasia kaisar dijamin."
"Benarkah."
"Ya."
"Baiklah."
Kaisar pun pulang dengan sedikit kecewa tapi dia juga senang karena kikiyo akan menjaga rahasianya kalau dia ingin kembali kepenginapan ini suatu hari nanti.
Saat semua sudah kembali normal semenjak kepergian kaisar selatan dari penginapan bulan.
"Nona, renovasi sudah hampir selesai, dan pengawal bayangan yang saya latih sudah ada dua puluh orang."
"Baiklah,beri para pengawal bayangan uang saku untuk satu bulan, masing-masing dua puluh koin emas."
"Baik nona,Hem apa Hugo boleh tahu benda apa yang berada digenggam tangan nona?."
"Oh,ini token bebas tanpa syarat yang diberikan yang mulia untuk aku bisa bebas tentu saja."
"Hah,Anda memang luar biasa nona,bisa memanfaatkan peluang."
"Ya tentu saja.
Tak terasa waktu berlalu, penginapan bulan sudah selesai dan siap menerima para tamu yang datang.
Baru pertama kali penginapan bulan dibuka ,sudah banyak sekali pengunjung, miciko sudah menjadi ketua dari wanita bunga yang sudah merekrut lebih dari lima puluh wanita cantik untuk menghibur para tamu.
Disini peraturan sangat ketat, yang paling utama didalam penginapan bulan ini tidak boleh ada pertarungan apa lagi saling membunuh.
Kepala pelayan bertugas untuk memenuhi rumah makan yang memasak masakan yang kaya bumbu dan resep dari kehidupan pertama kikiyo.
Ada gudang sake buatan kikiyo digudang besar belakang,itu menjadi sake favorit tamu penginapan karena rasanya yang hanya bisa ditemui dirumah penginapan bulan.
Hugo mendapat julukan pelindung bulan karena dia selalu ada di manapun kikiyo berada serta mengurus semua pengawal bayangan yang sekarang sudah berjumlah tujuh puluh orang dan mereka juga bertugas menjaga setiap ruangan yang ada di penginapan.
Malam ini bulan sangat indah,kikiyo membawa alat musik koto untuk dia mainkan digazebo bagian tengah penginapan.
Semua tamu disana banyak yang mengenalnya sebagai Dewi bulan,julukan untuk kikiyo.
Saat kikiyo memulai permainan dengan sangat menghayati,semua orang yang ada disana menatapnya dengan penuh perhatian,
Tidak sedikit tamu pria yang meminta ditemani langsung oleh sang Dewi bulan tapi selalu ditolak,
Enam bulan sudah berlalu,kaisar selatan sudah tiga kali berkunjung ke sana,tapi kaisar masih belum berani menunjukan niat aslinya ke kikiyo.
Kikiyo sedang menikmati sebotol sake digazebo sedang bermain shogi (catur Jepang) ditemani oleh miciko dan kepala pelayan yang menjadi lawan kikiyo.
"Akh,kamu payah ,pak kepala."ucap miciko
"Kita ini sedang menikmati waktu luang, bukannya bertanding."
Tak lama di ujung jalan gazebo ,kaisar selatan melihat kearah mereka.
"Tuan ,kenapa tidak bilang ingin berkunjung."ucap kikiyo,setiap kaisar datang dia memanggil dengan sebutan tuan supaya tidak ada yang tahu jati diri kaisar.
"Aku ingin memberitahu langsung kalau satu bulan lagi adalah ulang tahun ku, aku ingin mengundang,Dewi bulan untuk memainkan permainan alat musik koto untuk menghibur tamu undangan."
"Tentu saja tuan ,aku sangat bahagia telah terpilih untuk menghibur para tamu undangan yang terhormat."
"Hem, kikiyo,bisa kita bicara berdua."
Kikiyo langsung memberikan kode mata ke miciko dan kepala pelayan,mereka langsung mengundurkan diri.
"Silahkan tuan bicara."
"Aku sebenarnya ingin,,,."
"Tuan,maaf aku tidak bisa,tapi aku punya hadiah untuk tuan malam ini, wanita perawan bagaimana?."
"Apa aku boleh sedikit egois,aku selalu memikirkan kamu, kikiyo."
"Tuan,jangan seperti ini,aku benar-benar tidak bisa."
"Apa karena gelang itu."
"Hem,"
Kaisar ditemani para bunga untuk menuju kearah kamar yang sudah disiapkan oleh kepala pelayan,
______________________________________________
bersambung
(^∆^)