
Setelah perang selesai dan penduduk ibukota kekaisaran tengah pun kembali kerumahnya masing-masing mereka dibantu oleh beberapa anggota pengikut bulan yang bersedia untuk membantu mengembalikan keadaan ibukota kekaisaran tengah seperti sediakala.
Kikiyo dan Yamato masih melakukan pertemuan dengan para pemimpin organisasi pengikut bulan dari setiap wilayah kekaisaran.
"Sekali lagi ,saya kaisar Yamato dan permaisuri ku, kikiyo, mengucapkan banyak terima kasih kepada kalian semua."ucap Yamato sambil mengangkat cangkir untuk merayakan kemenangan ini.
"Hidup kaisar,hidup permaisuri."ucap mereka semua orang yang berada didalam ruangan itu dengan serempak
"Yang mulia permaisuri,maaf kalau aku sedikit terkejut tadi saat baru pertama kali bertemu dengan pemimpin organisasi pengikut bulan ."ucap Yosi dengan wajah bingungnya
"Tidak masalah, memang aku sengaja menyembunyikan identitas ku selama ini, bukan karena takut akan mendapatkan banyak musuh tapi,aku takut nanti kalian akan terlalu menghormati wanita yang tidak ada apa-apanya ini."ucap kikiyo sambil tersenyum kecil,
Semua orang sangat terkagum-kagum dengan ucapan dari mulut kikiyo, mereka kira pemimpin organisasi pengikut bulan itu adalah seorang yang tamak akan kekuasaan dan sangat sombong, ternyata pemikiran mereka salah.
Kikiyo sangat jauh dari itu semua, apa lagi Suki yang juga seorang wanita,dia sampai tidak berkedip dan bermimpi bisa memiliki kehidupan seperti sang pemimpin.
"Suki,apa kamu sudah memiliki seorang kekasih?,tapi sepertinya kamu tidak boleh menyukai Tora ,karena Tora sudah memilih pelabuhan hatinya sendiri."ucap kikiyo sambil menyesap tehnya
Tora pun langsung tegang,saat mendengar ucapan dari mulut kikiyo, sedangkan Suki langsung melirik kearah Tora.
"Ah,Tora itu hanya bajingan kecil yang hanya bisa menyusahkan orang saja, yang mulia permaisuri,aku tidak memiliki seorang kekasih."ucap Suki dengan percaya diri
"Oh, bagus sekali, berarti masih ada kesempatan untuk jendral imamura mendekati kamu,kan."ucap kikiyo
Ucapan kikiyo membuat Yosi yang sedang menyeruput tehnya menjadi menyemburkan air teh yang sudah ada didalam mulutnya kemana-mana.
Astaga,
Yosi benar-benar yakin kalau sebentar lagi langit akan runtuh saat wanita maniak itu bisa membina hubungan dengan seorang pria,apa lagi saat Yosi tahu siapa jendral imamura itu ,dia sangat lebih terkejut lagi karena ketampanannya.
Suki sangat malu sekarang ketika mendengar ucapan dari mulut kikiyo.
"Yang mulia permaisuri,Suki yang hanya dari keluarga kecil ini merasa tidak pantas untuk sampai berfikir kearah sana,apa lagi dengan seorang jendral besar,."ucap Suki sambil tertunduk malu.
Tora pun ingin meledek Suki,tapi ditahan oleh Hima,dia bilang jangan terlalu ikut campur urusan orang lain, Tora hanya mencium tangan Hima, sebagai tanda setuju dengan usul dari calon istrinya itu.
Sedangkan jendral imamura sekarang hanya menatap Suki dalam diam,dia bingung ingin bagaimana mengatakan kalau dia tertarik dengan wanita itu.
Hugo yang dapat menerka apa yang difikirkan oleh kakaknya pun langsung berbicara.
"Suki "ucap Hugo
"Ya,tuan Hugo?."ucap Suki yang langsung mengangkat wajahnya
"Kamu mau jika menjadi istri dari kakak ipar ku ini?."ucap Hugo dengan sambil tertawa bersama kikiyo dan Yamato
Hah,,,
Suki langsung tertegun sejenak saat mendengar hal ini.
"Suki tidak tahu tuan hugo,Suki sangat malu."ucap Suki dengan wajah tertunduk.
Jenderal imamura pun merasa kasihan dengan Suki dan langsung bangun dari duduknya untuk mendekati wanita itu.
"Ayo kita pergi dari sini."
"Hah,tapi pemimpin belum selesai berdiskusi."ucap Suki yang saat ini sedang melihat kearah kikiyo begitu juga dengan imamura
Kikiyo pun langsung memberikan izin kepada mereka berdua untuk saling mengenal, setelah mendapatkan izin dari kikiyo, jendral imamura membawa Suki untuk pergi keluar ruangan.
Setelah kepergian Suki dengan jendral imamura, kikiyo sangat penasaran dengan kuza pemimpin organisasi pengikut bulan dari kekaisaran selatan.
"Ya, yang mulia permaisuri."
"Aku punya tugas kepada kamu."
"Kuza akan menerima apapun tugas dari pemimpin, suatu kehormatan."
"Pantau kaisar selatan, laporkan apapun yang kamu anggap tidak biasa dari sana."
"Baik, yang mulia permaisuri."
Saat mendengar ucapan dari mulut kikiyo, membuat Hugo sangat penasaran,Hugo langsung menatap kearah kikiyo untuk meminta penjelasan,dan kikiyo hanya tersenyum kecil.
Hugo mengerti,mereka akan membicarakan tentang hal ini nanti.
Mereka pun melanjutkan pertemuan ini dengan sangat lancar.
Sedangkan ditempat lain, disebuah kebun didalam istana, imamura membawa Suki untuk berbicara hanya berdua saja.
"Tuan jendral,kenapa kamu membawa aku kemari?."ucap Suki dengan wajah marah dan bingung
"Aku ingin mengobrol,hanya berdua dengan kamu,Suki."ucap jendral imamura dengan suara lembut
"Cepat katakan,jangan membuang-buang waktu,aku tidak suka dengan orang yang bertele-tele."ucap Suki dengan sambil mengalihkan pandangannya
"Baiklah,aku menyukai kamu dan aku ingin menikahi kamu,Suki."
Suki langsung menatap kearah jenderal imamura dengan tatapan wajah sinis
"Kamu fikir aku wanita mudah begitu?, Kita baru bertemu sekarang dan kamu ingin menikahi aku,apa kamu sudah gila?."ucap Suki dengan nada suara tinggi
Wanita ini sangat beda sekali tidak ada sedikitpun sisi lembut yang keluar dari dirinya,Suki membuat imamura tertarik, padahal mereka berdua sangat jauh berbeda.
Bahasa yang digunakan oleh imamura sangat sopan dan lembut, sedangkan Suki sangat kasar dan sangat terlihat tidak sopan.
"Aku tidak gila,aku masih waras dan berfikiran jernih,apa ada yang salah."ucap imamura dengan wajah bingungnya
"Ya,otak kamu sudah salah,sudah jangan kamu mencari-cari aku lagi,dan jangan coba-coba mendekat karena aku sangat merasa risih."ucap Suki sambil menunjuk kearah imamura dan bergegas pergi
Imamura hanya diam Melihat kepergian Suki, imamura sangat bingung,apa perkataannya sudah menyinggung perasaan wanita itu.
Suki berjalan sambil berfikir, Suki sangat yakin kalau jendral imamura itu pria yang sedang mengalami penyakit kejiwaan.
Kikiyo memerintahkan kepada beberapa rekannya untuk merombak habis kediaman milik keluarga menteri pertahanan kekaisaran tengah, kikiyo ingin semua yang ada didalam kediaman itu berubah total.
Kikiyo meminta Hugo untuk mendisain sendiri lalu menyerahkan hasil gambar kediaman yang baru yang akan dibangun.
sedangkan kediaman milik jendral pengkhianat itu juga akan dirombak habis, dan untuk semua anggota keluarga yang masih ada, kikiyo meminta mereka semua dihukum mati.
kikiyo terlihat sangat tidak memiliki belas kasih, kikiyo tidak perduli,mau itu tua ataupun muda, semua harus dibunuh demi membasmi hama sampai ketitik pusat akar.
dan nantinya kediaman jendral pengkhianat itu akan menjadi kediaman milik Muso dan emi , kikiyo tidak merubah status Muso karena Yamato masih memerlukan Muso untuk disisinya.
___________________
bersambung
(^∆^)