KIKIYO

KIKIYO
akhir kaisar barat



Pelayan itu pun,membawa kaisar barat untuk pergi kedalam penginapan,tak lama kepala pelayan pun keluar.


"Salam tuan,ada perlu apa anda kemari?."


"Saya mencari Dewi bulan,dimana dia?."


"Ah, nyonya bulan sedang berada dihutan belakang penginapan ini,disana ada sebuah gubuk tempat dimana nyonya suka menyendiri tuan."


"Aku akan kesana,tunjukan jalannya."


"Tidak bisa tuan,saya takut nyonya akan marah."


"Tenang saja, nanti aku akan menjelaskan kepadanya,cepat tunjukan aku jalan."


Kepala pelayan hanya menganggukkan kepalanya sambil jalan lebih dulu dan kaisar barat mengikutinya dari belakang.


Setelah melewati pintu belakang penginapan bulan,tempat itu langsung menyuguhkan pemandangan teduh,banyak pepohonan besar disana apalagi hari ini ditemani dengan rintik hujan.


Dari jauh, kaisar barat sudah bisa melihat sebuah gubuk kecil dan terlihat wanita cantik itu sedang menadahkan tangannya yang ingin menyentuh air hujan.


Kikiyo terlihat terkejut dengan kedatangan kepala pelayan dan kaisar barat yang berani datang kegubuk kecilnya ini, yang siapapun tidak boleh datang.


"Salam nyonya bulan, maafkan saya,tuan ini memaksa untuk bisa bertemu,,,"


Belum juga kepala pelayan itu selesai berbicara,kaisar barat sudah berjalan mendekati kikiyo.


"Kikiyo."


"Salam, yang mulia Kaisar barat."


Tangan kaisar barat langsung menghentikan sikap hormat kikiyo karena dia tidak masalah dengan itu.


"Tidak perlu seperti ini,aku sangat mengkhawatirkan dirimu,apa yang kamu lakukan disini."


Kikiyo meminta kepala pelayan untuk pergi dengan sekali lirikan saja,


"Ah, nyonya,saya mohon pamit, permisi." Ucap kepala pelayan sambil tersenyum kecil


Kikiyo menatap kearah wajah kaisar barat dengan tatapan sendu.


"Aku hanya sedang ingin sendiri."


"Kikiyo,sambil memeluk pinggang rampingnya,aku sangat mencintaimu,ikut aku kekaisaran barat,aku kan menjadikan kamu ratu disana, bagaimana."


"Ah, yang mulia aku tidak mau menyakiti hati wanita lain,lebih baik aku melanjutkan hidup ku yang seperti ini saja,aku tidak bisa pergi bersamamu."ucap kikiyo sambil ingin melangkah masuk kedalam gubuk,


Tapi dengan cepat tangan kekar kaisar barat menggenggam erat tangan kikiyo lalu menariknya kedalam pelukannya, mencium bibir kikiyo dengan ganas, awalnya kikiyo hanya diam saja.


Tapi kemudian kaisar barat menggigit kecil bibir kikiyo yang membuat mulut itu terbuka,lalu lidah mereka saling membelit didalam sana, akhirnya kikiyo pun merespon ciuman panas itu.


Kaisar barat dan kikiyo masih berciuman, disela-sela kesibukan ciuman mereka,


"Yang mulia."


"Iya, kikiyo sayangku."


"Apa kamu akan membantu aku untuk balas dendam kepada kaisar tengah."


"Tentu saja sayang,aku sudah membantu menteri pertahanan kekaisaran tengah untuk melakukan pemberontakan terhadap kekaisaran tengah,dan kami membuat kesepakatan,aku mendapatkan kamu dan menteri itu mendapatkan kekaisaran tengah lalu menjadi kaisar baru."


Kikiyo langsung mencium mesra kaisar barat sampai tangan kaisar barat sudah berada diatas buah pir milik kikiyo walaupun masih terhalang baju yang sedang dipakai oleh kikiyo.


Tiba-tiba saja,


Terdengar teriakan suara kesakitan dari kaisar barat,kaisar barat,wajahnya terlihat sangat terkejut dan melepaskan pelukannya dari tubuh kikiyo,dia melihat kearah tubuhnya sendiri ada pedang yang tertancap dari belakang tembus kedepan tepat dijantungnya dan mulutnya pun langsung mengeluarkan darah.


Lalu kemudian pedang itu tercabut dari belakang,kaisar barat pun langsung memutar tubuhnya supaya bisa melihat siapa orang yang telah melakukan hal ini kepadanya.


Ternyata orang itu adalah Yamato kaisar tengah,hujan diluar pun turun bertambah derasnya,kemudian sebelum kaisar barat berucap kembali, Yamato langsung memenggal kepalanya terlebih dahulu.


Kepala kaisar barat langsung menggelinding diatas lantai kayu, kikiyo hanya bisa membuang nafas kasarnya melihat kelakuan sang suaminya itu.


"Suamiku."


"Ah,aku sudah tidak tahan lagi sayang,maaf."ucap Yamato sambil memasukan kembali pedangnya,lalu mendekati kikiyo.


Yamato langsung menyentuh tubuh sang istri dimana tadi kaisar barat sudah menyentuhnya, Yamato juga tidak lupa untuk mencium bibir kikiyo dengan sangat ganas sampai kerongga mulutnya untuk menghilangkan jejak dari kaisar barat tadi.


Cukup lama Yamato mencium bibir kikiyo sampai akhirnya dia melepaskan sang istri untuk bernafas.


"Suamiku,masih banyak yang ingin aku tanyakan kepada kaisar barat,kenapa kamu selalu seperti ini."ucap kikiyo sambil mengerucutkan bibirnya


"Hatiku sudah sangat panas melihat dia menyentuh kamu sayang,aku tidak bisa bertahan lebih lama lagi."


"Tapi kan,kita jadi belum mengetahui semuanya suamiku,dimana markas mereka saja kita belum tahu dan kapan mereka ingin menyerang kekaisaran tengah juga kita belum mendapatkan informasi itu,Ais." Kikiyo memasang wajah cemberut kearah Yamato.


Yamato yang melihat wajah ngambek kikiyo pun hanya bisa meminta maaf sambil tersenyum kecil melihat kearah kikiyo.


Setelah selesai dengan urusannya disini , kikiyo langsung meneteskan racun pelebur raga kemayat kaisar barat,lalu dia dan Yamato pergi keluar dari gubuk itu dan saat sudah berada didepan gubuk.


Yamato membakar gubuk itu, sebenarnya gubuk ini baru dibuat satu hari yang lalu, oleh anak buah kikiyo, untuk menjadi tempat eksekusi mati kaisar barat,


selama awal kedatangan kaisar barat dipenginapan bulan,Kikiyo dan Yamato sudah merencanakan semuanya dengan sangat terperinci hanya saja, Yamato tidak sesabar itu, kikiyo masih ingin mendapatkan informasi lebih,tapi Yamato malah sudah membunuhnya.


Hari sudah mulai terang seakan mengisyaratkan nasib baik untuk seluruh rakyat kekaisaran tengah.


Yamato dan kikiyo kembali kekediaman pribadi miliknya, mereka berdua berganti pakaian untuk melakukan perjalan, kikiyo sudah mendapatkan informasi dari Hugo kalau mereka berhasil menemukan keberadaan wanita tua itu.


Yamato dan kikiyo pun bergegas pergi dari penginapan bulan,kini kikiyo dan Yamato bersamaan sedang memakai penutup kepala yang sama persis.


Mereka pergi kearah kekaisaran timur,


sedangkan dikekaisaran timur,Hugo,Tora dan Hima,mereka masih memantau pergerakan dari wanita tua itu, tidak disangka mereka akan sampai dikekaisaran timur hanya untuk mencari seorang wanita tua.


Menurut kabar burung dikekaisaran timur, ada sebuah desa disana yang mengalami sebuah wabah,penyakit dengan cepat berkembang dan bahkan sudah banyak korban berjatuhan disana.


Ada rumor mengatakan kalau wabah ini yang bisa menghilangkannya hanya satu orang,dia berada dikekaisaran tengah, yaitu Dewi bulan.


Rumor itu mengatakan kalau sang Dewi bulan adalah seorang tabib yang hebat, satu hari yang lalu kaisar timur mengutus seorang untuk pergi kekaisaran tengah untuk bertemu dengan kaisar tengah Yamato,karena bagaimana pun Dewi bulan adalah seorang permaisuri kekaisaran tengah.


Tidak mudah membawanya pergi untuk menolong rakyatnya yang sedang terkena wabah, apalagi tempat yang akan dikunjungi itu adalah tempat berpenyakit, pasti kaisar Yamato tidak akan membiarkan permaisurinya mendatangi tempat seperti itu.


Sedangkan dikekaisaran barat, tepatnya diistana kekaisaran barat,seluruh penghuni disana sedang geger,karena tidak ada kabar apapun tentang kaisar mereka.


Bahkan permaisuri kekaisaran barat pun yang istri dari sang kaisar tidak tahu suaminya pergi kemana,membuat para menteri kekaisaran barat menjadi lebih bingung dan panik, bagaimana nasib dari kekaisaran barat ini nantinya.


Sedangkan anak laki-laki yang dimiliki oleh kaisar barat terbilang masih sangat kecil untuk menaiki tahta kekaisaran.


______________________________


bersambung


(^∆^)