
Sedangkan Tora mengajak Hima untuk membeli kuda baru, sekarang mereka sedang berada disebuah pasar.
"Pilihlah ."ucap Tora sambil menunjukan beberapa kuda.
Hima hanya melihat kearah Tora dengan wajah murung dan bibirnya agak dimajukan.
"Aku tidak mau ,biarkan aku berkuda bersama tuan saja."ucap Hima dengan nada suara manja
"Tidak bisa ,kasihan kuda milikku itu, membawa beban lebih berat,kamu pilih saja nanti aku yang bayar."ucap Tora dengan wajah dinginnya
Huh,pria ini baru beberapa hari sangat begitu hangat,malah sekarang sudah menjadi gunung es lagi.fikir Hima
"Iya, baiklah, aku mau yang itu saja."ucap Hima sambil menunjuk kearah kuda berwarna coklat
Tora langsung membayar kuda itu dan menaikinya bersama Hima, mereka kembali kepenginapan untuk beristirahat.
Sesampainya mereka dipenginapan, didepan pintu kamar Tora memberikan kunci kamar kepada Hima,
"Ini,kunci kamar milikmu, istirahat lah."
Saat Tora ingin berbalik,Hima langsung memeluk tubuh dan mencium bibirnya,Tora yang mendapatkan serangan mendadak itupun hanya bisa diam.
Hima sadar kalau ciumannya itu tidak berbalas,Hima langsung membuka matanya dan perlahan melepas ciuman dan pelukannya,lalu bergegas membuka pintu.
Tapi,saat pintu sudah terbuka, Tora langsung memeluk balik tubuh Hima, memutar tubuhnya dan menciumnya, Tora juga langsung membawa Hima masuk kedalam kamar lalu menguncinya.
Mereka saling memeluk dan mencium,Hima tidak kalah agresifnya dari Tora.
Hima membuka baju Tora dan begitu juga sebaliknya,lalu mereka berciuman dan memeluk tubuh satu sama lain ,sampai diatas tempat tidur dan sudah tidak memakai sehelai benang pun ditubuh mereka sekarang.
Mulai membelit dan melakukan penyatuan satu sama lain, menciumi setiap inci tubuh Hima sampai penuh dengan tanda merah, mengangkat kedua kaki Hima keatas dan terus menumbuk dibawah sana.
Bahkan sangat cepat,sampai Hima dibuat mabuk kepayang,selalu ingin meminta lebih kepada Tora,setelah bosan,Tora membalikan tubuh Hima,lalu menumbuknya lagi,dipeluknya dari belakang tubuh Hima.
Sampai akhirnya bom waktu itu meledak didalam tubuh Hima,perasaan hangat pun menjalar keseluruh tubuh.
"Hima."
"Ya."
"Kenapa kamu melakukan hal ini kepadaku?."
"Aku mencintaimu tuan."
Tora tersenyum kecil dan menciumi setiap inci wajah cantik Hima.
"Hem,aku memang belum bisa membalas cinta kamu sekarang tapi, tetaplah bersama, cepat atau lambat, mungkin cinta itu akan datang,."
"Iya tuan,aku akan menjaga diri hanya untuk tuan,."ucap Hima sambil merangkulkan kedua tangannya disamping leher Tora ,lalu Hima mencium bibir Tora lembut
Sedangkan Ditempat lain, didalam kamar kikiyo dan Yamato, Mereka tidur dengan berpelukan erat, kikiyo sempat mengigau dan tersenyum kecil,didalam mimpi, kikiyo melihat Tora dan Hima menikah.
Keesokan harinya kikiyo beserta rombongannya kembali bergegas pergi menuju kekaisaran tengah,Tora tampak masih biasa saja kepada Hima , tidak terlihat hal yang spesial.
Kikiyo memperhatikan mereka sebelum menaiki kudanya,itu semua tidak luput dari perhatian Yamato,
Yamato melihat kearah sang istri yang sedang menatap kearah Hima dan Tora,
"Kenapa dengan mereka sayangku?."
"Mereka akan menikah,kalau tetap bersama."ucap kikiyo sambil tersenyum senang
"Semoga saja sayangku,itu adalah hal yang baik."
"Ya,itu berarti akan menjadi hal yang baik pula untuk kekaisaran tengah,."ucap kikiyo sambil tersenyum senang kearah sang suami.
"Tentu saja ,karena mereka memiliki pemimpin seperti kita."ucap Yamato sambil mencium bibir kikiyo
Tora,Hima dan yuzuru hanya bisa pasrah melihat adegan romantis itu.
Tapi sekarang Hima hanya menatap kearah Tora dengan wajah malunya, sedangkan Tora memberikan kode dengan matanya untuk bersikap biasa saja, sedangkan yuzuru langsung memberikan tatapan mata tajam kepada mereka berdua.
"Kalian sudah bersama?."ucap yuzuru dengan ekspresi wajah terkejut
Hima hanya menganggukkan kepalanya saja, sedangkan Tora hanya diam.
"Tora,hey jawab,kalian,,"
Kikiyo dan Yamato langsung bergegas pergi, diikuti oleh Tora,Hima dan yuzuru.
Sedangkan ditempat lain, diistana kekaisaran tengah pasukan jendral pengkhianat itu sudah menembus pertahanan jendral imamura,kini mereka sudah berhasil menguasai ibukota kekaisaran tengah.
Imamura,Hugo dan Muso pun langsung melakukan perundingan, bagaimana caranya agar mereka dapat mengulur waktu lebih banyak untuk menunggu bala bantuan datang, sedangkan pasukan sudah banyak yang gugur.
"Bagaimana,adik."ucap imamura kepada Hugo.
"Aku sudah menerima surat dari yang mulia Kaisar Yamato,mereka sudah dekat dengan perbatasan."ucap hugo dengan pasti
"Hem, sebaiknya sekarang kita kerahkan semua kekuatan kita."ucap Muso
"Ya."ucap Hugo dan imamura dengan serentak
Hugo,Muso dan imamura langsung pergi kemedan perang menghadapi pasukan jendral pengkhianat itu di ibukota kekaisaran tengah.
Muso sangat bersemangat, pengawal pribadi kaisar Yamato, pendamping iblis sudah turun ketanah peperangan, Hugo pengawal pribadi yang mulia permaisuri kikiyo sudah bersiap dengan pedangnya.
Sedangkan ditempat lain, rombongan kikiyo sudah sampai diperbatasan kekaisaran barat dengan kekaisaran tengah, kikiyo yang masih menunggangi kudanya dengan sangat cepat sambil mengeluarkan sebuah kembang api.
Tora dan yuzuru terlihat saling pandang, karena mereka tahu kalau kembang api yang dikeluarkan oleh yang mulia permaisuri itu adalah kembang api panggilan kepada anggota pengikut bulan.
"Benarkah itu."ucap yuzuru dengan ekspresi wajah terkejut
"Ini pasti akan menggemparkan dunia." Ucap Tora,
Sedangkan Hima hanya diam karena dia tidak tahu apa-apa.
Kikiyo langsung menyalakannya dan kembang api pun melesat kelangit, saat melesat,semua mata manusia disetiap sudut dunia melihatnya dan sangat menantikan warna yang keluar dari ledakan kembang api itu.
Sesudah melesat sangat tinggi,lalu meledak diatas sana dan kini yang tercipta dari ledakan itu adalah warna merah,membuat mata setiap anggota organisasi pengikut bulan berbinar terang.
Disetiap tempat diseluruh benua kekaisaran, meneriaki tanda merah itu sebagai sebuah keberuntungan.
Ditempat lain, dikekaisaran Utara
"Pemimpin membutuhkan kita,cepat pergi."
Ditempat lain, dikekaisaran timur.
"Ayo ,kita bertemu dengan pemimpin, aku sangat tidak sabar."
Ditempat lain, dikekaisaran barat
"Wah,tanda merah, berarti tadi pemimpin sudah berada dikekaisaran barat,Ais bodoh."ucap seorang pemuda yang ternyata dia adalah pemimpin organisasi pengikut bulan wilayah kekaisaran barat
Ditempat lain, dikekaisaran selatan.
"Itu tanda dari pemimpin organisasi pengikut bulan,."
"Benarkah, berarti pemimpin sedang membutuhkan pertolongan,ayo pergi."
Kikiyo segera mengeluarkan asap merah untuk menjadi penunjuk jalan bagi anggota pengikut bulan yang lain.
Sedangkan dibukit tempat hari tua orang tua Yamato,
Jiro pun merasa sangat senang dengan tanda merah dilangit,jiro sudah mempersiapkan pasukan untuk situasi seperti ini.
"Pemimpin telah memanggil,tunjukan kepadanya kalau kita layak untuk organisasi pengikut bulan."
"Ya."ucap mereka semua serempak
"Ayo,kita bantai semua yang menjadi musuh dari sang pemimpin."
Saat ini seluruh orang dari kekaisaran mana pun pergi kearah yang sama, kikiyo sudah seperti seorang kaisar yang memimpin lima kekaisaran.
Sebenarnya jika nyai lebih dulu memahami hal ini pasti dia tidak akan mengalami hal tragis dalam kematiannya,tetua kuil pun sangat senang melihat tanda merah dilangit.
"Yang mulia permaisuri,semoga bisa menyelesaikan peperangan ini."ucap tetua kuil sambil melihat kearah langit
________________________
bersambung
(^∆^)