KIKIYO

KIKIYO
merasakan dikhianati



Kini kikiyo dan juga Yamato sudah sampai didepan rumah makan yang dikatakan oleh hugo.


Tora, yuzuru dan Hima pun langsung bergegas turun dari kereta kuda, mereka diminta untuk memastikan kalau Fuji memang benar ada disini.


Sedangkan kikiyo dan Yamato masih didalam kereta kuda mereka.


Tora dan yuzuru berjalan dibarisan paling depan,tak lama keluarlah seorang pria yang mengenali mereka.


"Tuan yuzuru dan tuan Tora."


"Ya,kamu yang mengirim pesan kepada tuan Hugo?."ucap yuzuru


"Benar tuan, wanita itu masih ada didalam, silahkan masuk."


Tora, yuzuru dan Hima pun langsung bergegas mengikuti pria tersebut,saat mereka sudah sampai didepan pintu kamar yang terbuka, dari jauh mereka bertiga sudah bisa melihat Fuji yang masih dalam keadaan terikat.


"Ya,benar , memang ini pelacur kecil itu,bangun."ucap Tora samb memegang tangan Fuji.


Sedangkan Fuji sangat ingin memberontak tapi dia dalam kondisi yang sangat lemah, lalu mereka pun keluar dari rumah makan itu,


Setelah tiba didepan pintu kereta kuda,Tora memperlihatkan wajah Fuji kearah jendela, dari dalam kikiyo pun sudah bisa mengenalinya.


"Apa dirumah makan ini memiliki kereta kuda?,kalau ada, tolong bilang kepada pemiliknya untuk menjualnya kepada kita,karena untuk membawa wanita ini."


"Baiklah nyonya,tapi untuk hadiah yang akan mereka dapatkan?."


"Apa yang mereka inginkan?."


Tora pun bertanya kepada ketiga peria yang berasal dari rumah makan itu,tapi mereka bingung, lalu kikiyo mengusulkan hadiah emas untuk mereka,dan mereka pun setuju.


Ketiga pria itu diminta untuk pergi kekaisaran tengah untuk bertemu dengan Hugo dan meminta hadiah emas itu.


Ketiga pria itu pun langsung berterima kasih kepada kikiyo,kini ada dua kereta kuda yang sedang berjalan beriringan menuju kekaisaran barat.


Hima didalam kereta kuda bersama Fuji supaya wanita itu tidak bisa kabur,dengan yuzuru yang membawa kereta kuda itu.


Sedangkan didalam kereta kuda yang dinaiki oleh kikiyo dan Yamato.


"Suamiku."


"Iya,ada apa istriku?."


"Hugo dan Muso sudah berhasil menormalkan istana setelah insiden penyusupan itu,Hem aku sangat bersyukur."


"Ya , mereka berdua memang sangat bisa diandalkan."


"Ya, nanti saat kita sudah kembali,aku ingin secepatnya Hugo diangkat menjadi penasihat kekaisaran tengah sayangku."


"Apapun yang kamu mau sayangku,."


"Kalau Muso kita angkat dia sebagai apa suamiku?."


"Hem,tapi aku belum bisa melepaskan pengawal setiaku itu sayang,jadi bagaimana?."


"Aku hanya takut,Muso akan iri kepada Hugo hanya itu."


"Untuk Muso nanti saja sayang, aku yang akan memutuskan."


"Baiklah suamiku."


Sedangkan ditempat lain disebuah ruangan didalam ruangan bawah tanah, menteri pertahanan kekaisaran tengah sedang lemah dengan tubuh bermandikan darah.


Disana sudah terjadi pertempuran antara dia dengan jendral, yang sudah berkhianat itu.


"Jenderal izigami, beraninya kamu mengkhianati aku,heh."ucap sang menteri pertahanan kekaisaran tengah


Sedangkan jendral izigami hanya tersenyum menang.


"Aku adalah seorang jendral yang lebih cocok untuk menggantikan posisi kaisar Yamato,bukan kamu,aku memiliki militer yang sangat besar yang berada dibawah kekuasaan ku,juga aku memiliki ini."ucap jendral izigami sambil menunjukan stempel kekaisaran tengah.


Menteri pertahanan kekaisaran tengah pun sangat terkejut, bagaimana bisa dia memperoleh stempel kekaisaran tengah itu, memiliki stempel itu sama saja dengan titah langsung dari kaisar.


"Sudahlah,aku tidak tertarik lagi untuk bertarung dengan kamu sekarang,sampai jumpa di neraka ,tuan menteri, hahaha." Ucap jendral izigami sambil berjalan menjauh dari ruangan itu.


Jenderal izigami mengira kalau sang menteri akan mati dengan sendirinya, tetapi dia salah,dan kesalahan dia inilah yang akan menjadi penyesalannya dimasa depan.


Ditempat lain, dikediaman keluarga jendral imamura,Hugo masih berada didalam ruangan kerjanya dengan setumpuk pekerjaan,Momo sengaja membuatkan ruangan itu untuk sang suami.


Hugo yang masih melihat isi surat disetiap gulungan,dia kini tahu, organisasi mana yang sudah menyerang istana lalu menculik sang istri,Momo.


Organisasi itu bernama organisasi tengkorak, mereka sangat berbeda dengan organisasi pengikut bulan,didalam organisasi tengkorak,menerima pekerjaan apapun, tidak ada persyaratan.


Organisasi itu sangat bebas,tapi saat ada yang mau keluar dari organisasi tengkorak, mereka akan dibunuh, untungnya mereka tidak berani melawan organisasi pengikut bulan,itu sebabnya,saat Hugo menyerang salah satu markas mereka saat ingin menyelamatkan Momo kemarin.


Mereka sangat terkejut ketika tahu kalau wanita yang mereka culik itu adalah istri dari tangan kanan pemimpin organisasi pengikut bulan,kalau mereka tahu juga mereka lebih memilih untuk tidak ikut campur.


Kini nasi sudah menjadi bubur,saat ketua dari organisasi tengkorak itu tahu kalau markas mereka yang berada dikekaisaran Utara sudah hancur menjadi debu karena sudah menyinggung organisasi pengikut bulan,


Markas organisasi tengkorak yang lain pun tidak berani untuk mengangkat berita ini kemasyarakat luas,cukup markas yang di kekaisaran Utara saja yang hancur.


Tak lama,Hugo yang masih berada didalam ruangan kerjanya, pintu ruangan pun seperti ada yang mengetuk.


"Suami,ini Momo, bolehkah aku masuk?." Ucap Momo dengan suara lembut.


"Masuklah istriku."ucap Hugo dengan nada suara lembut


Pintu pun terbuka lebar, dari tempat duduknya,Hugo sudah bisa melihat sang istri berjalan menuju kearahnya dengan wajah ceria dan membawakan nampan berisi makanan untuknya.


"Suami sangat senang berada diruangan kerjanya berlama-lama sampai lupa waktu, makan siang juga hampir dingin,suami makanlah dulu,baru lanjut lagi kerjanya."


"Kemarilah Momo,ada yang ingin aku sampaikan."


Momo pun langsung bergegas pergi mendekati Hugo,dan Hugo pun langsung mendudukkan tubuh Momo diatas pangkuannya.


"Saat kaisar dan permaisuri kekaisaran tengah ini kembali,aku diminta untuk menjadi penasihat kekaisaran, bagaimana menurut kamu?."


"Itu sangat bagus suamiku,itu berarti yang mulia Kaisar sangat mempercayai suami."


"Kalau nanti itu terjadi,kamu akan pindah dari kediaman kakak kamu ini,apa tidak masalah?."


"Momo sekarang adalah istri dari suami, jadi kemanapun suami pergi,aku akan terus mengikuti,apa kak miciko tidak masalah?."


"Tidak,dia malah sangat mengkhawatirkan keselamatan kamu,miciko takut kamu trauma akibat kejadian itu."


"Hem,aku menjadi sangat lega mendengarnya."


"Kamu sudah makan?."


Momo hanya menggelengkan kepalanya sambil menahan malu.


"Makan bersama suamimu ini."


"Tapi aku hanya membawa satu porsi makanan."


"Kita makan berdua bagaimana?."


"Baiklah."


"Kalau kamu mau tambah nanti, dikalahkan saja sayang."


"Huh,memang menurut suami,porsi makan aku ini berapa."


"Bukankah kamu bisa makan lebih banyak dari seekor babi?."


"Ih,suami,,."


"Hahahaha,maaf sayang."


________________________


bersambung ya


(^∆^)