KIKIYO

KIKIYO
pergi dan kembali



Hima langsung tertegun sejenak saat mendengar ucapan dari mulut pelayan itu,


"Nona."ucap pelayan yang melihat Hima berhenti berjalan.


"Ah,iya,lalu apa dia sendiri yang melakukannya?."


"Tidak,dia melakukannya itu dibantu oleh tuan Hugo ,pria hebat itu datang pada waktu yang tepat."


"Tuan Hugo ,siapa dia?."


"Dia itu orang kepercayaannya pemimpin organisasi pengikut bulan,nona."


"Hah, apakah mungkin tuan Tora juga salah satunya, bukankah organisasi itu sangat terkenal dan,,,."


astaga,itu berarti yang tadi membantu aku dan tuan Tora, mereka dari organisasi pengikut bulan,siapa sebenarnya tuan Tora itu.fikir Hima


Hima tahu jelas dengan organisasi pengikut bulan, tidak sembarang orang yang bisa masuk kedalam organisasi pengikut bulan itu,mereka harus memiliki loyalitas tinggi dan yang paling utama adalah tidak boleh berkhianat.


Hima juga pernah mendengar tentang kabar burung kalau pemimpin organisasi pengikut bulan dari kekaisaran tengah adalah pria yang haus akan darah,dia tidak akan pandang bulu saat menargetkan buruannya.


"Kita sudah sampai nona,ini kamar untuk nona."ucap pelayan sambil membukakan pintu ruangan.


"Iya , terimakasih."


Saat Hima masuk, pelayan tadi langsung undur diri karena akan bekerja kembali, Hima hanya menganggukkan kepalanya kemudian menutup pintu kamarnya.


Didalam kamar Hima masih berfikir sambil duduk disebuah kursi,dia tidak habis fikir ternyata pria itu adalah pria yang dikabarkan menjadi pemimpin dari organisasi pengikut bulan untuk wilayah kekaisaran tengah.


"Astaga,aku harus berbuat baik kepadanya, supaya hidupku damai dimasa depan, lalu wanita yang waktu itu datang ke gubuk ,siapa?,kalau memang tuan Tora adalah anak buah dari tuan Hugo,lalu pangkat apa yang dimiliki wanita itu ya." Ucap Hima masih menerka-nerka


Sedangkan ditempat lain, dikekaisaran barat,kaisar barat disebuah taman didalam istana sudah menerima surat dari Fuji,dia sangat senang saat menerima informasi kalau kikiyo pergi dari istana kekaisaran tengah karena sudah memergoki suaminya selingkuh.


"Hahaha,bagus sekali Fuji, tidak sia-sia aku mengutus wanita itu kesana,bahkan sekarang dia memiliki stempel milik kaisar kekaisaran tengah,Hem tapi kemana perginya wanita cantik ku itu sekarang,oh kikiyo hati ini sangat merindukan kamu."


Tak lama kemudian datanglah seorang pria datang menghampiri kaisar barat.


"Salam yang mulia."


Kaisar barat melirikan matanya kearah pria itu,


"Cari kemana Dewi bulan pergi, jangan kembali sebelum kamu bertemu dengannya."


"Baik yang mulia,hamba permisi."


Kaisar barat menatap kearah langit,


Aku ingin secepatnya bertemu dengannya, oh kikiyo ku sayang.fikir kaisar barat


Sedangkan ditempat lain, dikekaisaran tengah matahari mulai terbenam, kaisar Yamato sedang dibuat merana oleh kejadian itu ,dia bahkan menghancurkan apapun yang dia lihat.


Yamato sangat putus asa kali ini karena belum ada kabar juga tentang kepergian sang istri kikiyo dan Fuji wanita pembawa sial itu.


"Muso,."teriak Yamato dari dalam ruangan


Muso pun langsung menghadap dan memberikan hormat kepada tuannya.


"Masih belum ada kabar juga tentang kedua hal yang aku minta?,Hem."ucap Yamato dengan nada suara geram.


Muso bahkan sangat takut ,dia tidak berani untuk menatap sang tuannya sekarang.


"Be,,,belum yang mulia."


Brakk,,,


Terdengar suara Yamato membalikan meja kerjanya.


"Dimana Hugo?."ucap Yamato dengan suara lantang


"Hugo masih berada didalam ruangannya tuan,."ucap Muso.


"Panggil dia,suruh datang kesini."


"Baik, yang mulia."


Setelah kepergian Muso, Yamato meraba pergelangan tangannya dan menyentuh gelang naga itu.


Tak lama kemudian, datanglah Muso beserta Hugo bersamanya.


"Salam yang mulia Kaisar."ucap mereka berdua dengan serentak.


Yamato memutar tubuhnya supaya bisa melihat Hugo dan Muso.


"Hugo."


"Ya, yang mulia Kaisar."


"Kamu tahu , kikiyo pergi kemana?."


"Nyonya tidak memberitahu tentang kepergiannya,bahkan pelayan yang bersamanya waktu itu juga tidak mengetahuinya."


"Lalu, apa kamu tidak mau mencari nyonya mu itu?."ucap Yamato sambil menatap tajam kearah hugo


"Saya mendapatkan perintah lain dari nyonya,jadi saya sekarang hanya diminta fokus dengan perintahnya."


"Memang apa yang diperintahkan kikiyo kepada kamu?."


"Rahasia tuan,maaf."


"Cih,rahasia ,aku ini suami dari nyonya kamu ."


"Iya,saya tahu tuan,tapi bukankah nyonya kikiyo sudah memperingatkan tuan sebelumnya."


Hah,Ais aku lupa dengan hal itu,astaga. Fikir Yamato


"Baiklah lupakan,jadi sekarang beri tahu aku,tempat biasa kikiyo pergi,dia pergi kemana sekarang menurut kamu?."


"Saya tidak tahu tuan,maaf."


"Astaga,percuma aku berbicara kepada kamu ya Hugo,kalau bukan karena memandang istri ku itu mungkin sekarang kamu sudah mati ditangan ku,hah sial."


"Kalau sudah tidak ada yang bisa saya bantu,saya permisi tuan."ucap Hugo dengan nada tenang


"Pergilah sana,kamu tidak membantu sama sekali."ucap Yamato sambil melempar buku kearah Hugo tapi yang kena buku itu malah Muso


Setelah kepergian Hugo.


"Muso.",


"Ya, tuan."


"Ikuti kemanapun Hugo pergi tanpa diketahuinya,dan suruh orang mu untuk tetap mencari wanita sialan itu yang sudah menyebabkan semua ini."


"Baiklah yang mulia."


Setelah kepergian Muso, Yamato bergegas pergi menuju kediaman permaisurinya yang sudah ditinggalkan oleh kikiyo,dia ingin mencari petunjuk tentang keberadaan sang pujaan hatinya itu.


Disana ada sepuluh dayang yang diinterogasi oleh Yamato, kebanyakan dari mereka mengatakan hal yang sama, seperti sudah direncanakan saja,Ais.


Yamato seperti menemui jalan buntu saja, Yamato jadi teringat dengan pertemuan pertamanya dulu dengan kikiyo,


Astaga,kenapa aku tidak terpikirkan tempat itu sebelumnya,Ais bodohnya. Fikir Yamato


Yamato pun langsung bergegas pergi dengan pakaian bangsawan biasa lalu menaiki kudanya,dia langsung melajukan kudanya dengan sangat cepat kearah kekaisaran selatan,


Yamato akan pergi kearah penginapan bulan yang berada disana,tempat dia bertemu kikiyo untuk pertama kalinya.


Sedangkan ditempat lain, dipenginapan bulan, kikiyo sedang memainkan alat musik koto miliknya dengan sangat merdu, banyak pengunjung yang datang karena merindukan sang Dewi memainkan alat musik.


Bahkan kabar tentang kembalinya sang Dewi bulan pun telah sampai diistana kekaisaran selatan, kaisar selatan sangat ingin bertemu dengan kikiyo tapi ditahan oleh permaisurinya.


"Kalau yang mulia pergi kesana,itu berarti yang mulia akan mempermalukan diriku ini tentunya, tolong lupakan dia,demi aku dan anak kita."ucap permaisuri kekaisaran selatan dengan nada suara lirih


Kaisar selatan melihat kearah sang istri dengan tatapan kosong, dia masih menyimpan nama kikiyo dihatinya, jujur untuk melupakan kikiyo adalah hal yang sangat sulit.


_______________________________


bersambung ya pembaca maaf banget kalau banyak typo


(^∆^)