KIKIYO

KIKIYO
ketahuan



Kikiyo pun sudah duduk dengan ditemani oleh secangkir teh hangat ditangannya,dia menunggu dengan sabar, setelah menunggu selama satu jam, akhirnya pintu ruang kerja kaisar pun terbuka.


Dari tempatnya duduk kikiyo sudah mencium bau dari ramuan halusinasi tersebut keluar dari dalam ruangan dan dia melihat seorang wanita muda cantik keluar dengan mengenakan baju yang tidak utuh lagi dan dibelakang wanita itu sudah ada kaisar Yamato.


"Hebat sekali,permainan apa yang sudah kalian lakukan didalam sana?."


Fuji terkejut saat melihat kearah wanita yang sekarang berada didepannya yang sedang menikmati secangkir teh,dia sebenarnya tidak mau mengakui kalau kikiyo memang wanita yang sangat cantik.


Tapi dari wanita yang disebut Dewi bulan itu terpancar aura yang sangat mendominasi dan membunuh secara bersamaan.


Fuji langsung berpura-pura menjadi korban, dia berwajah sendu saat mendengar ucapan dari mulut kikiyo.


"Apa yang sudah kami lakukan, seharusnya yang mulia permaisuri sudah bisa menebaknya bukan,baju yang aku pakai bahkan bisa robek seperti ini dan hanya ada satu pria didalam ruangan ini."ucap Fuji masih dengan wajah sendunya


Saat dia selesai berakting,Fuji bergegas pergi menuju ruangan yang tadi disiapkan untuknya, sedangkan kikiyo masih didepan ruangan kerja kaisar,dia melihat kearah dalam ruangan yang berantakan, terlihat Yamato sedang memegang kepalanya yang terasa sakit.


Muso ingin buka suara tapi ucapannya langsung dihentikan oleh kikiyo hanya dengan isyarat tangan saja, sedangkan dari dalam ruangan Yamato bisa melihat dengan jelas sekarang kikiyo yang asli berada didepan pintu dengan tatapan mata yang merasa jijik kepadanya.


Dengan ingatan yang samar dia melihat kalau wanita itu adalah kikiyo,dia bercinta dengan istrinya sendiri,sang pujaan hatinya, tapi kenyataannya malah seperti ini,dan sekarang dia seperti sedang dipergoki oleh kikiyo karena sedang berselingkuh.


Yamato tertegun sejenak,lalu dia ingin memulai penjelasannya tentang apa yang barusan terjadi.


"Sayang,,,."ucap Yamato dengan suara lirih


"Aku tidak membutuhkan penjelasan apapun."ucap kikiyo yang sambil berlalu pergi bersama para dayangnya


Yamato yang ingin mengejar kikiyo pun tertahan karena efek dari ramuan halusinasi tersebut, yang membuat kepalanya terasa sakit,Muso berlari kearah Yamato.


"Tuan,anda baik-baik saja.",


"Muso cepat kejar istriku, jangan sampai dia meninggalkan istana ini,cepat."ucap Yamato sambil memegang kepalanya menahan sakit


Muso pun bergegas pergi menuju ruangan pribadi milik permaisuri kekaisaran tengah saat disana dia bertemu dengan emi.


"Sayang,apa kamu melihat yang mulia permaisuri lewat sini?."


Emi pun hanya diam dan tidak mau menjawab pertanyaan dari sang suami, emi pun menunjukan wajah ngambek kearah Muso.


Muso yang melihat hal itupun menjadi penasaran,kenapa dengan sang istri, tidak seperti biasanya emi bertingkah laku seperti ini.


"Ada apa dengan kamu sayang?,siapa yang sudah membuat kamu merasa kesal?."


"Tanyakan saja kepada diri kamu sendiri."


"Apa maksud kamu sayang?."


"Tidak perlu berlagak bodoh,kamu membawa wanita kesebuah ruangan dan aku melihat semuanya."


Hah,Muso baru tersadar kalau ternyata emi melihat kejadian dimana dia membawa Fuji kedalam sebuah ruangan.


"Sayang,kamu itu sudah salah faham, wanita itu tidak ada hubungannya dengan aku,dia hanya ditolong oleh yang mulia Kaisar saat sedang berburu tadi pagi."ucap Muso dengan berusaha menjelaskan situasi saat itu kepada emi


Dan emi dengan cepat mempercayai setiap ucapan dari mulut suaminya itu,


"Jadi, sekarang,apa kamu melihat yang mulia permaisuri lewat sini?."


"Iya,tapi dia pergi dengan menunggangi kudanya sendiri dengan memakai penutup kepalanya saja,para pelayannya diminta untuk tetap tinggal disini."


Muso pun langsung dibuat gila oleh keadaan sekarang,dia pergi kearah kediaman milik Hugo untuk mencari tahu tentang kemana kikiyo pergi.


Hugo pun sangat terkejut mendengar ucapan dari mulut Muso,


Hugo sedang sibuk mengurus organisasi pengikut bulan dari dalam kamarnya jadi dia tidak mengetahui tentang hal ini, begitu pula dengan miciko,dia berharap kalau sang nyonya bulan cepat kembali keistana.


Sedangkan ditempat lain,Fuji sedang berbaur dengan rakyat kekaisaran tengah untuk terhindar dari kaisar Yamato,memang semua rencananya belum terlaksana karena adanya kikiyo tadi,tapi sekarang dia sudah sangat senang karena sudah berhasil mendapatkan stempel kekaisaran tengah.


Fuji mengirimkan elang pembawa pesan kepada kaisar barat tentang hal ini dan dia masih belum tahu tugas apa lagi yang akan dikatakan oleh sang pujaan hatinya itu.


Sedangkan diistana kekaisaran tengah, Yamato sudah mulai berangsur membaik, kepalanya tidak sesakit tadi,saat ini dia sudah berwajah gelap dengan garis tiga hitam didahinya.


"Sialan kamu, wanita pelacur kecil, aku akan mencari mu sampai keujung dunia sekalipun itu aku tidak perduli,karena wanita brengsek itu melakukan hal ini kepadaku, sekarang istri yang sangat aku cintai telah pergi meninggalkan aku,Ais."ucap Yamato yang sudah sangat geram,hawa membunuh pun mengelilingi dirinya saat ini.


Sedangkan ditempat lain,disebuah ruangan dibawah tanah, jendral pengkhianat itu bertemu dengan pemimpinnya yaitu menteri pertahanan kekaisaran tengah.


"Tuan,aku datang untuk melapor."


"Kamu ingin melapor kekalahan kamu bukan?."


"Sebenarnya bisa saja saya menang tuan, kalau bukan karena organisasi pengikut bulan itu ikut campur dalam urusan kita."


"Apa yang kamu maksud itu adalah organisasi pengikut bulan yang sangat terkenal itu?."


"Iya tuan, mereka yang dari organisasi itu membantu wanita pengkhianat itu dengan teman prianya."


"Apa hubungannya dengan mereka?, bukankah selama ini organisasi itu sangat rahasia dan terorganisir sangat rapih, sampai-sampai mereka menolak ajakan kita mentah-mentah, untuk menguasai seluruh kekaisaran tengah ini."


"Saya juga tidak tahu tuan."


"Aku akan meminta kaisar barat untuk mencari informasi tentang organisasi pengikut bulan itu,."


"Baiklah kalau begitu tuan,saya pamit."


Seluruh kekaisaran yang ada dibenua ini dibuat penasaran oleh siapa pemimpin mereka.fikir menteri pertahanan kekaisaran tengah


Sedangkan ditempat lain,Tora dan Hima sudah sampai disebuah rumah yang lumayan besar,Tora masuk kedalam rumah itu lebih dulu,lalu disusul oleh Hima, Tora memperkenalkan seisi rumah juga tata letak rumah itu kepada Tora.


Saat mereka sedang melewati sebuah pintu ruangan.


"Ini adalah ruang kerja saya,kamu tidak boleh masuk, mengerti."


"Iya, mengerti."


Lalu mereka berdua pun berpisah,Tora lebih memilih untuk masuk kedalam ruangan kerjanya meninggalkan Hima dengan seorang pelayan wanita.


"Pelayan."


"Ya ,nona."


"Sudah berapa lama kamu bekerja dengan orang dingin itu."


"Maksud nona,tuan Tora?."


"Iya,siapa lagi."


"Dari tuan Tora masih memiliki keluarga nona,dan sekarang keluarganya sudah tidak ada."


"Kenapa?,apa karena keluarganya menyesal ya sudah memiliki putra bersifat dingin seperti dia itu."


"Bukan nona,tapi keluarganya mati dibunuh oleh tuan Tora sendiri."


____________________________


bersambung


(^∆^)