KIKIYO

KIKIYO
mengetahuinya



Mendengar jawaban dari mulut kaisar timur


Hah,aku baru saja membunuh kaisar barat kemarin,apa aku juga harus membunuh kaisar timur juga?.fikir kikiyo


Hah, dasar brengsek, beraninya dia berfikiran seperti itu, siapa yang sudah menyebarkan gosip murahan seperti itu. Fikir Yamato


Kikiyo langsung tersenyum kecil lalu senyumnya mengembang.


"Hahahaha."kikiyo tertawa sangat puas


Kaisar timur melihat kearah kikiyo sambil mengepalkan tangannya,


Kenapa wanita ini masih bisa tertawa.fikir kaisar timur


"Apa ada yang lucu,Dewi bulan?."


Saat mendengar ucapan dari mulut kaisar timur, kikiyo langsung menatap kearah kaisar timur dengan wajah gelap.


"Yang mulia Kaisar timur sangat percaya diri sekali,aku memang pergi dari kekaisaran tengah karena ada sebuah urusan,dan untuk rumor yang bilang kalau aku pergi karena dicampakkan oleh kaisar tengah,oh astaga,itu tidak benar dan untuk mau apa tidak nya aku menjadi salah satu dari selir mu,kaisar tengah masih lebih baik dari kamu dari segi apapun dan untuk penghinaan yang kamu sebutkan tadi,aku memang masih Dewi bulan dari penginapan bulan tapi aku tidak pernah berbagi kehangatan kepada pria manapun kecuali hanya pada kaisar tengah yang sekarang masih menjadi suamiku,dan kalau mau aku bisa saja merebut seluruh kekuasaan kekaisaran timur ini dari tanganmu,kalau kamu memang sangat tidak tahu malu."


Kaisar timur langsung tertegun sejenak,dia tidak mengira kalau Dewi bulan akan berkata seperti ini,dia kira Dewi bulan akan bermanja kepadanya dan meminta perlindungan.


"Apa yang bisa kamu lakukan,kamu hanya wanita biasa dari rumah bordil,kamu tidak memiliki apapun dimedan perang untuk merebut kekaisaran timur ini."


"Oh ya,apa kamu ingin bertaruh, yang mulia?."


"Hah,kamu hanya bisa menggertak ku saja." Ucap kaisar timur dengan wajah yang terlihat ketakutan


"Apa kamu ingin melihat buktinya?."


"Tidak perlu,aku mau pergi saja,."ucap kaisar timur dengan wajah yang terlihat sangat ketakutan.


Setelah kepergian kaisar timur, kikiyo memandang kearah Yamato.


"Suamiku,apa kamu baik-baik saja?."


"Ya, istriku,ucapanmu tadi,setiap kata-kata yang keluar dari mulut kecilmu itu seperti air dingin yang mengalir dihatiku yang panas ini."ucap Yamato sambil mencium bibir kikiyo


Hugo dan Muso masih berdiri tegak didepan tuan dan nyonya mereka dengan tatapan wajah mengarah kedepan tidak berani melihat adegan ciuman itu, sedangkan Tora dan Hima malah saling bertatapan muka tapi Setelah tatapan mata mereka yang bertemu,Hima langsung memalingkan wajahnya kearah lain karena malu.


"Ayo kita pergi."ucap kaisar Yamato


Hugo dan Muso bergegas pergi menyiapkan kereta kuda untuk kikiyo dan Yamato, sedangkan Hima dan Tora, menaiki kudanya masing-masing.


Kikiyo dan Yamato sudah berada didalam kereta kudanya sekarang.


"Suamiku."


"Iya istriku sayang,ada apa?."


"Apa Muso sudah mendapatkan informasi lebih tentang wanita itu?."


"Hem, sepertinya masih dipantau saja sayangku, wanita itu ada diperbatasan kekaisaran tengah dan utara sekarang karena dia sedang mencari seseorang jendral yang mengkhianati kekaisaran tengah."


"Suamiku."


"Iya sayang,."ucap Yamato sambil memegang tangan kikiyo


"Aku dan tetua kuil ,kita sama."


"Hah ,apa maksudnya sayang?."


"Aku bisa melihat masa depan,lebih tepatnya nasib seseorang,sama seperti tetua kuil."


"Hah,aku kira kamu sama tuanya dengan tetua kuil sayang."ucap Yamato dengan wajah yang merasa lega


Saat mendengar jawaban dari mulut Yamato, kikiyo langsung mencubit pinggang Yamato sambil memajukan bibirnya.


"Jadi maksud kamu aku sudah tua begitu hah."


Kikiyo langsung melipat kedua tangannya didepan lalu memandang kearah lain masih sambil cemberut.


Yamato pun langsung berwajah murung sambil ingin meminta maaf kepadanya, kikiyo tidak perduli dengan ucapan Yamato.


"Sayangku, kamu belum menjelaskan apapun kepada suamimu ini bukan?,jadi kenapa wanita tua itu yang menjadi tersangkanya."


Kikiyo langsung merubah posisi duduknya lebih mendekat dan melihat kearah sang suami.


"Saat kita berada didesa itu,aku sudah bisa merasakan kejanggalan saat melihat wanita tua tiba-tiba saja mendekat kearah kita, apa lagi saat itu dia sudah melihat kamu membunuh orang dengan sangat kejam, pasti kalau dia adalah wanita tua biasa pasti akan lari ketakutan,tapi dia berbeda."


"Ya,kamu benar sayangku,itu sangat aneh, tapi kenapa dia melakukan hal ini kepada kamu ,padahal tadi waktu kamu bertarung melawan dia, sepertinya dia menyebut kalau kamu adalah cucunya sayang."


Kikiyo merasa ragu sekarang, apakah ini waktu yang tepat untuk Yamato mengetahui identitas aslinya.


Sedangkan Yamato yang melihat perubahan ekspresi wajah sang istri pun menjadi ikut merasa khawatir,dia langsung memeluk tubuh kikiyo sangat erat.


"Apapun yang menurut kamu semua itu memang harus menjadi rahasia ,biarlah tetap menjadi rahasia."


"Dulu saat kita baru bertemu dipenginapan bulan,kamu meyakinkan aku dengan menyebut datang dari dunia modern,apa yang suamiku ini tahu?."


"Aku hanya tahu istri ku datang dari masa modern,dia adalah seorang wanita yang luar biasa kuat ,hebat dalam ilmu beladiri dan dia sangat cantik."ucap Yamato sambil tersenyum senang


"Kamu tahu dari mana?."


"Dari gelang naga yang aku pakai,dia mendatangi aku dalam mimpi,dia bilang kalau aku bertemu dengan pemilik gelang Phoenix,aku harus bilang tentang kehidupan modern kalau ingin mendapatkan kepercayaan darinya."


"Siapa yang sudah memberikan gelang ini kepada ku?,."ucap kikiyo


"Aku tidak tahu sayang, yang aku tahu aku sangat mencintaimu kikiyo, sangat."


Kikiyo langsung mencium bibir Yamato dengan lembut.


"Sayang,tadi dipenginapan kamu bilang mau memberitahu aku tentang Tora dan Hima itu."


"Hem,kenapa kamu selalu merasa ingin tahu sekali."


"Kamu memiliki suami yang sangat pencemburu seperti aku ini, jelaskan supaya aku tidak berfikir buruk sayang."


"Hem,Hima adalah sikembar pembunuh yang sudah membantai dikediaman keluarga menteri sastra kekaisaran tengah."


"Hah,kamu membawa pembunuh itu dan tidak langsung menghukum mati dia sayang."ucap Yamato dengan nada suara tidak percaya


"Iya,aku sudah membunuh satu, kakak kembar dari Hima,dan untuk Tora,Hem,dia pemimpin khusus kekaisaran tengah dari organisasi pengikut bulan."


Yamato lebih tidak percaya lagi dengan identitas asli Tora,bocah itu sangat tidak pantas dikata dengan sebutan pemimpin.


"Tora adalah pemimpin dari organisasi pengikut bulan untuk wilayah kekaisaran tengah,lalu ,jangan katakan kalau,,,bocah itu pernah memanggil Hugo dengan sebutan tuan,apa?."ucap Yamato dengan wajah bingungnya


"Iya,Hugo adalah pemimpin Tora dan yang lainnya."


"Jadi Hugo adalah pemimpin dari organisasi pengikut bulan,begitukah sayang?."


"Bukan,Hugo hanya tangan kanan dari pemimpin organisasi pengikut bulan."ucap kikiyo dengan tenang.


Setelah mendengar jawaban dari kikiyo, Yamato langsung terkejut dengan mulut terbuka.


"Kamu, sayang,kamu?."


Kikiyo hanya menganggukkan kepalanya saja kearah sang suami.


___________________


bersambung


(^∆^)