Hero From The Dark Dimension

Hero From The Dark Dimension
Chapter 77: Sisi tak terlihat pada pesta



Selagi semua hanyut dalam meriahnya pesta, sosok Ratu yang menghilang dari pandangan semua orang kini berada didalam lab pribadinya.


Dia berhasil mengambil sehelai rambut Darius tanpa disadari siapa pun, itu dia lakukan tepat ketika Darius menolong nya beberapa saat lalu.


"Baiklah, sekarang mari kita lihat dari ras mana dia berasal," ucap Ratu.


Ratu mengeluarkan alat pemeriksa DNA ras dari balik dinding, alat itu dapat menganalisa DNA melalui darah maupun bagian tubuh lainnya dari suatu makhluk hidup.


Kali ini dia hendak menganalisa DNA Darius melalui alat itu, terdapat bagian pada alat itu yang bentuknya menyerupai tabung kecil, disitulah tempat untuk memasukkan objektif yang akan di analisa.


Ratu memasukkan rambut Darius kedalamnya lalu mulai menekan tombol-tombol yang terdapat pada alat itu, analisa pun dimulai tanpa perlu waktu lama.


Alat itu mulai memindai objek DNA yang dimasukkan oleh Ratu, terdapat beberapa lampu dengan warna biru, merah, orange dan hijau.


Dimana:


Biru berarti ras manusia.


Hijau berarti ras Elementalia.


Orange berarti ras Beast atau manusia binatang.


Merah berarti ras unggulan contoh nya seperti naga.


Disaat alat itu selesai menganalisis maka salah satu dari lampu-lampu itu akan menyala dan menunjukkan DNA ras dari objek yang sudah dianalisa, beberapa puluh menit berlalu.....


"Kenapa lama sekali? biasanya hanya perlu 10 detik saja," batin Ratu.


Semakin lama ditunggu, alat itu masih menganalisa.


Disini Ratu mulai berfikir bahwa alat itu mungkin rusak namun seingatnya alat itu baru saja diperbarui bulan lalu, ini menimbulkan tanda tanya besar dibenak Ratu.


Sesuatu pun terjadi, alat itu mulai bergetar hebat dan semua lampu pada alat itu menyala terang.


Ratu terpelanga menyaksikan nya, tak lama kemudian....


(BOOM....!!!)


Alat itu pun meledak dengan sendirinya.


Beruntung Ratu refleks dengan cepat sehingga tidak terkena efek dari ledakan, karena lab berada jauh dari tempat pesta ditambah suara musik pesta yang begitu meriah membuat ledakan kecil itu sama sekali tidak terdengar oleh orang-orang yang berada diluar lab.


Ratu segera membereskan kekacauan itu dengan tangannya sendiri, ia merapikan semuanya dengan sihir nya.


"Tidak wajar, sama sekali tidak wajar."


batin Ratu menanggapi kejadian yang barusan ia alami, alat pemeriksa DNA yang harganya melebihi sebuah mobil mewah, baru saja hancur setelah memindai DNA dari sehelai rambut yang rapuh.


Ratu sungguh tidak bisa memahami situasi ini, satu hal yang bisa ia lakukan saat ini hanyalah membereskan segala kekacauan ini dan bersiap untuk membeli alat pemeriksa DNA yang baru.


Setelah membereskan semuanya. Ratu pun memutar otak, ia mencari jalan lain untuk meneliti DNA Darius.


"Mungkin aku harus pergi ke lab besar di Casteral Library, selagi semua orang disini berpesta, ini adalah saat yang tepat," gumam Ratu, kemudian ia langsung mengaktifkan sihir teleportasi.


Sihir itu terhubung langsung ke lab besar di Casteral Library, sesaat setelah sampai di tempat tujuannya, terdengar suara langkah kaki dari pintu masuk lab.


Sigap Ratu langsung menyembunyikan diri dengan sihir Mimikri, sihir ini memungkinkan dia untuk berubah wujud menjadi objek padat yang berada disekitar nya, kali ini dia menyamar menjadi sebuah kursi.


Kedua matanya melirik memantau sekitar, terlihat Holmus masuk kedalam lab dengan membawa senter di tangan kirinya.


Ratu lupa bahwa dialah yang menghukum Holmus dengan memperkerjakan nya di Casteral Library (Chapter 16).


"Barusan aku merasakan energi sihir dari sini, atau mungkin hanya perasaanku saja?" ucap Holmus seraya memeriksa sekitarnya.


Ia sama sekali tidak sadar bahwa Ratu menyamar sebagai salah satu kursi yang ada disana, setelah cukup lama memeriksa tanpa adanya hasil, ia pun pergi meninggalkan lab besar itu.


Ratu kembali ke wujud semula setelah mendengar suara Holmus menutup pintu ruang lab, tanpa pikir panjang ia langsung pergi ke ruangan bawah tanah yakni ruangan tempat penelitian khusus terkait material, sihir atau pun DNA langka yang bangsawan Hunt temukan.


Terdapat alat pemindai DNA khusus didalam ruangan itu, alat ini dapat menganalisa DNA dengan lebih detail dan akurat.


Ratu menaruh objek yang akan ia teliti kedalam sebuah tabung pada alat itu, setelah itu ia men-setting alat pemindai DNA tersebut, hingga alat itu mulai bekerja.


"Kali ini pasti berhasil, aku sangat penasaran terhadap ras Si Darius itu," ucap Ratu.


Pemindaian DNA mencapai 60% dalam kurun waktu 2 menit.


Masih terngiang di pikiran Ratu ketika ia mengalami kontak fisik dengan Darius, ia merasakan energi didalam tubuhnya meluap hebat seakan batas energi didalam tubuhnya menghilang.


Pertanyaan dipikiran Ratu pun bertambah setelah karena kejadian beberapa puluh menit lalu, dimana saat itu Darius menolong nya ketika kakinya terkilir (Chapter 74).


"Aku masih bisa merasakan luapan kekuatan ku memuncak hingga saat ini, sudah kesekian kalinya ini terjadi setelah aku bersentuhan dengan nya, kuharap dengan hasil DNA ini semuanya akan terjawab," batin Ratu.


Bersamaan dengan itu, pemindaian DNA sudah mencapai 100% dan lampu yang menjadi patokan hasil analisis DNA pun menyala.


Segera Ratu memeriksa hasilnya dan ternyata....


"Ini tidak masuk akal....," batin Ratu dengan mata terbelalak.


Semua lampu yang menunjukkan hasil analisis DNA menyala terang, seolah menyatakan bahwa Darius adalah ras baru yang berasal dari gabungan seluruh ras yang tinggal di Invandara.


Ini sungguh tidak disangka, karena seharusnya hanya satu lampu yang menyala setelah hasil analisis DNA keluar, namun kali ini semua lampu itu menyala terang.


Hal ini pun semakin membuat Ratu merasa kebingungan.


"Sial, mengapa bisa begini? kenapa hasil nya tak masuk akal sama sekali?"


Alat pemindai DNA khusus yang dimiliki bangsawan Hunt adalah alat pemindai paling akurat di kota Tideo, kecil kemungkinan bagi alat ini untuk memberikan hasil yang salah.


Disini Ratu berusaha untuk menerpa rasa bingungnya terhadap hasil analisis DNA yang tidak masuk akal itu, ia pun mengingat kembali seperti apa sosok Darius.


Darius memiliki kemampuan fisik yang melampaui kekuatan fisik ras naga, ia juga dapat mematahkan kekuatan sihir dengan menggunakan kekuatan fisiknya, banyak hal mustahil yang telah Darius lakukan selama ini.


Itu membuka kemungkinan bahwa Darius memang berasal dari ras baru yang belum pernah diketahui oleh siapapun, itulah yang ada di pikiran Ratu saat ini.


"Memang ada kemungkinan besar kalau dia berasal dari ras yang belum pernah diketahui, tapi aku tidak bisa mengambil kemungkinan itu secepat ini, akan kuselidiki lagi nanti," batin Ratu.


Kemudian ia kembali berteleportasi ke tempat sebelumnya, sesampainya disana ia dikejutkan dengan kehadiran Mara yang tengah bingung melihat sebuah alat yang hancur lebur berada diatas meja.


"M...., .... Mara?"


Ucap gugup Ratu.


Mara reflek menoleh ke sumber suara, ia mendapati kakaknya yang baru saja berteleportasi ke ruangan itu.


"Kakak? apa yang kakak lakukan disini?"


Bersambung.......