
Perhatian bagi para pembaca!
Silahkan beri saran apabila ada kesalahan pada cerita ini, supaya kepuasan pembaca terjaga dan saya sebagai Author mendapat pengetahuan baru dari saran kalian.
Selamat membaca 😁😁😁
...*****************...
The Unborn, salah satu ras langka yang tercipta dari kegelapan dan keberadaannya sudah jarang ditemui. Makhluk yang kekuatannya bertambah saat malam hari, memiliki kemampuan berjalan di dua dunia serta kemampuan mengendalikan kekuatan gelap. Berabad-abad yang lalu ras ini pernah dianggap sebagai ancaman oleh para penguasa langit yaitu Dewa dan Dewi.
Kemampuan mereka yang tidak biasa inilah yang dianggap sebagai ancaman itu. ketika itu, element gelap dianggap sebagai sesuatu yang terlarang. Setiap orang yang menuntut ilmu sihir, berasal dari ras apapun dia, ada sebuah aturan yang berlaku untuknya. aturan itu adalah dilarang menggunakan atau mempelajari sihir gelap.
Pada masa itu, Invandara masih dihuni oleh para Dewa dan Dewi. Kerajaan Ezius, Xeranos dan kerajaan-kerajaan yang lain masih belum berdiri dan ras iblis masih ada. Tidak seperti sekarang.
Ras Unborn mengalami perlakuan yang tidak adil dari para Dewa dan Dewi lantaran mereka tercipta dari kekuatan gelap. Keberadaan para Unborn dianggap sebagai noda yang mengotori Invandara. Kalangan mereka dibantai oleh para tentara Dewa.
Para Unborn yang selamat melarikan diri ke dunia bawah (sekarang dikenal sebagai dimensi gelap), mereka mencari perlindungan. Disana, mereka bertemu dengan ras iblis, Nightmare dan Penguasa dunia bawah yakni Dewi Pamella.
Kabar tentang perilaku para Dewa dan Dewi yang egois ini terdengar oleh Dewi Pamella beserta para pimpinan ras dunia bawah. Mereka turut geram mendengar hal itu.
"Apakah akal mereka (para Dewa dan Dewi) sudah hilang? mendiskriminasi suatu ras dengan alasan konyol seperti itu," ucap Pamella.
"Memang begitu kenyataannya, kami dihukum atas hidup kami sebagai Unborn. Seolah kami tidak pantas untuk berada di dunia ini," balas Forhein, pimpinan ras Unborn.
Dewi Pamella mengambil tindakan. Seluruh Unborn ia lindungi, ras iblis dan Nightmare berkerja sama dalam melindungi ras malang ini. Karena mereka semua punya satu kesamaan, yaitu tercipta dari kegelapan.
Pasukan Dewa dan Dewi telah sampai di dunia bawah. Mereka datang dengan jumlah yang besar, sungguh sangat sinting tindakan diskriminasi sampai sejauh ini. Dewi Pamella begitu geram, siapa gerangan dalang dari semua ini.
"Kalian tidak akan mendapatkan apa yang kalian mau," ujar Pamella.
Sang Dewi Perang Rembulan, Kyara maju kehadapan Dewi Pamella yang sangat emosi.
"Tanpa mengurangi rasa hormat, aku ingin kau tidak menghalangi tugas suci ini," ucapnya.
"Tugas suci? dilihat dari segi manapun, tindakan ini jauh lebih kotor dibandingkan kotoran Chimera yang berumur ratusan tahun," balas Pamella, tanpa memikirkan tutur katanya.
"Aku masih menghormati dirimu karena kau kakakku, tolong jangan menghalangi tugas kami," tegur halus Kyara, dengan raut wajah yang mulai jengkel.
"Aku tidak pernah menganggap dirimu sebagai adik, bahkan ibunda juga demikian."
Perkataan Pamella begitu menusuk hati Kyara.
"Kau akan menyesal."
"Dewi yang terbuang dan hina, Dewi Pamella segera serahkan para makhluk berbahaya itu. Mereka akan menjadi bencana bila dibiarkan hidup," ujar keras Dewa Toran.
"Yang hina itu adalah kalian, para Dewa dan Dewi yang tamak."
Sebuah suara yang memutar balik ucapan Dewa Toran. Ketujuh pimpinan ras iblis datang untuk membantu Sang Penguasa dunia bawah. Mereka begitu khas dengan ciri mereka yang mencolok.
Penguasa area Kesombongan, Pride.
Penguasa area Kedengkian, Envy.
Penguasa area Amarah, Wrath.
Penguasa area Keserakahan, Greed.
Penguasa area Kerakusan, Gluttony.
Penguasa area kemalasan, Sloth.
Penguasa area Nafsu, Lust.
Semua pimpinan ras iblis muncul, lengkap dengan bala tentara.
"Kami juga sependapat," Sahut Syna, pimpinan ras Nightmare.
Ia juga membawa bala tentara lengkap.
Melihat situasi yang sedemikian buruk, sudah jelas peperangan tak dapat terhindarkan. Masing-masing pihak sudah siap dengan tentara dan senjata mereka. Pasukan Nightmare siap dengan monster buas mereka, para Unborn siap dengan sihir hitamnya dan para iblis telah menyiapkan tipu dayanya. Semua telah terencana dengan cepat. Mereka lekas sigap mengambil tindakan sebelum para pasukan Dewa dan Dewi datang.
"Atas perintah Dewi Agung Tristhania, kalian yang menghalangi akan kami musnahkan!" teriak lantang Dewi Theresa. Ia memberikan perintah kepada pasukannya untuk menyerang.
"Coba saja jika kau mampu," sahut Pamella.
ia juga memerintahkan pasukannya untuk maju.
Peperangan maha dahsyat terjadi, perang yang berlangsung selama jutaan abad ini telah memberikan dampak buruk bagi kedua belah pihak dan dunia bawah. Ras iblis dan Nightmare mengalami kepunahan, sedikit dari ras Unborn yang dapat diselamatkan.
Dewi Pamella, beserta Dewi-Dewi yang melawannya hancur di waktu yang nyaris bersamaan. Tubuh Dewi Pamella terpecah menjadi lima inti yang bertebaran ke berbagai penjuru dunia bawah, sedangkan para Dewi Perang lenyap entah kemana. Perang ini tidak memiliki pemenang. Kedua belah pihak sama-sama hancur.
Ras Unborn yang tersisa meninggalkan dunia bawah, mereka mencari tempat yang aman untuk hidup.
Bersambung....