He Is Cha Siwon.!

He Is Cha Siwon.!
Aku adalah cewek mesum??



Sore yang indah, warna oranye menyelimuti langit sore ini, matahari mulai terbenam dan kini suara burung berterbangan kembali ke sarangnya.


Hembusan angin pantai menerpa rambut pendekku, aku selalu merasa tenang saat berada di pinggir pantai.


Suara para cewek itu membuat telingaku geli, aku gak suka cewek yang suka jerit jerit kayak gitu, keliatan banget kalo caper sama cowok cowok itu...


Dan weekend ku sudah rusak karena mereka mengundang para cewek genit.


Sebenarnya aku gak suka ngeliatin mereka, tapi mataku tetep aja memperhatikan setiap apa saja yang mereka lakukan,


Yang aku heran adalah, kenapa mereka dengan santainya mencium bibir para gadis itu..


Apakah semudah itu berciuman, aku bahkan masih belum pernah merasakan bagaimana rasanya di cium..


" ayok balik.. Udah gelap " kata arka, suaranya menyadarkan ku dari lamunan.


Aku masih ngebayangin gimana rasanya ciuman.


Dengan iseng aku bertanya kepada adikku ini, setidaknya tak terlalu memalukan bukan, karena aku bertanya pada adikku sendiri..


Lagian aku sudah pro sama adik.


" Ka... sebenernya dimana letak sensasi saat berciuman..? Kenapa kalian semua gampang banget nyium bibir para cewek tadi..? " tanyaku,


Dan sudah bisa kutebak, Arka sudah tertawa sekarang.


" hahaha.. Emang kakak beneran belum pernah ciuman?!! " tanya arka,


Dan sumpah suaranya keras banget, refleks aku menutup mulut adikku ini, tapi... Mereka semua sudah mendengar.


Astaga.. Sekali lagi.. Aku mempermalukan diriku sendiri. Aah.. Betapa konyolnya aku ini.


" Whaat..? Kak Al belum pernah ciuman.? " teriak leo..


Haduh.. Mampus gue...


Aku sudah berjalan lebih dulu menghindari tatapan mengerikan dari para cowok tadi.


Aku memang sudah salah... Kenapa aku harus bertanya hal itu.? Kenapa aku tak diam saja tadi. Bodohnya aku.


Makan malam sudah siap, kami semua sudah siap duduk di kursi yang sudah disediakan, dan kali ini mereka sengaja ingin makan d pinggir pantai dengan atap langit yang penuh dengan bintang.


Dan aku sudah duduk lebih jauh dari mereka semua, aku lebih baik sendiri daripada aku harus berkumpul dengan mereka semua,


Aku sudah menikmati makananku, tiba tiba suara ini mengagetkanku.


" hai.. Boleh saya menemani anda..? "


Dan aku sudah kaget melihat pria ganteng di hadapanku, aku sudah melongo sekarang, aku sudah terhipnotis dengan wajah gantengnya.


Dan aku sudah mengangguk Dengab masih pasang mukak tercengang, aku menerima permintaannya, dan pria ini sudah duduk di hadapanku.


" hai.. Aku.. Kertha.. Abang tristan.. "


Dia menyodorkan tangannya, dan aku menyambutnya dengan senang hati.


Ya Tuhann.. Sepertinya aku sudah ketiban emas sekarang...


Dia ganteng bangeet..


" aku banyak denger cerita tentang kamu dari tristan.. " katanya yang sudah mengunyah makanannya..


" Oh ya..? Tristan cerita tentang aku..? Emang apa aja yang dia ceritakan..? "


Tanyaku... Wah.. Aku beneran gak tau kalau siwon ini udah cerita tentang aku sama abangnya


" kata tristan kamu galak, tomboy, polos.. Dan otak mesum.. "


What..!!?? Apakah aku sudah terlihat seperti itu sekarang..? Waah.. Siwon ini bener bener mintak di banting.. jadi selama ini dia menilaiku seperti itu... Tapi bilehlah pas dia bilang aku gadis polos hahaha


" tapi aku gak percaya, " katanya lagi.


Dan aku sudah tersenyum kecut. Awas elo siwon..


Dan aku sudah mulai akrab dengan kertha, dan ternyata dia asik, nyambung pas di ajak ngomong.. Hehe aku sudah merasa cocok dengannya... Hahaha aku udah berharap lebih nih.. Sapa cobak yang gak mau cowok ganteng kayak gini..???


Aku masih dendam dengan siwoon, dan sekarang aku sudah menyusuri villa ini, mencari sosok siwon.


Dan ternyata.. Dia sedang merokok di luar sana, dia duduk sendiri di sebuah gazebo.


" wah.. Santai banget elo ya.. " kataku setelah sudah berada di hadapannya.


tristan menghentikan aktifitas merokoknya, dia sudah tersenyum setelah melihatku, dan sepertinya dia sudah tau apa yang sudah terjadi.


" parah lo.. Emangnya gue cewek apaan..? Emangnya selama ini gue mesum apa..!! " kataku, sumpah aku kessel banget..


" kakak kan emang mesum" katanya


" hah..? Gue mesum? Mesum dari apanya coba..??!! "


Aku sudah emosi, aku gak terimalah di bilang mesum.


tristan tertawa sambil menarik tubuhku agar duduk lebih dekat dengannya, dia menyetuh bahuku, aku sudah grogi sekarang.. Ini pengalaman pertama aku sedekat ini dengan cowok.


" kakak gak inget... Pas ngeliat junior aku di kamar arka..? "


Bisiknya di telingaku, aku sudah melotot mendengar bisikannya.. Semua orang juga tau kalau itu gak sengaja kan..? Meskipun aku sedikit menikmati pemandangan itu..


" itu kan gak sengaja.. "


" tapi kakak kelamaan gak sengajanya... " katanya lagi.. Eh dia nyalahin aku nih karena udah ngeliat juniornya..?


dasar.. Lu.. Elu emang dasar..


Aku hanya bisa memakinya dalam hati saja.


Kali ini kita berdua terdiam, menikmati hembusan angin malam di pantai, tristan juga sudah menghabiskan beberapa putung rokok. Dia benar benar menikmati kenyamanan di pantai.