
Sebenarnya tidak nyaman harus berkumpul dengan beberapa pria dalam satu ruangan, satu hal yang aku pikir sejak pertama kali aku disini,
Emang mereka semua ini gak punya tempat tinggal..? Kenapa mereka harus menghabiskan waktu mereka di apartemen adikku..? Ini sangat merugikan lho kalau di fikir fikir..
Dan aku juga benar benar sudah menjadi pembantu sekarang, kadang mereka tuh seenaknya saja meminta kopi padaku, minta buatin mie, trus bawain baju keluar dan banyak lagi lainnya, parahnya kadang mereka seenaknya masuk kedalam kamarku tanpa ketok dulu...
Oh may gossh.. Hello..
Mereka tak pernah melihatku sebagai seorang wanita kah..?
Atau mungkin karena rambutku pendek? Atau mungkin karena bajuku tak pernah seksi? Atau mungkin karena aku benar benar tak terlihat sebagai wanita.
Bukankah sebelumnya Leo mengatakan kalau aku ini cantik..? Tapi kenapa mereka sangat bersikap sembarangan disini..?
Ganti baju, di depan ku, dan masuk ke kamar mandiku tanpa menutup pintu, itu pas gue di kamar..
Trus pakek boxer doang pas lagi nge gym..
Di hadapan aku..!!!!
Apa cowok sudah tak punya urat malu kah..?
Btw nih.. Choi siwon ini jarang ngomong lho.. Malah aku gak pernah denger suaranya, tapi aku masih sering curi pandang padanya, aiishh aku memang paling tak bisa meninggalkan kenikmatan ini..
Mataku sangat segar kalau harus melihat siwoon setiap hari...
Dan sekali lagi, Rio mencoba membuka pintu kamarku, hahahaaha jangan bodoh men.. Udah gue kunci ni kamar, gue gak akan semudah itu ngebiarin kalian masuk kedalam kamarku sembarangan.
" Kaak... Pliss bukain pintu. Udah gak tahan.. " katanya..
Dan itu alasan, kadang mereka selalu melakukan segala hal agar aku keluar dan berkumpul bersama mereka, dan sekarang tidak akan.. Aku gak mau menjadi satu satunya wanita yang bisa di bully seenaknya.
Ooh iya aku lupa cerita, setelah satu minggu disini, Arka dengan jahatnya membongkar semua rahasia aku..
Semua dia lakukan karena aksiden aku ngintip dia lagi ciuman sama cewek tempo itu.
Dengan teganya arka bilang aku perawan tua, otak mesum, suka cowok korea dan lagi..
Arka dengan gampangnya mengatakan kalau aku ini naksir si choi siwoon.. Ooh tidak kembaran choi siwon itu..
Makanya aku sangat malau kalau harus bertemu dengannya lagi..
Apalagi.. Sekarang rahasiaku terbongkar.
" pliss ... kak.. Perut gue sakit banget.. "
Kudengar rio semakin merintih, dan oke fix.. Gue kasihan.
Hahha. Kali ini dia serius sakit perut, bukan modus.
" Kak Al.. Main game lagi yuk.. Mabar "
Itu suara leo.. Oh iya satu lagi.. Aku juga sudah bisa bermain game online itu, dan sekarang aku tertarik ajakan leo..
" kakak udah naik epic belum? " tanya leo
" belum.. Gue masih di GM 3... Susah .. " jawabku, dan sekarang aku sudah nimbrung bersama mereka,
" Pro apa..kakak..? " tanya martin..
" Haha apa yah..? gue sih bisanya mage doang, gampang pakek nya. " jawabku..
Dan kini kita hanya membahas tentang game mobile legend, dan entah kenapa aku ini juga malah menjadi suka main game kayak mereka, hahaha.. Aku juga gak tau... Tapi aku merasa sangat damai bersama mereka saja, gak ada cewek yang suka menggosip dan gak perlu rebutan cowok kayak pas SMA dulu.
" aku pakek vexana Le.. " kataku
" mm.. Siapa mm..? " tanya martin
" Siwon aja mm... " kataku refleks.
Ehh.. Kenapa mereka jadi diem semua..?
Dan tiba tiba mereka semua tertawa..
Apa..? Apa yang lucu..?
" hahaha.. Kakak manggil dia siapa..? Siwon?" tanya leo, masih sambil tertawa.
Dan ketahuilah... Sekarang aku sudah sangat malu, meskipun aku tau dia punya nama.. Tapi karena otakku selalu memikirkan choi siwon..
Jadi mulutku ini hanya bisa memanggilnya siwon.
Dan si siwon hanya tertawa.. Itu menghipnotisku lagi...
Lesung pipi itu membuat jantungku berdebar sangat kencang.
" lagian.. Tuh mukak mirip banget sama siwoon.. " kataku pelan, dan mereka tertawa lagi..
Aku menjadi satu satunya wanita paling cantik disini, tentu saja.. Akulah paling cantik di antara mereka.
Dan sekarang aku sudah menjadi teman main game mereka.