
Kenapa??? kenapa aku melupakan kapan terakhir aku menstruasi..? Sesibuk itukah aku hingga tak sempat memikirkan tentang hal itu.
Kenapa..? Kenapa aku gak sadar sama sekali kalo aku hamil? Kenapa setelah usia kandungan sudah 9 minggu aku baru merasakan mual mual seperti ini..?
Ini tidak adil, aku bahkan sudah menyusun hidupku yang baru, tapi kenapa malah jadi seperti ini..
Aku gak mungkin datang ke tristan lalu mengatakan kalau aku hamil secara tiba tiba, walaupun aku tau.. Tristan memang ingin aku hamil, tidak.. Aku tak boleh bertemu tristan, mungkin akan terjadi masalah lagi kalo aku bertemu dengannya.
Sudah 4 hari aku gak masuk kerja karena aku sangat sensitif dengan bau bau makanan yang baru di masak, dan itu membuatku mual banget, apalagi saat di pagi hari seperti ini Rasanya aku tuh pengen diem di kamar mandi aja mencium aroma sabun supaya gak mual.
Hannah membuka pintu kamarku dengan kasar, lalu dia memanggilku dengan sangat keras, lah.. Anak ini pagi pagi udah kayak gini.
" Aaal... Lo dimana..!!? " teriaknya,
Aku masih didalam kamar mandi dan mencium wangi sabun mandi, haha aneh banget kan orang ngidam ini.
" apa..? Pagi pagi udah teriak "
" ikut gue periksa sekarang, elo harus merawat bayi itu dengan baik, trus beli obat biar elo gak huek huek mulu " katanya dan itu membuat aku sudah melongo, apa apa an sih ni anak.. Kenapa jadi peduli banget dengan bayi ini.
" gue gak mau.. Males ke dokter " jawabku yang langsung naik ke kasur empukku,
" denger ya.. Janin elo itu udah mau 3 bulan, kasian kalo gizi nya buruk "
" gue gak peduli, lagian siapa suruh janin ini ada di perut gue... " kataku, dan aku gak sadar ucapanku ini malah membuat hannah sangat marah.
" heeh mulut elo tuh yah.. Hati hati kalo ngomong, lagian kenapa elo mau *** sama cowok bocah kayak dia.. Dia itu cowok playboy, dan gue tau dia memang sering buang ** dia ke sembarang cewek.. Dia sama kayak abangnya.." kata hannah marah marah, aku mencerna ucapan hannah.. Dan sepertinya hannah juga sudah tidur dengan tristan.. Itu pasti benar kan? Siapa yang tak tau cowok seperti mereka, tapi.. Bagaimana hannah tau kalo tristan adik kertha..?
" tunggu tunggu.. Kok elo bisa tau semua ini jangan jangan elo juga udah pernah tidur sama dia..? " tanyaku, dan itu membuat hannah terdiam seketika,
" enggak gue belum pernah tidur sama dia, tapi dia sering boking cewek cewek juga, lagian elo kenapa mau tidur sama cowok kayak si tristan, tapi dia peduli banget sama elo bahkan dia nyuruh gue jaga elo baik baik... Eh... " lagi lagi hannah menutup mulutnya, hannah memang sangat cerewet dan dia juga tipe orang yang selalu gak sengaja bongkar rahasia dengan sifat cerewetnya itu, dia memang teman yang paling baik di dunia.. Dari saking baiknya dia tak pernah bisa punya rahasia apapun padaku.
" maksud elo apa? Tristan nyuruh elo apa? Kayaknya elo emang udah mulai tau sesuatu dari tristan " kataku yang kini membuat hannah sudah berjalan mendekatiku, lalu dia mnceritakan semuanya.
****
Hannah berjalan menuju kampus jessy setelah mengantar Al pulang, dari awal hannah sudah yakin kalo al sedang hamil, porsi makannya sangat aneh selama dia bersama al, apalagi saat al muntah muntah di kampus jessy tadi. Itu semakin membuat hannah yakin dengan feellingnya.
Setelah sampai disana kini hannah sudah melihat cowok yang tadi.
" yang mana cowoknya.? " tanya hannah pada gadis yang sudah tak sabar menunggu aksi hannah,
" yang pakek kaos putih, liat deh dia ganteng banget kan kak.. Dia mirip banget sama choi siwon super junior.. Banyak banget cewek yang ngejar ngejar dia, makanya aku juga harus bisa dapetin dia kak" kata jessy yang sudah bersemangat. Hannah berpikir sejenak.. Kayaknya Al pernah cerita kalo bocah penggoda itu mirip dengan siwon, kayaknya memang dia nih cowok yang takut banget al temui... Batin hannah, dan tanpa pikir panjang hannah sudah menghampiri kelima cowok itu.
" hai. " sapa hannah yang langsung duduk di antara lima cowok ganteng itu, kontan saja cowok itu menyambut hannah dengan sangat ramah, dan hannah tau mereka tak akan membiarkan cewek cantik dan seksi di anggurin.
" wah.. Ada apa an nih.. " kata salah satu cowok dari mereka.
" ada yang menyerahkan diri nyet " katanya lagi
" elo mau ngajakin kita ke klub malam? " tanya tristan yang sudah membuat hannah kessal, *ya ampun Al.. Cowok kayak gini yang elo suka..? Najis banget... Keliatan banget kalo dia penjahat kelamin.
*" hey.. Tunggu.. Gue gak mau ngajakin kalian ke klub malam, gue cuman mau nanyak.. Apakah dari kalian ada yang kenal sama Alberia gak..? " tanya hannah, dan kontan saja membuat kelima cowok itu menyebut nama Al bersamaan..
" Kak Al..???!!!! " kata mereka bersamaan, dan hannah semakin kaget karena mereka semua kenal Al, dan malah mereka semua langsung mengintrogasi hannah dengan berbagai pertanyaan yang tak mampu dia jawab, hannah semakin keawalahan dengan pertanyaan cowok cowok itu secara bertubi tubi..
" hei.. Tunggu tunggu.. Satu satu dong, gue gak bisa jawab " kata hannah dan itu membuat mereka semua diam, tapi kemudian pertanyaan tristan membuat semua melihat padanya.
" Apakah.. Dia sudah hamil..? " tanya tristan. Dan kali ini hannah benar benar yakin kalau Al memang hamil..
Dan saat itulah hannah sering berkomunikasi dengan tristan dan juga Arka, arka yang paling sering nelpon hannah, karena dia benar benar sangat mengkhawatirkan kakaknya yang polos ini.