He Is Cha Siwon.!

He Is Cha Siwon.!
tidak tega



Lalu dia mulai membuka satu persatu pakaianku, dengan sangat pelan dia membuka gaun yang ku pakai, meskipun dalam posisi masih berciuman tangan trristan sangat lincah membuka semua penutup bagian tubuhku,


dengan cepat trisan membuka kancing kemejanya dan tentu saja juga celananya, aah.. entah kenapa kali ini aku berharap dia bisa melakukannya dengan cepat.. jujur saja aku sudah tidak tahan.. biarlah dia mengatakan kalau aku menjadi sangat liar sekarang, semua ini karenanya kan..? dia yang sudah memperkenalkan aku dengan semua ini, dia yang mengajariku seperti ini .


Suara desahan dan suara decitan ranjang memenuhi ruangan ini, dan aku pun sudah melayang entah kemana, dan kali ini, sekali lagi aku melakukannya dengan tristan dan aku akan terus menjadi candu karenanya..


terima kasih tristan.. karena kau sudah memberiku begitu banyak pelajaran, karenamu aku bisa merasakan apa itu cinta dan juga penantian, meskipun berkali kali berpisah.. kalau kita sudah jodoh pasti akan bertemu kembali bukan?


-


-


-


-


hannah berjalan bersama Arka meninggalkan hotel mewah ini, pesta sudah berakhir .


" hannah.. apa akan baik baik saja kalo kita ninggalin kak Al begitu saja? " tanya arka yang kini sudah membuka pintu mobil.


" gue yakin mereka akan baik baik saja, bahkan sepertinya elo bakalan punya calon ponakan " jawab hannah dengan santainya, dia bahkan sangat meyakini apa yang akan terjadi kepada Al dan juga tristan.


" aah.. sialan lo " umpat Arka yang mungkin juga sudah bisa mengerti dengan keadaan sang kakak.


Arka sudah masuk kedalam mobil, namun hannah masih belum masuk juga, karena merasa hannah terlalu lama tak membuka pintu mobil Arka memilih untuk keluar dan melihat apa yang sedang hannah lakukan,


" gila.. cewek lama banget " umpatnya, lalu dia kembali membuka pintu dan keluar, arka langsung melotot saat melihat hannah sekarang, betapa kagetnya Arka saat melihat hannah di bawa paksa oleh bang Kertha.


Arka merasa sedikit tidak terima saat melihat bang kertha dengan sangat kasar menarik tangan hannah, sepertinya kertha sedang memaksa hannah untuk ikut dengannya.


" bang.. bang.. jangan kasar dong sama cewek " kata Arka yang kini sudah berada sedikit dekat dengan mereka.


" jangan ikut campur..! " kata bang kertha dengan keras, tatapannya juga sangat menyeramkan, sepertinya sesuatu sudah terjadi di antara mereka, Arka menjadi diam setelah mendengar bentakan bang kertha, sebenarnya arka ingin sekali membawa paksa hannah, dia juga merasa tak tega melihat hannah yang di seret paksa oleh bang kertha,


seperti apapun wanita itu, seharusnya perlakukan mereka dengan baik.


Arka kembali masuk kedalam mobilnya, matanya masih saja tertuju kepada mereka berdua, arka tak tahan melihat hannah yang terus menolak untuk ikut, namun bang kertha semakin memperkeras tarikannya, tak sengaja ia bergerak seakan ingin menolong saat melihat hannah sudah jatuh terduduk karena sapatu heels yang ia pakai patah, dan hatinya semakin sakit saat melihat hannah sudah menangis disana.


apakah wanita itu bisa menangis? aku pikir dia hanya wanita penggoda yang tak tau perasaan siapapun, dia wanita jahat yang sudah mau menjadi penghibur pria yang sudah beristri, tapi kenapa dia menangis dengan perlakuan bang kertha? apakah dia tidak tau kalau bang kertha adalah pria kasar?


atau jangan jangan...


hannah sudah jatuh cinta sama bang kertha..?