He Is Cha Siwon.!

He Is Cha Siwon.!
Melihat mereka



Hari ini aku sedang ambil libur kerja, sedangkan hannah baru saja pulang dari tempat kerjanya semalam, entah berapa ronde yang mereka lakukan, aku bahkan sudah merinding saat membayangkannya saja.


Setelah menjemur beberapa bajuku yang baru saja ku cuci, aku melihat seorang perumpan sedang menangis di bawah pohon sana, tanpa sadar aku pun sudah berjalan mendekatinya,


" ada apa? Kenapa kamu nangis disini? " tanyaku pada perempuan ini, dia sangat cantik, bahkan hannah kalah cantik darinya, dia terlihat sangat polos dan sepertinya dia juga anak orang kaya, melihat style dia aja udah wow banget, tapi ngapain dia pagi pagi nangis di rumah susun kayak gini?


" dia gak cinta aku, ... Hiks hiks " katanya sambil menangis, aku tersenyum mendengar ucapannya, jadi dia lagi patah hati.


" kamu di tolak? " tanyaku, dia mengangguk dan malah semakin menangis. Aaah bocah jaman sekarang gak tau malu banget


" aduhh siapa sih yang berani nolak kamu, lihat deh kamu cantik kayak gini kenapa bisa dia nolak kamu..? " kataku mencoba menghiburnya, dan sepertinya itu sedikit berhasil, perempuan ini sudah mengangkat wajahnya dan melihat kearahku. Lalu dia memelukku dan menangis lagi


" dia gak suka aku kak, dia gak pernah mau nerima aku, aku suka dia sejak SMA tapi dia selalu bilang kalau ada wanita yang dia suka, huaaaahhhhh aku kurang apa sih kak? Aku sudah cantik, aku juga orang kaya... Tapi kenapa dia gak mau nerima aku " katanya dan dia nangis lagi, ya ampun...


Aku hanya bisa memeluknya sampai dia benar benar tenang, mungkin sudah lebih 30 menit, akhirnya gadis ini sudah tenang, lalu aku mengajaknya mampir ke kamarku dan dia setuju.


Kuberikan minuman padanya saat dia sudah duduk di sofa, sedangkan hannah duduk di meja sambil memperhatikan gadis itu.


" kalo cowok gak mau jangan di kejar " kata hannah, aku langsung melotot kearahnya.


" tapi aku cantik kan kak? " tanya gadis itu, aku langsung mengangguk karena dia memang sangat cantik.


" elo memang cantik, tapi tolol.. Masak cowok di kejar kejar " kata hannah lagi, ampun deh hannah mulutnya memang pedes banget.


Kulihat gadis itu sudah cemberut.


" nama kamu siapa? " tanya ku,


" cowok yang elo incer itu kayak apa sih? Mau gue bantu gak? " kata hannah, dan itu sudah membuat wajah jessy bersinar seketika.


" beneran kakak mau bantu? " tanya jessy pada hannah, sedangkan hannah sudah melihatku karena tak percaya dengan respon anak kecil ini.


Aku hanya bisa mengangkat bahu, dan hannah pun setuju.


-


-


-


Dan benar saja, di hari libur kerja ini aku sudah ikut bersama jessy ke sebuah kampus mewah di kota ini, dan ini adalah pertama kali aku datang ke kampus, kau tau lah kan mamaku tak pernah membiarkan aku menjadi anak pintar.


Jessy sudah turun dari mobilnya dan membuka kan pintu untukku dan hannah, dengan tersenyum ceria jessy membawa aku dan hannah masuk kedalam sebuah ruangan, dan aku pikir itu sebuah aula lebih tepatnya.


Lalu aku melihat 5 cowok yang amat sangat aku kenal,


Tubuhku sudah sangat lemas saat melihat mereka sedang asik tertawa sambil memainkan hapenya,


Tidak seperitnya aku sudah salah lihat, aku mengucek mataku lalu menyipitkan mataku agar bisa melihat mereka dengan jelas, dan ternyata itu benar benar mereka...


Arka, tristan dan 3 teman lainnya.