He Is Cha Siwon.!

He Is Cha Siwon.!
Tristan



Abang kertha memang selalu saja menang dalam segala hal, dia bakhan selalu saja menjadi orang yang akan pacarku sukai, sejak awal abang kertha selalu merebut wanita yang sukai,


Kak AL.. Sejak awal aku sudah sangat menyukainya dan aku bahkan sudah terang terangan menggodanya, aku tau aku sangat jahat karena aku harus mencuri ciuman pertama dan juga mahkotanya. Tapi aku benar benar sudah sangat tertarik padanya.


Kak Al.. Dia memang sangat biasa saja tapi aku sudah menyukainya.


Oleh karena itu aku selalu berusaha mendapatkannya, bagaimanapun caranya aku harus bisa memiliki kak Al untuk selamanya.


Dia seperti orang bodoh yang tak bisa menyadari apapun, sudah sangat jelas kalau aku ini sangat menyukai kak Al.. Tapi kak Al selalu saja menganggap aku sebagai orang yang bisa mengajarinya.


Lalu haruskah gue bilang kalau gue sudah jatuh cinta padanya..?


Sudah berhari hari kak AL menjauhiku dan akhirnya aku bisa menemukannya di sebuah club malam, dia bersama Arka dan juga temannya saat SMA dulu, gue juga sering berkumpul dengan mereka sebelumnya dan gue agak curiga dengan sikap kevin saat bersama kak AL... Sepertinya juga sudah terjadi sesuatu dengan mereka di masalalu.


Gue seneng karena abang kertha menolak kak Al lagi untuk yang kesekian kalinya, dan akan ada jalan untuk gue semakin dekat dengan kak al.


Sebenarnya aku sangat kasihan karena kak al masih saja menangis karena di tolak dengan bang kertha, tapi kali ini kak al harus benar benar jadi milikku, aku siap untuk menikahi kak al kapan pun itu.


Dan akhirnya... Kak Al sudah menerima aku menjadi miliknya, aku sudah berhasil memeluk tubuhnya hingga aku terus ingin melalakukannya.


Kak al menerima aku kan? Kak al pasti sudah akan membuka hatinya untukku..


Bagaimanapun.. Ini akan menjadi kenangan paling terindah dalam hidupku..


Aku belum pernah merasakan perasaan seperti ini sebelumnya, aku sangat bahagia karena aku sudah berhasil mendapatkan kak al...


Kak Al.. Tau kah dirimu...


Aku sangat mencintaimu sejak pertama aku melihatmu, jadi tetaplah bersamaku dan menjadi sangat dekat denganku...


Saat pagi tiba, aku pikir akan menjadi hari paling indah dalam hidupku, tapi ternyata tidak..


Kak berkata dia tak pernah mencintaiku sedikitpun... Lalu selama ini apa yang dia rasakan?


Tak pernahkah sedetik saja dia merindukan aku?


Apakah aku benar benar tak ada artinya dalam hidupnya?


Aku bahkan sudah mmberikan hatiku padanya, dan aku juga sudah benar benar mati rasa dengan wanita lainnya..


Sejak aku kenal kak AL... Aku sudah tak sebejat dulu lagi..


Aku hanya fokus pada kak Al saja...


Dan aku sudah berfikir kalau kak al juga mencintaiku...


Tapi ternyata.. Kali ini aku tau kalau Aku bukan siapa siapa untuk kak AL...


Bahkan aku sangat ingin kak al hamil anakku sekarang juga...


Tuhan.. Aku mohon.. Jagalah janinku di rahim kak Al.. Biarkan dia hamil bayiku di dalam perutnya... Biarkan dia melahirkan anakku nanti..


Aku mohon.. Buat kak al hamil setelah ini, aku akan bertanggung jawab kalau kak al hamil..


Aku sudah mencintainya.. Aku sudah terlanjur mencintai kak al...


" kita harus akhiri semua ini.. " kata al, dan itu sudah membuat hatiku sangat sakit.


" gak bisa.. Kak al akan tetap jadi milikku.. " jawabku, aku benar benar hanya ingin kak al.


" tan..!!! Ini gak benar..!! "


" kenapa kakak selalu bilang ini tak benar..? Aku yakin.. Kakak juga sudah mulai menyukai aku kan..? Ayo jawab kak.. Kakak pasti juga sudah menyukai aku.. Tak mungkin kakak mau melakukan semua ini kalau kakak tak pernah menyukai aku juga.. "


Kataku.. Dan itu mampu membuat kak al terdiam,


Aku sudah yakin kalau kak al juga sudah mulai mencintai aku.