
Ya Ampun... Mama tak peduli padaku kan? Lihat.. Dia biasa saja saat melihatku keluar dari kamar, sebenarnya aku ini anaknya atau bukan? Kenapa mama begitu tak menginginkan aku.
Dan benar saja saat aku sudah duduk di meja makan mama hanya bertanya kapan aku pulang.. Dan mama tak bertanya apapun kemana aku pergi semalam,
" mama tau.. Kamu pasti bersenang senang dengan kertha semalam, mama lihat baju kamu berbeda dengan yang semalam " kata mama yang masih saja makan, dan mama mengatakan itu saat papa juga sedang berada di ruang makan ini. Aku kaget mama malah membiarkannya begitu saja, andai mama tau kalau aku ini sudah tidur dengan adik iparku sendiri ma.. Mama ini sebenarnya apa apan sih..?
" Mama juga pernah muda... Mama tak akan mengekang kamu sekarang, apalagi sebentar lagi kamu sudah akan menikah dengan kertha, yang penting kamu melakukannya dengan hati hati " kata mama lagi, dan aku sudah menyemprotkan minumanku sekarang, apa ini? Kenapa mama malah semakin ingin aku masuk kedalam kehidupan free sex seperti ini..?
" mama... Kasian Al jadi malu " kata papa, dan Fix... Bola mataku sudah hampir keluar dari tempatnya.
Orang tua macam apa mereka ini..? Ya Tuhan tolong aku... Aku sudah salah karena di lahirkan dari keluarga seperti ini.
" jadi.. Bagaiamana rasanya saat pertama kali begitu..? " tanya mama dengan wajah yang sangat mengerikan, dia menggodaiku.. Andai mama tau kalau aku melakukannya bukan bersama kertha.. Apakah mama akan tetap seperti ini?
Dan aku sudah merasa kesal dengan pertanyaan mengerikan dari mama, aku pun meninggalkan ruang makan dan kembali ke kamarku.
Bagaimana bisa keluargaku jadi seperti ini, mama dan papa sangat aneh kan? Pantes aja mereka selalu mengeraskan suara saat melakukan wik wik itu.. Mereka sengaja agar aku mendengarnya kan? Huaah.. Pantes aja otak gue isinya porno semua karena ternyata orang tua gue sendiri memang berotak mesum.. Ya Tuhan., apa salahku di kehidupan sebelumnya..?
Setelah kerjadian antara aku dan tristan.. Aku malah semakin ingin menjauh dari kehidupan mereka semua, dan aku harus pergi menghilang dari semua tuntutan ini..
Ya. Aku sudah berencana kabur dan memulai hidup baru..
Tapi.. Bisakah..?
Apakah aku bisa bertahan hidup dengan modal keadaanku yang seperti ini? Aku tak bisa melakukan apapun, aku hanya bisa menikmati harta orang tua saja...
Tapi aku harus pergi dan hidup lebih baik kan? Aku tak mau menjadi bodoh karena sebuah perjodohan yang mama paksa... Aku harus bangkit... Yaa aku harus bangkit. Dan menjadi diriku sendiri.
Aku sudah mengambil tabunganku selama menjadi anak mama, haha aku tau aku tak akan hidup kalau bukan karena harta mama, dan aku juga sudah memindahkan harta ku ke tabungan baruku..
Dan sebentar lagi.. Welcome a New life..
Aku sudah mengemasi bajuku beberapa saja, dan sisanya aku akan membeli setelah aku mendapatkan gaji, dan aku harus menyewa rumah susun untuk sementara, yaa.. Aku akan hidup mandiri sekarang, selamat tinggal masalalu,..