He Is Cha Siwon.!

He Is Cha Siwon.!
Terjebak



Weekend..


Hari ini mereka semua ngajakin aku jalan jalan, awalnya aku gak mau, tapi mereka sangat pemaksa,


Jadi aku ikut sekarang.


Dan kini sampailah di sebuah villa di pinggir pantai, aku tak tau dimana ini yang jelas.. Aku pasti aman kan bersama mereka ini..?


Aku malah sudah berfikiran buruk sekarang,


Kami semua masuk kedalam villa, sederhana dan klasik banget, sepertinya sudah sangat lama villa ini buat, mungkin peninggalan kakek Rio tapi sangat nyaman, aku bisa mendengar suara ombak dengan sangat jelas.


" Kakak.. Istirahat di kamar ini aja ya.. Wanita harus lebih di utamakan.. " kata rio,


" makasih.. " kataku dan langsung masuk kedalam kamar itu,


Dan woww... Ini bagus banget.. Aku bisa melihat pantai dari kamar ini, pasir putih membentang luas disana, aku jadi pengen berenang disana..


Dan tiba tiba suara ramai menghentikan lamunanku, aku jadi penasaran..


Oh my gosh..


Ada 5 cewek cewek cantik disana, dan mereka sudah memeluk mesra para cowok disana..


Aku sudah shock sekarang,


Apalagi saat melihat siwon ku... Dia malah membiarkan gadis itu duduk di pangkuannya.


Aah.. Sialan.. Aku terjebak.. Mereka sengaja kan..? Mereka semua tau kalau aku tak punya pengalaman sama sekali dengan hal seperti itu, jangankan ciuman sama cowok.. Pengalaman pacaran aja aku gak pernah.


Iihh.. Menjijikkan.


Aku bisa melihat dengan jelas siwoon melihatku sambil tersenyum.


Lalu dengan cepat aku menutup pintu kamar ini.


Apa yang mereka lakukan sekarang..? Kenapa mereka membawaku kalo mereka cuman ingin bermesraan begini.


" tok tok tok "


Suara pintu kamarku di ketok, tapi aku sudah males sekarang. Aku gak akan membuka pinti kamarku sampai kapan pun..


Aku benar benar kesal.


Aku mendengar suara pintuku di buka, dan ternyata dia arka,


" kakak... Jangan salah paham dengan semua ini... " kata arka.


" kakak udah salah paham sejak awal.. Kakak gak suka kamu kayak gini, anter kakak pulang sekarang juga " kataku,


" apa kak.? Pulang sekarang juga..? Perjalanan dari apartemen kesini itu empat jam kak.. Lebih baik kakak nikmatin semua ini, nanti aku kenalin kakak sama abangnya tristan.. Dia ganteng banget lho kak.. "


Dan yap.. Kata kata ganteng dari mulut arka membuat mataku berbinar, hahaha... Si siwoon aja gantenngnya udah gak ketulungan. Gimana dengan abangnya..?


Atau jangan jangan.. Mereka ngajakin aku kesini hanya untuk jodohin aku sama abang siwoon? Huaaaahh.,


" tuhkan.. Kalo udah denger cowok ganteng.. "


Yaiyalah.. Gue normal..


" ooh iya kak, kita mau mandi di pantai.. Kakak mau ikut..? " tanya arka,


Sebenernya pengen ikut, tapi aku gak suka berkumpul dengan perempuan.


" enggak.. Nanti aja gue kesana.. "


" oke deh.. "


Mataku tertuju kepada mereka yang sedang bermain bola voli di pinggir pantai, dan kuakui. Tubuh cewek cewek itu sangat seksi, apalagi saat pakek bikini kayak sekarang ini..


Makanya aku gak berani kumpul sama mereka, ya karena itu... Gak pede banget.


" kak.. "


Suara itu mengagetkan aku.


Itu siwoon kan.?


dia tersenyum padaku, maksudnya apa..?


Aku heran dengan sikapnya sekarang, elo mau pamer lesung pipimu kan? Mau pamer mukak ganteng kamu pas lagi senyum kan..?


Uuukkhh.. Sumpah ganteng banget.


Tapi aku harus kuat.. Ini cobaan.. Cowok ganteng ini otaknya agak bermasalah.. Sama kayak adek gue..


" lo mau apa..? Cengar cengir kayak orang gila.. " kataku. Seridaknya aku jaga image meskioun aku sudah terpesona dengan wajah gantengnya.


" kakak gak ikut main? " tanyanya.


Dan kini dia sudah berjalan mendekati aku, aku menggeleng, tapi mataku masih tertuju kepada mereka semua..


Aku berdiri sambil menatap keluar sana.


" ooh iya.. Cewek elo yang mana tadi..? "


Tanyaku,


Aku sudah kaget sekarang, dia sudah sangat dekat denganku, bahkan aku sudah bisa mencium wangi hembusan nafasnya, wajah gantengnya sangat dekat, jantungku sudah berdegub kencang sekarang.


" eeh.. Elo.. Ngapain deket deket gue..? "


Refleks aku mendorong tubuh tinggi tegapnya.


Dan kini dia sudah tertawa.


" kakak ini lucu banget.. Gimana mau punya cowok kalau kakak galak banget.. " katanya,


Dan kini aku sudah kesal, dia menguji kesabaranku ternyata.


" itu gak lucu..!! " kataku.


Aku meninggalkannya, huaaaah... Sejujurnya tadi aku deg degan banget, itu pertama kali aku berdekatan yang sangat dekat dengan cowok, dan itu bukan adikku.


Sepertinya wajahku sudah kayak kepiting rebus.