He Is Cha Siwon.!

He Is Cha Siwon.!
Merasa kepergok



Aku kembali menjadi diriku yang dulu, aku juga menjadi sangat bersemangat saat aku bisa bercanda lagi dengan kevin, ya Tuhan. Aku sangat merindukan kevin terima kasih karena aku sudah di pertemukan lagi dengannya,


Aku tertawa saat mereka menceritakan saat masih suka bolos karena ingin main game di mall, sifat usil kami di masa lalu menjadi obrolan yang sangat menarik, aku ingat dulu saat kami berjalan mengelilingi mall tanpa alasan dan saat menaiki eskalator salah satu teman kami tiba tiba kentut dan bau nya sangat busuk, awalnya dia fikir hanya ada kami ber 6 saat itu di tangga eskalator makanya dia berani buang Bom sembarangan dan ternyata tanpa dia sadar seorang wanita cantik yang tepat di belakangnya jadi muntah muntah karena bau Bom miliknya.


Kami semua kembali tertawa mengingat masa gokil dulu, sepertinya sudah sangat lama aku tak sesenang ini, dan aku bersyukur karena arka mempertemukan lagi aku dengan kevin.


Aku tidak sadar kalau sejak tadi ada seseorang yang sedang memperhatikan kami, tiba tiba arka sudah mencolek diriku memberikan isyarat kearah belakangku, dengan malas aku melihat kebelakangku dan ternyata kertha sudah berdiri tepat di belakangku.


Rasanya jantungku sudah berhenti berdetak sekarang.


" kertha " kataku lirih, aku bisa merasakan aura kemarahan keluar dari raut wajah kertha, dan tentu saja cowok normal akan marah kalau tunangannya malah bercanda ria dengan beberapa pria asing.


" dia siapa AL..? " tenya kevin, dan aku bingung akan menjawab apa setelah mendengar peratanyaan kevin, apakah aku harus menjawab kalau dia tunanganku? Tapi kertha akan marah kalau hubungan ini di ketahui orang banyak kan?


" dia temenku vin.. " jawabku refleks, dan entah kenapa arka jadi melotot karena aku bilang kertha adalah temanku, dan benar saja kertha sudah terlihat sangat emosi, apakah dia marah karena aku mengatakan dia adalah temanku?


Dan lagi.. Seorang pria yang tak ingin aku lihat wajahnya juga sudah datang menghampiri meja kami, oh my gosh.. Haruskah jadi seperti ini? Kenapa semua pria yang ada hubungannya denganku tiba tiba muncul di saat yang bersamaan? Dan entah kenapa aku merasa menjadi seorang wanita yang tamak akan pria tampan.


" jadi kakak disini? Apakah kakak sangat bersenang senang dengan para pria ini? " tanya tristan, dan yap.. Tristan tetaplah tristan dia adalah pria yang tak bisa diam saja kalau sudah melihatku.


Aku sudah duduk kembali, aku sudah tak tau apa yang harus aku lakukan sekarang, kenapa aku merasa seperti seorang wanita yang ketahuan selingkuh.


Kulihat kevin hanya tersenyum saja. Sedangkan kertha.. Dia masih saja dengan wajah dinginnya.


" Arka.. Kita bawa kakak ipar pulang duluan saja, gak baik kalau dia tetap disini di jam seperti ini " kata tristan,


Dengan mudahnya di membongkar rahasiaku di hadapan kevin, tadi aku bilang kertha adalah temanku kan? Dan sekarang dia bilang kakak ipar.


Kulihat kevin sudah mulai ingin bicara, dan tamatlah aku sekarang, kevin akan tau kalau aku sudah bertunangan.


" kakak ipar? Elo udah menikah AL..? " tanya kevin dan aku sudah menunduk sekarang, memang belum menikah tapi sudah di pastikan akan menikah.


" belum.. Tapi dia akan menikah denganku " kata kertha, dan entah kenapa aku sedikit senang karena kertha berkata seperti itu, sepertinya dia sedikit akan menerima aku.