
"kak Yunda masak? " tanya ku saat sampai di dapur aku melihat kak yuda berkutat dengan peralatan dapur
"menurut mu"
"ada yang bisa aku bantu? "
"ini yang sudah matang tata di meja sebentar lagi juga kelar"
aku pun bergerak cepat mengikuti instruksi kak yuda dan segera menata hasil masakannya di meja makan
"selesai mari makan" ucap kak yuda meletakkan udang saus padang kemudian duduk mengambil nasi dan lauk
aku pun mengikutinya karena jujur aku sudah begitu lapar karena dari pagi hanya sarapan bubur ayam
"waow amazing masakan kak yuda luar biasa belajar dimana? " ucap ku saat menikmati suapan pertama hasil karya kak yuda
"di kampus"
"di kampus? maksudnya? "
"aku dulu pernah kuliah ambil jurusan chef, "
"serius? "
"hem"
"wah pantas makannya kaya di restoran yang aku pernah makan sama lista waktu di surabaya, tapi lebih enak ini sih,, hehe"
kami akhirnya menikmati makanan sampai tak tersisa dan setelahnya aku yang bertugas membersihkan piring dan perabotan masak yang memang kak yuda tinggalkan setelah masak
******
"kamu ga kerja tik''sapa kak yuda pagi ini saat aku berkutat dengan masakan ku
" dua hari free kak"
"mau ikut ke kantor ga"
aku menautkan kedua alis ku masih mencerna setiap ucapan kak yuda
"hari ini ada acara hari jadi kantor jadi mau ga ikut''taearnya lagi
" boleh tapi apa ga papa aku kan bukan karyawan "
"kamu kan keluarga ku jadi boleh-bokeh aja"
"jam berapa acaranya"
"ah ya aku bisa cari baju dulu kalo gitu"
"kamu ga ada baju buat acara-acara formal? "
aku hanya menggeleng kan kepala tanda tidak
"nanti sebelum berangkat aku antar ke butik langganan ku"
"ga usah kak aku ke toko baju yang di depan RS aja" tolak ku
"kenapa? "
"pasti mahal" jawab ku lirih
"hahaha,,, terus kamu apakan uang yang selama ini aku kasih ke kamu? "
"ya buat jajan sih tapi ya ga semahal yang ada di butik"
"kamu ini ada ada aja, ayuk sarapan setelah itu kita siap-siap" ajak kak yuda
*****
pukul 9.30 aku sudah siap dengan gamis navy yang ku padukan dengan pasmina maroon aku sengaja tampil biasa karena kak yuda bilang akan mengantarkan ki ke butik terlebih dahulu jadi ga masalah dengan tampilan ku saat ini
aku keluar kamar bertepatan dengan kak yuda yang juga baru keluar kamar
seketika aku terhipnotis dengan tampilan nya hari ini
biasanya kak yuda akan tampil denga kaos yang di balut jas kerjanya jadi meski formal masih terlihat santai
saat ini dia tampil dengan setelan tuxedo warna navy nya benar-benar begitu perfect
"sudah siap" ucap kak yuda membuyarkan lamunan ku
"em sudah" jawab ku berusaha menutupi ke gugupan
setengah jam kemudian kami sampai di sebuah butik terkenal di kota ini
kak yuda berjalan di depan dan aku mengekor di belakang nya
"selamat siang tuan yuda ada yang bisa kami bantu" sapa salah satu karyawan butik ini
"hem, siapkan baju, tas dan sepatu untuknya hari ini ada acara di kantor" jawab kak yuda sambil mengarahkan ku untuk mengikuti karyawan tersebut
"baik tuan akan kami siap kan, mari nona ikut saya" ucap nya ramah