
setelah ke heboh anies-sandi lista barusan dalam ruang kelas berubah menjadi hening
sebagian mahasiswa sibuk dengan buku di tangan nya sebagian sibuk dengan gadget nya dan sebagian sibuk bercerita dengan teman terdekat nya
tapi semua itu berbanding terbalik dengan suasana di luar kelas yang tampak ricuh
entah lah aku tak mau ambil pusing dengan kehebohan di luar ku fokus kan diri ku dengan buku di tangan ku
hingga senggolan kaki lista memaksa ku untu menoleh nya
"apa? " kata ku
dia hanya menunjuk dengan dagu nya ke arah depan seketika aku ikuti arah pandangan nya dan...
"selamat pagi semua" sapa seorang di depan sana
"pagi... "
"perkenalkan saya Widi perawat di RSUD sekali gus dosen pengganti sementara disini karena ibu karin tidak dapat hadir dikarenakan cuti melahirkan,,, saya harap anda semua dapat kooperatif di mata kuliah saya karena saya tidak akan segan memberikan anda nilai E sebagai sanksi paham" jelas nya
"paham pak"
hem.... definisi dosen kiler
bagaimana ketika menangani pasien nya di RS kalo orang nya seperti ini akan kan sadis juga
saat menerangkan mata kuliah nya tanpa tak sengaja dia seperti mencuri pandang ke arah ku
oh astaga ngapain juga dia lirik-lirik segala
ganteng sih ganteng tapi kalo lihat muka datar dan cara bicaranya hem sebelas duabelas dengan si kutub
astaga kenapa aku bisa sampai kepikiran si kutub itu lagi
udah damai dia di bali mudah-mudahan lama g balik balik
tanpa sadar aku malah senyum senyum sendiri sampai sebuah suara mengagetkan ku
"anda setelah ini bantu saya mengumpulkan tugas teman-teman anda dan bawakan ke ruangan saya" ucapnya tiba-tiba aja udah di depan ku
"em baik Pak"
"dan untuk mata kuliah hari ini saya akhiri sampai bertemu di pertemuan berikut nya selamat siang"
aku pun bergegas mengumpulkan tugas teman-teman ku untuk ku antarkan ke ruang pak Widi
"ih tika beruntung banget sih kamu di suruh ke ruang pak Widi aku juga mau kali" ucap Siska mahasiswi tercentil di kelas kami
"nih kalo gitu kamu aja yang anterin ke ruang pak Widi aku juga g minat mau ke kantin aja laper" kata ku sambil menyodorkan setumpuk makalah kami
"tapi nanti aku kena semprot malah kamu aja deh" ucapnya sambil berlalu
"perlu bantuan g tik,, " kata lista
"ga usah lis kamu langsung ke kantin aja pesenin aku bakso seperti biasa nanti aku sampai kantin biar bisa langsung makan" kataku
.
"ok aku duluan yach" lista pun berlalu sambil melambaikan tangan ke arah ku
ku angkat makalah dan bergegas untuk ke ruang pak Widi agar aku bisa cepat ke kantin menyantap makanan kesukaan ku
tok tok tok
"masuk"
"permisi pak ini makalah nya pak"
"taruh di situ dan duduk" ucapnya menunjuk sofa di sudut ruangan nya
"kenapa anda tadi senyum-senyum di jam mata kuliah saya anda berfikir mesuk tentang saya? " kata nya to the point
"hah.. " aku masih tercengang dengan ucapannya
"kenapa? " ulangnya
"em.... saya ingat kucing saya di rumah pak" jawab ku sekenanya ga mungkin aku bilang dia sebelas duabelas dengan si kutub
"hem benar kah karena kucing? " tanya nya penuh mengintimidasi
"em iya Pak kucing yang baru di beli semalam lucu jadi saya kepikiran terus" kilah ku dengan ekspresi pura-pura bahagia
"baiklah karena kucing anda tidak konsentrasi di mata kuliah saya jadi hukumannya,, bantu saya koreksi makalah itu" katanya sambil menunjuk setumpuk makalah yang ku bawa tadi
"apa? "