
"setelah kamu ga magang itu tandanya aku juga udah ga ngajar lagi di kampus karena karin udah balik ngajar lagi, aku harap kita tetap menjaga komunikasi kita dengan baik dan saling percaya, aku akan usahakan untuk kita saling ketemu dan kamu bisa datang ke RS kalo aku lagi sibuk,"ucap mas Widi memulai obrolan kami
"ya masa aku nyamperin kamu ke RS mas kan malu" jawab ku
mas Widi hanya terkekeh mendengar ucapan ku
"ga papa saling mengunjungi biar ga canggung nanti kalo udah merried"
blush aku langsung tersipu malu bahkan sudah kupastikan wajahku memerah seperti tomat
*********
"tik gimana kemarin moment melepas rindu untuk kedepan nya bakal jarang ketemu dong" ucap lista esok hari nya saat kami mulai aktifitas pertama di kampus selepas magang
"B aja aku mah ga kaya kamu suka heboh sendiri"
"ih kamu mah"
"guest hari ini karena kita baru selesai magang jadi kita masih free karena makalah magang kita selesai" ucap ridwan saat memasuki kelas
"yeeee bisa pulang cepat dung" timapal alin
"yup cus kita cabut" ucap ridwan memberi komando kami untuk balik
"lis,,, jalan yuk ke mall shoping,,, aku ada lebihan uang jajan dari kak yuda bisa lah buat shoping" ajak ku
"traktir yah" ucap nya dengan wajah imut nya
"asal jangan yang mahal-mahal ya" goda ku
padahal aku dan lista bukan pecinta barang mahal secara kami lebih tertarik dengan harga discount meski harus merjubel berebut barang discount
*******
sesampainya di mall kami menuju salah satu toko baju sebelum aku masuk lista sempat menarik tangan ku
"yakin mau belanja di sini, ga ada discount" bisik lista
"yakin lah" ucap ku santai sambil melenggang memasuki toko tersebut
aku juga membeli kan satu stel baju untuk lista angap aja traktiran ku karena kak yuda kemarin membebaskan aku menggunakan uang jajan darinya
bukan kenapa kemarin-kemarin aku masih sungkan untuk menggunakan nya karena takut dibilang matre
hahahh dan hari ini aku malah shoping besar bersama lista ya karena aku lagi butuh beberapa baju setidaknya untuk mengimbangi saat aku jalan dengan mas Widi agar ga kebanting habis dengan penampilan nya
.
"gila emang berapa sih uang jajan dari kak yuda mu itu hingga kamu belanja segitu banyak nya" ucap lista penasaran
"ya lumayan sih sebulan nya dan ini karena beberapa bulan aku ga pake jadi bisa lah buat traktiran kamu" jawab ku
"gila,,, Bila-bila nya kemarin-kemarin masih aja bersikap sok hemat padahal kantong tebel" gerutu lista
"aku pake uang jajan dari kak yuda juga kalo lagi butuh aja,, dan kemarin pas dia pulang aku di tegur kenapa uang jajan ku ga pernah berkurang,, dan kata nya lagi aku bebas beli apa aja yang aku mau tanpa rasa sungkan seperti rista dan kak mawar" jelas ku
"berarti besok-besok kamu ga usah hemat-hemat lagi"
"ya ga gitu juga dong lis, seperlunya aja"
"tapi aku mau sekali-kali kita makan di restoran itu" tunjuk lista pada salah satu restoran mewah yang terletak di mall tersebut
"ok hanya hari ini" jelas ku
lista dengan semangat menggandeng ku memasuki restoran tersebut
"wah wah wah anak kuliahan kaya kalian bisa juga makan di restoran mewah seperti ini" ucap lusy saat kami berpapasan di depan pintu masuk
aku dan lista hanya menatap jengah pada makhluk satu ini
"dapat duit dari mana? bisa makan di restoran mewah kaya gini, dan belanja barang sebanyak ini jangan-jangan kalian jadi sugar baby om om ya" ejek lusy
lista yang mudah tersulut emosi hampis saja melabrak lusy kalo saja aku tak buru-buru menariknya memasuki restoran tersebut
"jangan bikin mood kamu hancur karena ucapnya bisa-bisa makanannya lezat di dalam ga akan terasa nikmat saat kamu makan nanti" ucap ku agar lista tetap fokus pada tujuan kita yaitu makan