From Nurse To Chef

From Nurse To Chef
part 52



"wah kemajuan kak tika di jemput kak yuda keren" ucap rista sambil mengacungkan ke dua ibu jarinya saat aku keluar dari mobil kak yuda


"ga sengaja ketemu" balas Kak yuda ketus sambil berlalu meninggalkan kami


"bener ga sengaja ketemu kak"


"iya" jawab ku singkat


"kok bisa? "mulai deh jiwa keponya ni abg


" tadi pulang kuliah mampir di cafe sama temen trz ban motor kakak bocor ketemu kak yuda ya udah diajak bareng"kata ku bohong


"oh ya kak, kak mawar pulang lho"


"oya" ucap ku berbinar senang ah bisa nonton drakor bareng jadinya secara aku selalu hemat kuota untuk hal-hal yang di luar keperluan kampus dan saat kak mawar pulang aku bebas nonton drakor sepuas ku


"tapi langsung keluar kak mawar nya" lanjut rista


"kemana" rista hanya mengangkat bahu tanda tak mengerti kemana pergi nya kak mawar


"tika bantu budhe masak ya mumpung anak-anak pulang semua budhe mau masak spesial untuk makan malam" pinta budhe saat ku hendak ke kamar


"tika taroh tas dulu ya budhe" jawab ku dan hanya di balas anggukan oleh budhe wati beliau tampak bahagia hari ini mengingat sudah berbulan-bulan mereka baru bisa berkumpul bersama lagi


"bu jangan lupa makanan kesukaan ku juga harus ada, jangan cuma makanan kesukaan kak yuda sama kak mawar aja yang di masak" pinta rista saat aku dan rista memasuki dapur


"kalo gitu bantu ibu dan kak mawar masak, secara kita masak banyak hari ini" usul budhe yang secara perlahan mengajarkan rista luntuk belajar memasak


"kak mawar aja udah jago kenapa harus rista ikut masak" protesnya


"bantu masak rista bukan nyuruh kamu masak langsung, nih kupas dan potong-potong sayurannya" balas ku sambil menyodorkan beberapa jenis sayuran untuk di kupas dan dipotong


setidaknya kalo dia belum bisa memasak paling tidak bisa membantu alakadarnya


sejam sudah kami berkutat di dapur dengan di selingi celotehan rista dan tingkah konyolnya yang ingin belajar memasak


"budhe tika bersih-bersih dulu ya" kata ku


"iya sekalian kalo turun panggil yuda"pinta budhe


*******


pucuk di cinta ulampun tiba tanpa harus memanggil kak yuda orang nya sudah keluar bertepatan saat ku buka pintu kamar ku


" eh belum di panggil kak yuda nya dah keluar"ucap ku basa basi


"hem"


"hanya deheman lagi? mulai kumat kah dia? " batin ku


tanpa sadar kami berjalan beriringan meski tanpa obrolan diantara kami


samar ku dengar suara ramai di meja makan mungkin kak mawar sudah pulang


dan ternyata benar dugaan ku kak mawar sudah pulang tapi ada kak haris juga di meja makan sudah lah cuek saja dan lupakan kejadian tadi di kampus


"Hai tika" sapa kak mawar pada ku


"Hai kak kapan dateng" sapa ku balik


"tadi sore kamu tumben pulang hampir magrib"tanya kak mawar


" em iya tadi diajak temen mampir di cafe"ucap ku bohong sambil sedikit melirik kak yuda yang duduk di sebelah ku


kak yuda hanya menampilkan wajah datar nya sambil menyodorkan piringnya meminta ku mengambilkan makanan untuk nya


sementara kak mawar melakukan hal yang sama untuk kak haris tapi seperti nya kak haris malah menatap ku dengan tajam tapi tak ku perdulikan