
tak terasa satu bulan sudah aku dan teman-teman magang di RS dan hari ini diadakan perpisahan sederhana dari pihak RS untuk kami mahasiswa magang
acara diadakan sederhana di aula RS dan dihadiri beberapa staf RS beserta pimpinan RS
setelah acara pelepasan mahasiswa magang dilanjutkan dengan acara makan bersama setelah itu kami para mahasiswa di persilahkan kembali ke kampus
"tik bukan nya itu cewek yang dulu negur kamu di kantin ya" ucap lista saat kami mengambil makan dan tanpa sengaja melihat keberadaan lusy di antara staf RS yang hadir di acara pelepasan mahasiswa magang
"hem,, mungkin dia mewakili devisi nya" tebak ku
"ih lihatin tuh ganjen amat mepetin pak Widi sok care"
aku hanya melihat tanpa menanggapi ucapan lista toh di tempat umum ini dan masih bisa di toleran
"pak Widi sama bu lusy serasi ya, cowok nya ganteng ceweknya cantik" kasak kusuk mulai beredar dari beberapa karyawan RS
"denger-denger keluarga mereka dekat makanya akarab gitu"
"aku sempat denger kalo sebenarnya mereka di jodohin karena kedekatan orang tua mereka"
deg dijodohkan?
*kalo mereka benar dijadikan kenapa mama mas Widi care banget sama aku waktu itu bahkan lusy sempat sedikit diabaikan karena kehadiran ku
ah sudah lah tak usah tanggapi omongan mereka jalanin aja dulu yang aku percaya sama mas Widi ga mungkin dia bohongin aku dan hianatin aku secara dia tau seperti apa rasanya di hianatin*
"wah bu lusy sama pak Widi makin deket aja, udah jadian ya" ucap salah satu staf RS saat lusy mengambil makanan
"ah iya begitu lah" jawabnya dengan mengembangkan senyum menyadari aku yang sedang duduk tak jauh dari meja tempat nya mengambil makanan
"Mudah-mudahan jodoh ya bu"
"ah iya do'a nya ya semua" sengaja dia sedikit mengeraskan suaranya agar aku mendengar dengan lebih jelas ucapannya
"bener-bener pengen aku bejek-bejek itu cewek" ucap lista penuh emosi
"udah biarin aja"
📱 mas Widi
yang, pulang jalan bareng yuk sama yang lain hitung-hitung hadiah dari mas untuk kalian karena sudah berhasil melewati masa magang dengan baik
📱me
tanpa menunggu lebih lama aku info kan perihal tersebut kepada teman-teman ku dan mereka menyambut dengan antusias
**********
setelah acara selesai dan melepas baju dinas kami berkumpul di parkiran membahas rencana kita jalan hari ini
setelah dengan banyak perdebatan akhirnya kami sepakati untuk ke Timezone untuk sekedar havefun
"jadi mau pada kemana" tanya mas Widi saat dia sudah sampai di parkiran
"Timezone aja pak lebih seru" ucap ridwan menimpali pertanyaan pak Widi
"ok boleh sudah ada kendaraan masing-masing" tanya mas Widi
"alin pak yang belum ada temen karena dia y
ga bawa motor" ridwan lagi-lagi yang jadi juru bicara diantara kami
"bareng saya mau" tanya mas Widi
"saya naik ojek online aja pak" jawab alin
"kenapa kita satu arah, jangan sampai saya di bilang menelantarkan mahasiswa saya begitu aja" jelas mas Widi
"tunangan alin protektif pak ga bisa lihat alin deket cowok lain"
"lah tukang ojek kan juga cowok" jawab ku
"beda ceritanya kalo tukang ojek" ayu membalas ucapan ku
"tika kamu sama siapa" tanya mas Widi
"sama ayu pak"
"ayu kamu bisa bawa motor"
"bisa pak"
"ya sudah tika sama saya dan ayu kamu bocengin alin ke mall nya gimana"
"itu lebih baik pak" jawab alin cepat