
sebelum subuh aku bergegas keluar dari ruang rawat ayah aku tak mau mereka melihat ku berada di sini aku masih belum siap
****Yuda provinsi end*****
setelah mandi dan menunaikan shalat aku hendak menuju kantin untuk mencari sarapan tapi sebelum aku beranjak budhe sudah datang membawakan sarapan untuk kami
"budhe udah baikan? " tanya ku
"sudah nak sekarang kamu sarapan dulu baru pulang kuliah pagi kan? " tanya budhe
"ayah sarapan sekarang ya habis itu minum obat" kata budhe sambil membantu pakdhe untuk duduk
"pakdhe semalam ngerasa Yuda data apa benar tik? "tanya pakdhe
aku mengerikan dahi ku karena semalam aku tidur jam 12.00 tapi tak ada seseorang pun yang ku lihat apa iya semalam dia yang datang
" sampai tengah malam tika baru tidur tapi tak ada siapapun yang datang pakdhe "meski agak curiga tapi aku berusaha menutupi dugaan ku aku takut kalo bukan kak Yuda dan itu akan membuat pakdhe sedih
" ah hanya perasaan ku saja kah karena terlalu berharap dia datang"ucap pakdhe nampak kecewa karena anak laki-laki nya tak menengok saat beliau terbaring sakit
"Yuda pasti pulang, dokter wahyu bilang akan membujuk Yuda" ucap budhe menenangkan pakdhe
"budhe pakdhe tika pamit pulang ya setelah ini tika harus ke kampus" pamit ku sambil menyalami kedua orang tua tersebut
*******
sudah seminggu pakdhe di rawat di RS kami pun bergantian menjaga beliau
dan hari ini giliran ku kembali menjaga pakdhe
"malam Pak seno bagaimana sudah mendingan kah? " tanya dokter wahyu saat memasuki ruang perawatan pakdhe
"alhamdulillah sehat dok Terima kasih sudah selalu setia merawat saya" ujar pakdhe
"semua sudah stabil besok siang bisa pulang ke rumah tapi harus istirahat di rumah untuk beberapa hari" pak wahyu menjelaskan
"baik dok" jawab pakdhe
"dan untuk.... "ucap pak Wahyu terhenti saat menoleh ke arah ku
"tika dok"bukan aku yang menyahut tapi pak Widi yang saat ini bertugas membantu dokter wahyu untuk visit pasien
" ya untuk tika tolong rawat pak seno dengan baik angap saja kamu sedang praktek, dan materi yang di jelaskan pak Widi bisa kamu terapkan saat merawat pak seno"ucap pak wahyu sambil melirik ke arah pak Widi yang berdiri di sebelah ku karena sejak tadi pak Widi nampak curi pandang ke arah ku saat dokter wahyu memeriksa Pakdhe tapi semua itu tak luput dari pandangan dokter wahyu
"baik dok" kata ku singkat
"baik kami permisi untuk melanjutkan tugas kami mari pak seno, tika" ucap dokter wahyu sambil berlalu diikuti pak widi di belakang nya
"pakdhe sekarang minum obat dan istirahat ya biar besok lebih segar saat pulang ke rumah, " ucap ku sambil menyodorkan obat dan segelas air
setelah meminum obat ku bantu pakdhe merebahkan badan dan ku selimuti pakdhe
"kamu benar ga pernah lihat yuda datang tik tiap kamu jaga pakdhe, " tanya pakdhe setelah aku menyelimuti beliau
aku hanya menjawab dengan gelengan kepala karena aku benar-benar tak melisa sosok manusia kutub itu selama menjaga pakdhe
"huft..... apa aku cuma mimpi tapi kenapa seperti nyata" keluh pakdhe
"apa tika telpon kak Yuda aja pakdhe agar pulang sebentar untuk menjenguk pakdhe" tanya ku karena jujur aku tak tega melihat pakdhe kecewa namun pakdhe hanya menggelengkan kepala mendengar usulan ku
"kak mawar saja yang di bandung menyempatkan pulang meski hanya beberapa jam di RS kemudian kembali lagi ke Bandung
ini yang katanya ga ada sejam nyampe ga nongol batang hidungnya" gerutu ku dalam hati