
"pak mie goreng 2 yang 1 pedas seperti biasa makan disini pak'pinta ku
"iya mba tika tumben malam malam kesini nya biasanya sore-sore" jawab pak maman
"iya Pak laper tengah malam"
sebelum membuatkan mie goreng pak maman sekilas melihat dengan siap aku tengah malam begini keluar
"mba tika sama mas yuda" tanya pak maman memastikan
"iya kebetulan kak yuda baru dateng dan sama-sama laper''
pak maman manggut-manggut mendengar penuturan ku beliau tak banyak lagi bertanya karena selama ini beliau tau kalo aku bagian dari keluarga kak yuda
" ini mba tika mas yuda silahkan di nikmati"ucap pak maman menyodorkan mke goreng pesanan kami
"makasih pak" jawab kami bersamaan
"kamu yakin makan mie goreng sepedas itu" tanya kak yuda melihat mie goreng ku yang terlihat lebih merah dari punyanya
"hem, kak yuda mau coba enak lho pedas gini" jawab ku
"ga Terima kasih, aku masih sayang perut ku"
sesaat hening aku begitu menikmati mie goreng pedas ku hingga kak yuda memulai bobrolan kami lagi
"gimana praktek nya lancar"
"alhamdulillah lancar kak"
"kenapa uang jajan dari aku ga pernah kamu pakai" tanya kak yuda
"bukan ga mau pake kak, kemarin mau buat belanja sama rista tapi ada sedikit insiden jadi belum sempat belanja, mungkin kalo ada waktu luang aku ajak lista aja selepas dinas" jawab ku
tak mungkin aku bilang kalo kami sempat bertemu Clarissa pada kak yuda karena pakdhe sudah mewanti-wanti agar aku tak mengatakan apa pun tentang kejadian kemarin lusa pada kak yuda
karna bisa dipastikan kak yuda akan kembali mencari Clarissa saat mengetahui dia berada di kota ini dan pakdhe tak mau hal itu terjadi lagi yang pastinya akan membuat kak yuda kembali terpuruk
******
"pagi"jawab yang lain nya
" tika semalam pulang jam berapa nak''tanya budhe memastikan
"sebelum isya budhe"
"terus kamu makan dimana bibi ga masak buat makan malam"
"aku makan di luar budhe sama teman selepas dinas" bohong ku tak mungkin juga aku bilang jalan bareng mas Widi
"kok ga balas WA ku tik" giliran kak mawar bertanya
"handphone ku mati kak dan aku juga lupa kabarin rista maaf"
"sayang lho kamu sama kak yuda ga ikut semalam kami makan keluarga tapi formasi ga lengkap" keluh kak mawar aku hanya menimpali dengan senyuman
"tapi kak mawar seneng kan bisa kenalan sama keluarga kak haris" goda rista
kak mawar tampak tersipu dengan ucapan rista
Mudah-mudahan kak haris benar sudah melabuhkan hati untuk kak mawar karena sudah memperkenalkan kak mawar pada keluarga nya
tin tin
suara klakson motor memecah keheningan di meja makan
"yah bu tika balik dulu ya ga usah dianterin ke bandara nya haris udah jemput tuh" pamit kak mawar sambil menyalami pakdhe dan budhe
"ga bareng kakak war, kakak juga mau balik pagi ini" ucap kak yuda
"ah kakak ga tau aja kalo aku LDR an jadi manfaatin moment donk, assalamu'alaikum aku berangkat" ucap kak mawar sambil berlalu
"kak anterin aku dan kak tika aja yach" pinta rista dengan menampilkan wajah imutnya
"hem" dan hanya di jawab deheman oleh kak yuda